Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wapres Minta BPJPH Jemput Bola Bantu UMKM Dapatkan Sertifikat Halal

Kompas.com - 18/11/2022, 14:48 WIB
Ardito Ramadhan,
Icha Rastika

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melakukan jemput bola kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sulit memperoleh sertifikat halal.

Ma'ruf mengakui, angka sertifikasi halal yang dikeluarkan per hari masih di bawah target sehingga layanan jemput bola mesti digulirkan.

"Saya sarankan dari lembaga sertifikasi ini, itu tidak menunggu ya tetapi menjemput bola dan perlu adanya semacam bimbingan adanya pendampingan, menjemput, dan memberikan tuntutan pendampingan," kata Ma'ruf seusai meninjau sanggar batik di Semarang, Jumat (18/11/2022).

Baca juga: Canda Wapres Saat Diperkenalkan Produk Kain Kafan Halal

Ma'ruf mengatakan, layanan jemput bola ini semestinya tidak hanya dilakukan oleh BPJPH, tetapi juga Kementerian Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kemenkop UKM) maupun pemerinrah daerah.

Sebab, menurut Ma'ruf, mungkin banyak pelaku usaha yang tak hanya terhambat dalam proses sertifikasi halal, tetapi juga belum memeperoleh izin untuk berusaha.

"Ini juga tidak menunggu tetapi menjemput bola, jadi semacam bimbingan untuk mengurus izin NIB-nya maupun sertifikasi halalnya dan juga termasuk soal pembiayaan," ujar Ma'ruf.

Baca juga: Buka Forum H20, Wapres: Kerja Sama Terkait Jaminan Produk Halal Sebuah Keniscayaan

Ia menyatakan, pemerintah sudah menyiapkan dana untuk pengembangan UMKM melalui kredit usaha rakyat (KUR) lembaga keuangan mikro, baik yang bersifat konvensional maupun syariah.

"Sebenarnya kelembagaannnya ada, oleh karena itu yang penting itu sekarang pendampingan dan menjemput bola itu menurut saya," kata Ma'ruf.

Ia yakin, bila pendampingan itu diberikan maka produk-produk UMKM dapat semakin banyak digunakan oleh instansi-instansi pemerintah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tanggal 17 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 17 April 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Kakorlantas Ungkap Penyebab Macet di GT Cikatama: Kendaraan Rusak dan Berhenti di Bahu Jalan

Kakorlantas Ungkap Penyebab Macet di GT Cikatama: Kendaraan Rusak dan Berhenti di Bahu Jalan

Nasional
Kakorlantas: Jangan Berhenti di Bahu Jalan Tol! Sebab Rawan Kecelakaan dan Bikin Macet

Kakorlantas: Jangan Berhenti di Bahu Jalan Tol! Sebab Rawan Kecelakaan dan Bikin Macet

Nasional
Pakar: Jika Israel Sudah Akui Kemerdekaan Palestina, Tak Ada Alasan Indonesia untuk...

Pakar: Jika Israel Sudah Akui Kemerdekaan Palestina, Tak Ada Alasan Indonesia untuk...

Nasional
Kakorlantas Ungkap Titik Rawan Kepadatan Saat Arus Balik Lebaran 2024

Kakorlantas Ungkap Titik Rawan Kepadatan Saat Arus Balik Lebaran 2024

Nasional
Situasi Pelabuhan Bakauheni Landai, Kepadatan Diprediksi Terjadi Minggu Malam

Situasi Pelabuhan Bakauheni Landai, Kepadatan Diprediksi Terjadi Minggu Malam

Nasional
Lebaran di KBRI Paris, Risma Berbagi Cerita dan Promosikan Produk Lokal

Lebaran di KBRI Paris, Risma Berbagi Cerita dan Promosikan Produk Lokal

Nasional
Komisi Informasi Pusat Sebut KPU Harus Buka Data Kerja Sama Sirekap dengan Alibaba

Komisi Informasi Pusat Sebut KPU Harus Buka Data Kerja Sama Sirekap dengan Alibaba

Nasional
Mengadu ke Mensos, Penyandang Disabilitas Asal Bandung Dapat Layanan Fisioterapi Gratis

Mengadu ke Mensos, Penyandang Disabilitas Asal Bandung Dapat Layanan Fisioterapi Gratis

Nasional
Sempat Dihentikan, 'Contraflow' Dibuka Lagi di Km 72 hingga Km 47 Tol Cikampek

Sempat Dihentikan, "Contraflow" Dibuka Lagi di Km 72 hingga Km 47 Tol Cikampek

Nasional
Bukan Jokowi, Relawan Joman Sebut Hasto Jadi Penghambat Pertemuan Megawati-Prabowo

Bukan Jokowi, Relawan Joman Sebut Hasto Jadi Penghambat Pertemuan Megawati-Prabowo

Nasional
TKN: Tak Ada Permintaan Jokowi ke Prabowo untuk Jangan Berkomunikasi dengan Megawati

TKN: Tak Ada Permintaan Jokowi ke Prabowo untuk Jangan Berkomunikasi dengan Megawati

Nasional
Tunggu Putusan MK, PDI-P Sebut Pertemuan Megawati-Prabowo Belum Terlaksana Bukan karena Jokowi

Tunggu Putusan MK, PDI-P Sebut Pertemuan Megawati-Prabowo Belum Terlaksana Bukan karena Jokowi

Nasional
TKN Sebut Jokowi Tak Jadi Penghambat Silaturahim Prabowo dengan Megawati

TKN Sebut Jokowi Tak Jadi Penghambat Silaturahim Prabowo dengan Megawati

Nasional
Kubu Anies-Muhaimin Fokus Kaitkan Keterangan 4 Menteri di Sidang MK dengan Bukti Kecurangan

Kubu Anies-Muhaimin Fokus Kaitkan Keterangan 4 Menteri di Sidang MK dengan Bukti Kecurangan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com