Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang Debat Cawapres Tema Pangan, Ganjar Menginap di Rumah Petani Magetan

Kompas.com - 19/01/2024, 08:05 WIB
Nicholas Ryan Aditya,
Krisiandi

Tim Redaksi

MAGETAN, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo kembali menginap di rumah warga yang merupakan pendukungnya di sela-sela kampanye Pilpres 2024.

Kali ini, Ganjar menginap di rumah seorang petani di Desa Plaosan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Cara kampanye Ganjar yang belakangan sering dilakukannya ini terjadi tiga hari menjelang cawapres pendampingnya, Mahfud MD melakukan debat bertemakan salah satunya tentang pangan dan agraria.

Baca juga: Menurut Ganjar, Mahfud Akan Bahas Distribusi Pupuk pada Debat Cawapres

Ganjar menginap pada Kamis (18/1/2024) malam. Pemilik rumah yang diinapi Ganjar, bernama Sumirah (56) dan Sardi (60).

Keduanya mengaku sama sekali tidak menyangka kediamannya menjadi tempat bermalam Ganjar.

Mereka juga mengaku mempersiapkan kedatangan Ganjar dengan sederhana dan apa adanya.

Sumirah dan Sardi dibantu warga lainnya hanya menyiapkan makan untuk para warga yang akan menyambut Ganjar secara sukarela.

"Senang sekali saya senang sekali. Seperti dapat anugerah gitu ya, dapat rezeki. Ada persiapannya ya, cuma orang desa kan persiapannya ya begini saja," kata Sumirah, Kamis malam.


Sumirah menuturkan, Ganjar adalah sosok pemimpin yang merakyat, sederhana dan dekat dengan seluruh kalangan tanpa pandang bulu.

Baca juga: Ganjar, Kampanye, dan Bermalam di Rumah Warga

Sementara itu, Ganjar sebelum tidur menyempatkan menyapa dan berbincang hangat dengan warga setempat ditemani segelas wedang ronde.

Dia turut meminta izin kepada seluruh warga setempat untuk bermalam di Desa Plaosan.

"Bapak ibu mohon maaf saya mengganggu. Saya izin menginap di sini ya," ujar mantan Gubernur Jawa Tengah itu disambut warga.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pusat Data Nasional Diretas, Pengamat Sebut Kemekominfo-BSSN Harus Dipimpin Orang Kompeten

Pusat Data Nasional Diretas, Pengamat Sebut Kemekominfo-BSSN Harus Dipimpin Orang Kompeten

Nasional
SYL Mengaku Menteri Paling Miskin, Rumah Cuma BTN Saat Jadi Gubernur

SYL Mengaku Menteri Paling Miskin, Rumah Cuma BTN Saat Jadi Gubernur

Nasional
Uang dalam Rekening Terkait Judi Online Akan Masuk Kas Negara, Polri: Masih Dikoordinasikan

Uang dalam Rekening Terkait Judi Online Akan Masuk Kas Negara, Polri: Masih Dikoordinasikan

Nasional
Anak-anak Yusril Jadi Waketum, Bendahara, dan Ketua Bidang di PBB

Anak-anak Yusril Jadi Waketum, Bendahara, dan Ketua Bidang di PBB

Nasional
Satgas Judi Online Gelar Rapat Koordinasi Bareng Ormas Keagamaan

Satgas Judi Online Gelar Rapat Koordinasi Bareng Ormas Keagamaan

Nasional
MUI Dorong Satgas Pemberantasan Judi Online Bekerja Optimal

MUI Dorong Satgas Pemberantasan Judi Online Bekerja Optimal

Nasional
Saat SYL Singgung Jokowi Pernah Jadi Bawahannya di APPSI...

Saat SYL Singgung Jokowi Pernah Jadi Bawahannya di APPSI...

Nasional
MUI Apresiasi Rencana Kemenag Edukasi Calon Pengantin Terkait Bahaya Judi Online

MUI Apresiasi Rencana Kemenag Edukasi Calon Pengantin Terkait Bahaya Judi Online

Nasional
Pengadilan Tipikor Bakal Adili Lagi Perkara Hakim MA Gazalba Saleh

Pengadilan Tipikor Bakal Adili Lagi Perkara Hakim MA Gazalba Saleh

Nasional
Kemenag Minta Penghulu Edukasi Bahaya Judi 'Online' ke Calon Pengantin

Kemenag Minta Penghulu Edukasi Bahaya Judi "Online" ke Calon Pengantin

Nasional
Garuda Indonesia 'Delay' 5 Jam Saat Pulangkan Jemaah Haji, Kemenag Protes

Garuda Indonesia "Delay" 5 Jam Saat Pulangkan Jemaah Haji, Kemenag Protes

Nasional
Sejarah dan Tema Hari Keluarga Nasional 2024

Sejarah dan Tema Hari Keluarga Nasional 2024

Nasional
Jemaah Haji Keluhkan Tenda Sempit, Timwas DPR Sebut Akan Bentuk Pansus Haji

Jemaah Haji Keluhkan Tenda Sempit, Timwas DPR Sebut Akan Bentuk Pansus Haji

Nasional
Menakar Legitimasi PBNU Kelola Tambang

Menakar Legitimasi PBNU Kelola Tambang

Nasional
Timwas Haji DPR Minta Kemenag Agar Tak Ada Keterlambatan Kepulangan Kepulangan Jemaah Haji

Timwas Haji DPR Minta Kemenag Agar Tak Ada Keterlambatan Kepulangan Kepulangan Jemaah Haji

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com