Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menteri Bahlil: Perpanjangan Operasional Vale Indonesia Secara Prinsip Disetujui

Kompas.com - 10/11/2023, 16:51 WIB
Fika Nurul Ulya,
Icha Rastika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan, perpanjangan operasional PT Vale Indonesia Tbk (INCO) secara prinsip sudah disetujui.

Perpanjangan itu diurus mengingat kontrak karya Vale Indonesia akan berakhir pada 28 Desember 2025. Kontrak karya Vale akan diubah menjadi Izin Usaha Perpanjangan Khusus (IUPK).

Divestasi atau pelepasan saham PT Vale Indonesia Tbk kepada pemerintah menjadi salah satu syarat perpanjangan.

"Kemarin kan kita ratas (rapat terbatas), sekarang tinggal finalisasi sedikit lagi. Dan secara prinsip sudah disetujui dilakukan perpanjangan," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (10/11/2023).

Baca juga: Vale Lepas 14 Persen Saham ke MIND ID, Menteri ESDM Minta Harga Spesial

Bahlil menyampaikan, pemerintah melalui holding tambang pelat merah, MIND ID akan mendapatkan porsi saham sebesar 34 persen setelah Vale sepakat melepas 14 persen saham.

Angka 14 persen itu pun sudah lebih besar dari yang disepakati sebelumnya sebesar 11 persen.

Dari awal, pemerintah memang berupaya menjadi pemegang saham mayoritas dari salah satu perusahaan tambang nikel terbesar tersebut.

"Di 14 persen, sekarang saham MIND ID kan 20 persen ya, kemungkinan 14 persen," ucap Bahlil.

Terkait harga dari 14 persen saham Vale Indonesia yang dilepas ke MIND ID tersebut, dia mengatakan, hal itu masih dibicarakan.

Harga saham yang dilepas merupakan kesepakatan antara pemegang saham secara business to business (B2B).

"Lagi dibicarakan, karena itu kan B2B. Kita harus menghargai investor, tapi juga investor jangan memberikan harga yang mahal kepada BUMN, harus yang fair (adil)," ujar Bahlil.

Baca juga: MIND ID Jadi Pengendali Vale Indonesia

Saat ini komposisi pemegang saham Vale Indonesia terdiri dari 43,79 persen milik Vale Canada Limited yang juga sebagai pengendali.

Lalu, 15,03 persen milik Sumitomo Metal Mining dan 0,54 persen milik Vale Japan Ltd.

Kemudian, 20 persen dimiliki MIND ID dan sekitar 20,64 persen menjadi saham publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Lewat pelepasan saham sebesar 14 persen kepada pemerintah, saham milik pemerintah mencapai 34 persen.

Namun, hingga kini, belum diketahui saham mana yang akan dikurangi untuk melepas porsi 14 persen, bisa milik Vale Canada Limited atau milik Sumitomo Metal Mining.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Satgas Judi 'Online' Diharap Tak 'Masuk Angin'

Satgas Judi "Online" Diharap Tak "Masuk Angin"

Nasional
Pemerintah Indonesia Sampaikan 4 Hal Pokok dalam Forum SDGs di Bali

Pemerintah Indonesia Sampaikan 4 Hal Pokok dalam Forum SDGs di Bali

Nasional
TKN Prabowo-Gibran Jadi Komisaris BUMN, Ngabalin: di Mana Masalahnya ?

TKN Prabowo-Gibran Jadi Komisaris BUMN, Ngabalin: di Mana Masalahnya ?

Nasional
Judi 'Online' dan Ancaman Gelombang Warga Miskin Baru

Judi "Online" dan Ancaman Gelombang Warga Miskin Baru

Nasional
Rehat Setelah Sengketa Pemilu, MK Gelar Sidang 'Judicial Review' Lagi Mulai Juli 2024

Rehat Setelah Sengketa Pemilu, MK Gelar Sidang "Judicial Review" Lagi Mulai Juli 2024

Nasional
Polri Bongkar Pabrik Narkoba Milik Pasutri di Medan, 6 Orang Ditangkap

Polri Bongkar Pabrik Narkoba Milik Pasutri di Medan, 6 Orang Ditangkap

Nasional
482 Jemaah Haji Ikut Safari Wukuf

482 Jemaah Haji Ikut Safari Wukuf

Nasional
Sinyal Ridwan Kamil Jadi Penantang Anies pada Pilkada Jakarta

Sinyal Ridwan Kamil Jadi Penantang Anies pada Pilkada Jakarta

Nasional
[POPULER NASIONAL] Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Dukung Anies | Kapolri dan Jaksa Agung Disebut Enggan Bertemu di Satu Forum

[POPULER NASIONAL] Sinyal Kuat PKS, PKB, dan PDI-P Dukung Anies | Kapolri dan Jaksa Agung Disebut Enggan Bertemu di Satu Forum

Nasional
Sebut Prabowo Nasionalis, Mahfud: Kita Bisa Berharap Prabowo Lakukan Pembenahan Hukum

Sebut Prabowo Nasionalis, Mahfud: Kita Bisa Berharap Prabowo Lakukan Pembenahan Hukum

Nasional
Buntut Penyitaan, Staf Hasto PDI-P Berupaya Laporkan Penyidik KPK ke Dewas hingga Bareskrim

Buntut Penyitaan, Staf Hasto PDI-P Berupaya Laporkan Penyidik KPK ke Dewas hingga Bareskrim

Nasional
Sebut Hukum di Negara Ini Karut-marut, Mahfud: Kalau Presiden Mau Bisa Selesai

Sebut Hukum di Negara Ini Karut-marut, Mahfud: Kalau Presiden Mau Bisa Selesai

Nasional
Prabowo Ungkap Indonesia Diminta Turut Bantu Tepi Barat, Bukan Hanya Gaza

Prabowo Ungkap Indonesia Diminta Turut Bantu Tepi Barat, Bukan Hanya Gaza

Nasional
Jemaah Berangkat untuk Jalani Puncak Haji di Arafah Mulai Besok

Jemaah Berangkat untuk Jalani Puncak Haji di Arafah Mulai Besok

Nasional
Bicara soal Kasus Penambangan Emas Liar di Sangihe, Mahfud: Mafia itu Begitu Berkuasa...

Bicara soal Kasus Penambangan Emas Liar di Sangihe, Mahfud: Mafia itu Begitu Berkuasa...

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com