Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pamit ke Jokowi, Sekjen ASEAN Berterima Kasih Atas Dukungan Indonesia

Kompas.com - 30/12/2022, 14:35 WIB
Ardito Ramadhan,
Bagus Santosa

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menerima Sekretaris Jenderal ASEAN Dato' Lim Jock Hoi beserta delegasi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/12/2022).

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, Lim bertemu Jokowi untuk berpamitan karena hari ini adalah hari terakhir Lim menjabat sebagai sekretaris jenderal ASEAN.

"Dato' Lim Jock Hoi akan meninggalkan Indonesia pada hari ini untuk mengakhiri tugasnya sebagai Sekjen ASEAN dan akan kembali lagi di awal Januari untuk melakukan serah terima sebagai sekjen kepada Sekjen ASEAN yang baru yang berasal dari Kamboja," kata Retno dalam siaran pers.

Baca juga: PM Malaysia Anwar Ibrahim Akan Bertemu Jokowi pada Awal 2023

Retno menuturkan, dalam pertemuan ini, Lim menyampaikan terima kasih atas dukungan Indonesia kepada ASEAN selama ia menjabat sebagai sekjen ASEAN.

“Dukungan yang paling terlihat dan sangat dirasakan manfaatnya adalah kontribusi Indonesia terhadap pembangunan Sekretariat ASEAN yang baru,” ujar Retno.

Retno menuturkan, pembangunan sekretariat itu diharapkan mampu meningkatkan kinerja sekretariat ASEAN karena pertemuan-pertemuan ASEAN dapat dilakukan di Jakarta.

Baca juga: Harga Beras RI Termahal Se-ASEAN, Kadin Khawatir Timbulkan Keinginan Impor hingga Ancam Petani

Lim juga menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia dapat memainkan peran yang baik sebagai Ketua ASEAN tahun depan.

Lim pun menilai tema keketuaan Indonesia tahun depan yakni "Epicentrum of Growth" tepat untuk menjadi fokus pembahasan.

“Sekjen ASEAN menyampaikan terkait perkembangan ekonomi di masing-masing negara ASEAN yang cukup promising. Dengan perkembangan ekonomi yang promising ini maka tema keketuaan Indonesia, Epicentrum of Growth menjadi sangat pas untuk dikedepankan,” kata Retno.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 13 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 13 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Kesiapan Infrastruktur Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina Sudah 75 Persen

Kesiapan Infrastruktur Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina Sudah 75 Persen

Nasional
Cek Pelabuhan Ketapang, Kabaharkam Pastikan Kesiapan Pengamanan World Water Forum 2024

Cek Pelabuhan Ketapang, Kabaharkam Pastikan Kesiapan Pengamanan World Water Forum 2024

Nasional
Prabowo Sebut Soekarno Milik Bangsa Indonesia, Ini Respons PDI-P

Prabowo Sebut Soekarno Milik Bangsa Indonesia, Ini Respons PDI-P

Nasional
Ganjar Serahkan ke PDI-P soal Nama yang Bakal Maju Pilkada Jateng

Ganjar Serahkan ke PDI-P soal Nama yang Bakal Maju Pilkada Jateng

Nasional
Prabowo Minta Pemerintahannya Tak Diganggu, Ini Kata Ganjar

Prabowo Minta Pemerintahannya Tak Diganggu, Ini Kata Ganjar

Nasional
Bertemu Calon-calon Kepala Daerah, Zulhas Minta Mereka Tiru Semangat Jokowi dan Prabowo

Bertemu Calon-calon Kepala Daerah, Zulhas Minta Mereka Tiru Semangat Jokowi dan Prabowo

Nasional
7 Jenis Obat-obatan yang Disarankan Dibawa Jamaah Haji Asal Indonesia

7 Jenis Obat-obatan yang Disarankan Dibawa Jamaah Haji Asal Indonesia

Nasional
Visa Terbit, 213.079 Jemaah Haji Indonesia Siap Berangkat 12 Mei

Visa Terbit, 213.079 Jemaah Haji Indonesia Siap Berangkat 12 Mei

Nasional
Soal Usulan Yandri Susanto Jadi Menteri, Ketum PAN: Itu Hak Prerogatif Presiden

Soal Usulan Yandri Susanto Jadi Menteri, Ketum PAN: Itu Hak Prerogatif Presiden

Nasional
Di Australia, TNI AU Bahas Latihan Bersama Angkatan Udara Jepang

Di Australia, TNI AU Bahas Latihan Bersama Angkatan Udara Jepang

Nasional
BPK Buka Suara usai Auditornya Disebut Peras Kementan Rp 12 Miliar

BPK Buka Suara usai Auditornya Disebut Peras Kementan Rp 12 Miliar

Nasional
Chappy Hakim: Semua Garis Batas NKRI Punya Potensi Ancaman, Paling Kritis di Selat Malaka

Chappy Hakim: Semua Garis Batas NKRI Punya Potensi Ancaman, Paling Kritis di Selat Malaka

Nasional
Prabowo Diminta Cari Solusi Problem Rakyat, Bukan Tambah Kementerian

Prabowo Diminta Cari Solusi Problem Rakyat, Bukan Tambah Kementerian

Nasional
Zulhas: Anggota DPR dan Gubernur Mana yang PAN Mintai Proyek? Enggak Ada!

Zulhas: Anggota DPR dan Gubernur Mana yang PAN Mintai Proyek? Enggak Ada!

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com