Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Salurkan Kebaikan Rakyat Indonesia, Dompet Dhuafa Kirim Ribuan Bantuan untuk Palestina

Kompas.com - 06/11/2023, 11:26 WIB
Dwi NH,
A P Sari

Tim Redaksi

 

KOMPAS.com - Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) mengirim ribuan paket bantuan untuk warga Palestina.

Bantuan yang dikirimkan oleh Dompet Dhuafa melalui kolaborasi dengan pemerintah Indonesia itu berupa matras 1.000 pcs, selimut dewasa 660 pcs, dan selimut bayi 1.000 pcs.

Pelepasan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Direktur Layanan Sosial Dakwah Budaya Dompet Dhuafa Ahmad Shonhaji dan Chief Executive DMC Dompet Dhuafa Arif Rahmadi Haryono di markas besar DMC Dompet Dhuafa, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (2/11/2023).

Direktur Layanan Sosial Dakwah Budaya Dompet Dhuafa Ahmad Shonhaji mengatakan, kepedulian pihaknya terhadap masyarakat Palestina bukanlah hal baru.

Baca juga: Serba-serbi Poster Dukungan dalam Aksi Bela Palestina di Jakarta

“Dalam sejarah Dompet Dhuafa, pada 2008-2009, kami juga melakukan upaya (bantuan) kemanusiaan ketika Gaza dibombardir Israel,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (6/11/2023).

Shonhaji mengaku bersyukur, pihaknya dapat kembali mengirimkan bantuan yang akan dikirim melalui kerja sama dengan pemerintah Indonesia.

“Ada beberapa upaya yang sudah kita lakukan. Kita melalui mitra (lokal Palestina) kesehatan yang sudah membantu masyarakat dan kemudian melalui pemerintah Indonesia,” imbuh Shonhaji.

Adapun bantuan yang dikirim telah dikemas Dompet Dhuafa bersama relawan kemanusiaan dari pagi hingga malam. Mereka bahu-membahu dari satu relawan ke relawan lain hingga proses pemasukan barang ke dalam armada taktis Dompet Dhuafa.

Baca juga: Gelar Rakernas, Dompet Dhuafa Bekali Dai dengan Strategi Pengembangan Dakwah di Indonesia

Kemudian seusai acara pelepasan, paket bantuan paket bantuan untuk Palestina akan diantarkan menuju gudang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU), Jumat (3/11/2023).

Sementara itu, Chief Executive DMC Dompet Dhuafa Arif Rahmadi Haryono mengatakan bahwa kondisi warga Palestina menyita perhatian pihaknya.

“Kondisi ini menyita perhatian Dompet Dhuafa dan juga dunia bahwa agresi yang dilakukan Israel terhadap Palestina pada Oktober ini jauh melebihi dari semua agresi militer yang dilakukan Israel selama ini,” jelasnya.

Arif menegaskan bahwa Dompet Dhuafa mengutuk pemblokiran akses pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Palestina.

Baca juga: Solidaritas untuk Palestina Bergema dari Jakarta

“Ini merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan perlu segera mungkin dilakukan pengiriman bantuan dan juga pembukaan akses bantuan kemanusiaan di wilayah Gaza,” imbuhnya.

Bentuk solidaritas dan komitmen Dompet Dhuafa

Untuk diketahui, semua bantuan dan pelayanan yang dikirimkan adalah bentuk solidaritas dan komitmen Dompet Dhuafa dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

Sebelumnya, ambulan medis mitra Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa terkena serangan rudal Israel. Bagian depan mobil ambulan rusak hingga tidak bisa beroperasi kembali.

Halaman:


Terkini Lainnya

Tanggapi Putusan MA, Mendagri: Pelantikan Kepala Daerah Tidak Perlu Serentak

Tanggapi Putusan MA, Mendagri: Pelantikan Kepala Daerah Tidak Perlu Serentak

Nasional
Badan Pengkajian MPR Sebut Wacana Amendemen UUD 1945 Terbuka untuk Didiskusikan

Badan Pengkajian MPR Sebut Wacana Amendemen UUD 1945 Terbuka untuk Didiskusikan

Nasional
Sahroni Didorong Maju Pilkada Jakarta, Paloh: Dia Punya Kapabilitas, tetapi Elektabilitasnya...

Sahroni Didorong Maju Pilkada Jakarta, Paloh: Dia Punya Kapabilitas, tetapi Elektabilitasnya...

Nasional
Istana Tetapkan Tema dan Logo HUT ke-79 RI: 'Nusantara Baru, Indonesia Maju'

Istana Tetapkan Tema dan Logo HUT ke-79 RI: "Nusantara Baru, Indonesia Maju"

Nasional
KPI Tegaskan Belum Pernah Terima Draf Resmi RUU Penyiaran

KPI Tegaskan Belum Pernah Terima Draf Resmi RUU Penyiaran

Nasional
Dinyatakan Langgar Etik, Bamsoet: Saya Tak Mau Berpolemik

Dinyatakan Langgar Etik, Bamsoet: Saya Tak Mau Berpolemik

Nasional
Pakar Sebut Prabowo Bakal Menang Mudah jika Presiden Dipilih MPR

Pakar Sebut Prabowo Bakal Menang Mudah jika Presiden Dipilih MPR

Nasional
Ungkap Hubungan Jokowi dan Surya Paloh, Willy Aditya: Habis Pemilu Berteman Lagi...

Ungkap Hubungan Jokowi dan Surya Paloh, Willy Aditya: Habis Pemilu Berteman Lagi...

Nasional
PDN Diserang 'Ransomware', Tanggung Jawab Penyedia Layanan Disorot

PDN Diserang "Ransomware", Tanggung Jawab Penyedia Layanan Disorot

Nasional
Menkominfo: Pemerintah Tidak Akan Bayar Permintaan Tebusan 8 Juta Dollar Peretas PDN

Menkominfo: Pemerintah Tidak Akan Bayar Permintaan Tebusan 8 Juta Dollar Peretas PDN

Nasional
Serangan Siber ke PDN, Kesadaran Pemerintah Amankan Sistem Dinilai Masih Rendah

Serangan Siber ke PDN, Kesadaran Pemerintah Amankan Sistem Dinilai Masih Rendah

Nasional
Berkaca dari Kasus Vina Cirebon, Komnas HAM Sebut Proses Penyidikan dan Penyelidikan Polisi Rentan Pelanggaran

Berkaca dari Kasus Vina Cirebon, Komnas HAM Sebut Proses Penyidikan dan Penyelidikan Polisi Rentan Pelanggaran

Nasional
Minta Presiden Dipilih MPR Lagi, La Nyalla Desak Sidang Istimewa Usai Prabowo Dilantik

Minta Presiden Dipilih MPR Lagi, La Nyalla Desak Sidang Istimewa Usai Prabowo Dilantik

Nasional
PDN Diserang 'Ransomware', Pakar: Harusnya ada 'Back-up'

PDN Diserang "Ransomware", Pakar: Harusnya ada "Back-up"

Nasional
Serangan PDN Belum Tertangani Sepenuhnya, Pemerintah Minta Maaf

Serangan PDN Belum Tertangani Sepenuhnya, Pemerintah Minta Maaf

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com