Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Kemensos Buka Posko Dapur Umum di Jakarta dan Bekasi Guna Penuhi Kebutuhan Korban Gempa Cianjur

Kompas.com - 25/11/2022, 17:23 WIB
Fransisca Andeska Gladiaventa,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kementerian Sosial (Kemensos) membuka Posko Bencana Gempa Cianjur di Jakarta dan Bekasi berupa dapur umum yang akan memasok makanan siap santap untuk penyintas gempa.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan, terdapat 16 dapur umum telah beroperasi di 16 titik di Cianjur dan akan terus bertambah lagi untuk ke depannya.

Dapur umum ini mampu menyediakan pasokan makanan sebanyak lebih dari 27.000 porsi untuk para pengungsi,” ungkap Risma dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat (25/11/2022).

Sayangnya, menurut Risma, jumlah yang telah tersedia tersebut dinilai masih belum cukup apabila mengingat kebutuhan pasokan makanan yang besar dan ketersediaan bahan baku yang terbatas.

“Untuk bahan baku, misal ayam atau telur itu terbatas. Oleh karena itu, kita akan bentu satu (dapur umum) di Taman Makam Pahlawan dan Bekasi di Sentra Pangudi Luhur. Setelah makanan jadi, akan langsung dikirim ke Cianjur dalam bentuk lauk dan untuk nasi akan kita masak disana,” ujar Risma.

Baca juga: Mensos Risma Tak Terima Dimarahi Prajurit TNI AD Saat Kunjungi Daerah Terdampak Gempa Cianjur

Selain dapur umum, lanjut Risma, Kemensos akan membuka posko di Kantor Pusat di Salemba yang berfungsi untuk menampung dan menyalurkan bantuan dari masyarakat ke penyintas gempa di Cianjur.

“Selain itu, kami juga membuka penggalangan dana bagi masyarakat yang ingin berdonasi ke rekening BNI dengan nomor 04615720 atas nama RPL 182 DIT PSDBS KEMENSOS HIBAH 2LLSHDT2,” ucap Risma.

Mantan Wali Kota (Walkot) Surabaya tersebut mengaku, sejak gempa terjadi pada Senin (21/11/2022), pihaknya sudah menerjunkan sebanyak 442 personil taruna siaga bencana (tagana) yang didatangkan dari provinsi Pulau Jawa dan Lampung.

Selain itu, Risma juga menerjunkan tim Kemensos dari 13 sentra dan unit yang bertanggung jawab pada beberapa titik pengungsian.

Baca juga: Dari Kecamatan ke Kecamatan, Mensos Risma Cek Kesiapan Stok Kebutuhan Penyintas Gempa Cianjur

“Untuk saat ini Kemensos terus berfokus pada penyaluran ke daerah yang sulit untuk dijangkau oleh kendaraan besar. Sebab, akses untuk penyaluran bantuan terhambat karena jalan yang sempit dan banyaknya kendaraan bantuan yang datang ke Cianjur.”

“Sekarang kit acari mobil yang kecil untuk tetap bisa sampai di sana, karena kalau sudah persimpangan itu sudah sulit sekali itu (ditempuh),” jelas Risma.

Untuk kebutuhan medis, kata Risma, pihaknya telah menurunkan tim medis yang dimiliki oleh Kemensos untuk membantu penanganan medis bagi masyarakat yang berada di posko pengungsian dan di posko mandiri.

“Untuk mengurangi beban rumah sakit yang saat ini sudah kelebihan kapasitas, maka diterjukan tenaga medis dari Kemensos yang nantinya dapat berkeliling. Kemarin ada teman-teman yang sudah merawat (pasien) sampai meninggal di pengungsian. Jadi, kita merawat untuk sampai pemulasaraan jenazah,” kata Risma.

Baca juga: Bantu Korban Gempa Cianjur, Kemensos Bagikan 24.000 Paket Makanan Setiap Hari

Sebagai informasi, Kemensos telah membantu masyarakat yang membutuhkan kain kafan melihat banyaknya permintaan akan hal tersebut hingga viral di media.

Tidak hanya kain kafan, Kemensos masih terus berupaya untuk mendirikan dapur umum yang mampu menyuplai kebutuhan makanan bagi pengungsi yang berada di posko maupun masyarakat yang mengungsi secara mandiri.

Dengan posko tersebut, Kemensos dapat menyalurkan bantuan pangan berupa makanan siap saji, makanan anak, lauk pauk, nutrisi, foodware, dan sembako.

Selain itu, Kemensos juga memberikan bantuan sandang berupa pakaian dewasa, selimut, pampers, pakaian anak, perlengkapan ibadah, perlengkapan sekolah, family kit, dan alat kebersihan diri.

Untuk hunian sementara, Kemensos telah menyediakan kasur, tenda keluarga, tenda gulung, tenda serbaguna, tenda induk, genset portable, velbed, matras, dan peralatan dapur.

Tak hanya itu, Kemensos juga berusaha untuk mengerahkan mobil ambulans serta membuat sumur bor untuk ketersediaan air bersih bagi pengungsi warga terdampak gempa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tanggal 21 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 21 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Prabowo Minta Pendukung Batalkan Aksi di MK

Prabowo Minta Pendukung Batalkan Aksi di MK

Nasional
Gagal ke DPR, PPP Curigai Sirekap KPU yang Tiba-tiba Mati Saat Suara Capai 4 Persen

Gagal ke DPR, PPP Curigai Sirekap KPU yang Tiba-tiba Mati Saat Suara Capai 4 Persen

Nasional
Respons PDI-P soal Gibran Berharap Jokowi dan Megawati Bisa Bertemu

Respons PDI-P soal Gibran Berharap Jokowi dan Megawati Bisa Bertemu

Nasional
GASPOL! Hari Ini: Keyakinan Yusril, Tinta Merah Megawati Tak Pengaruhi MK

GASPOL! Hari Ini: Keyakinan Yusril, Tinta Merah Megawati Tak Pengaruhi MK

Nasional
Tak Banyak Terima Permintaan Wawancara Khusus, AHY: 100 Hari Pertama Fokus Kerja

Tak Banyak Terima Permintaan Wawancara Khusus, AHY: 100 Hari Pertama Fokus Kerja

Nasional
Jadi Saksi Kasus Gereja Kingmi Mile 32, Prngusaha Sirajudin Machmud Dicecar soal Transfer Uang

Jadi Saksi Kasus Gereja Kingmi Mile 32, Prngusaha Sirajudin Machmud Dicecar soal Transfer Uang

Nasional
Bareskrim Polri Ungkap Peran 5 Pelaku Penyelundupan Narkoba Jaringan Malaysia-Aceh

Bareskrim Polri Ungkap Peran 5 Pelaku Penyelundupan Narkoba Jaringan Malaysia-Aceh

Nasional
Usulan 18.017 Formasi ASN Kemenhub 2024 Disetujui, Menpan-RB: Perkuat Aksesibilitas Layanan Transportasi Nasional

Usulan 18.017 Formasi ASN Kemenhub 2024 Disetujui, Menpan-RB: Perkuat Aksesibilitas Layanan Transportasi Nasional

Nasional
Ketua KPU Dilaporkan ke DKPP, TPN Ganjar-Mahfud: Harus Ditangani Serius

Ketua KPU Dilaporkan ke DKPP, TPN Ganjar-Mahfud: Harus Ditangani Serius

Nasional
Jokowi Ingatkan Pentingnya RUU Perampasan Aset, Hasto Singgung Demokrasi dan Konstitusi Dirampas

Jokowi Ingatkan Pentingnya RUU Perampasan Aset, Hasto Singgung Demokrasi dan Konstitusi Dirampas

Nasional
Menko di Kabinet Prabowo Akan Diisi Orang Partai atau Profesional? Ini Kata Gerindra

Menko di Kabinet Prabowo Akan Diisi Orang Partai atau Profesional? Ini Kata Gerindra

Nasional
Selain 2 Oknum Lion Air,  Eks Pegawai Avsec Kualanamu Terlibat Penyelundupan Narkoba Medan-Jakarta

Selain 2 Oknum Lion Air, Eks Pegawai Avsec Kualanamu Terlibat Penyelundupan Narkoba Medan-Jakarta

Nasional
Dirut Jasa Raharja: Efektivitas Keselamatan dan Penanganan Kecelakaan Mudik 2024 Meningkat, Jumlah Santunan Laka Lantas Menurun

Dirut Jasa Raharja: Efektivitas Keselamatan dan Penanganan Kecelakaan Mudik 2024 Meningkat, Jumlah Santunan Laka Lantas Menurun

Nasional
Hasto Minta Yusril Konsisten karena Pernah Sebut Putusan MK Soal Syarat Usia Cawapres Picu Kontroversi

Hasto Minta Yusril Konsisten karena Pernah Sebut Putusan MK Soal Syarat Usia Cawapres Picu Kontroversi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com