Kompas.com - 14/09/2022, 19:35 WIB

KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menindaklanjuti arahan yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2022.

Adapun tindaklanjut arahan tersebut dibahas lebih lanjut dalam high level Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) Pengendalian Inflasi 2022 dengan tema “Sinergi dan Inovasi untuk Stabilisasi Harga dan Ketahanan Pangan: Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan”.

Ia menilai, Rakorpusda itu menjadi salah satu agenda penting dalam memperkuat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna merumuskan program kebijakan pengendalian inflasi pada tataran implementatif pascapenyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

“Dampak dari kondisi global masih sulit untuk dikendalikan, tetapi kita berupaya untuk menjaga harga domestik dengan sekaligus menjaga rantai pasoknya, yakni utamanya komoditas pangan," tutur Menko Airlangga, dikurip dari ekon.go.id, Rabu (14/9/2022).

TPIP dan TPID, lanjut dia, akan terus bersinergi dan gotong-royong melakukan extra effort untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan pencapaian inflasi Indonesia.

Baca juga: Hadapi Krisis Global, Menko Airlangga Perkuat Kebijakan Industri Pangan

Hal tersebut dikatakan oleh Menko Airlangga dalam sambutannya saat Rakorpusda Pengendalian Inflasi 2022, di Surabaya, Rabu.

Sebagai informasi, per Agustus 2022, inflasi Indonesia tercatat sebesar 4,69 persen year-on-year (yoy) atau lebih rendah dibandingkan realisasi inflasi Juli 2022 sebesar 4,94 persen yoy.

Inflasi yang meningkat pada Juli 2022 didorong oleh berbagai faktor, yaitu lonjakan inflasi volatile food yang tercatat sebesar 11,4 persen yoy dan telah berhasil ditekan pada Agustus menjadi sebesar 8,93 persen yoy.

Hal itu seiring dengan upaya TPIP dan TPID dalam melakukan extra effort pengendalian inflasi di samping kondisi cuaca yang lebih kondusif.

Kemudian, menurut data Badan Pangan Nasional, per minggu pertama September 2022, ketahanan stok komoditas bawang putih, daging ayam, dan daging sapi berada dalam level aman di 34 provinsi.

Sementara itu, stok komoditas cabai besar dalam kondisi rawan di 17 provinsi dan rentan atau tidak aman di 10 provinsi. Sedangkan yang masih perlu diwaspadai adalah stok komoditas cabai rawit yang dalam kondisi rawan di 14 provinsi dan rentan di 10 provinsi.

Baca juga: Pengendalian Inflasi Pangan dan Pengembangan Klaster

Menko Airlangga mengatakan, urgensi menstabilkan harga pangan adalah karena kontribusi makanan terhadap kemiskinan mencapai 74,1 persen. Implikasi inilah yang menaikan harga bahan pangan dan meningkatkan kemiskinan.

“Beras merupakan komoditas dengan kontribusi terbesar terhadap garis kemiskinan. Kontribusi beras terhadap kemiskinan per Maret 2022 mencapai 23,04 persen di desa dan 19,38 persen di kota. Secara umum, pada Agustus 2022 perkembangan inflasi indeks harga konsumen (IHK) tercatat sebesar 4,69 persen dengan inflasi pangan bergejolak turun menjadi 8,93 persen,” ujar Menko Airlangga.

Mencermati kondisi tersebut, Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) itu mengatakan, seluruh daerah untuk lebih fokus pada program-program yang dapat segera menstabilkan harga dan memastikan ketersedian pasokan. Di antaranya adalah perluasan Kerja Sama Antardaerah (KAD), terutama untuk daerah surplus atau defisit dalam menjaga ketersediaan suplai komoditas.

“Perlu untuk meningkatkan pelaksanaan Operasi Pasar dalam memastikan keterjangkauan harga dengan melibatkan berbagai stakeholder. Khususnya dalam meningkatkan program Ketersediaan Pangan dan Stabilitas Harga (KPSH) untuk segera menstabilkan harga beras,” ucap Menko Airlangga.

Baca juga: Soal Kenaikan Harga BBM, Menko Airlangga: Kita Tunggu Saja

Selanjutnya, kata dia, perlu ada perluasan kerja sama dengan pelaku digital pertanian dalam peningkatan produktivitas maupun pemanfaatannya untuk memperlancar distribusi bahan pangan ataupun produk pertanian lainnya.

“Mempercepat implementasi program tanam pangan pekarangan, misalnya cabai, pun harus dijalankan guna mengantisipasi tingginya permintaan di akhir tahun,” kata Menko Airlangga.

Lebih lanjut, dalam jangka menengah, ia mengatakan, pengembangan closed loop dalam hilirisasi produk hortikultura dapat terus diperluas dan ditambah dengan memperkuat sarana-prasarana penyimpanan produk hasil panen, misal cold storage.

Hal itu dilakukan khusus di daerah sentra produksi agar umur simpan menjadi lebih panjang serta di beberapa daerah konsumen untuk menjamin kecukupun pasokan lebih lama.

“Kepada seluruh daerah, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (Kemenkeu) dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri bahwa tidak perlu ragu untuk menggunakan Bantuan Tak Terduga (BTT) dalam pengendalian inflasi dan mengoptimalkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk tematik ketahanan pangan, serta pemanfaatan dua persen Dana Transfer Umum (DTU) untuk membantu sektor transportasi dan tambahan perlindungan sosial,” katanya.

Baca juga: Menko Perekonomian: Tantangan Hiperinflasi Rasanya Dapat Kita Tangani

Ke depan, lanjut Menko Airlangga, TPIP dan TPID akan terus memperkuat koordinasi maupun sinergi program kebijakan untuk stabilisasi harga, terutama setelah penyesuaian BBM guna mendukung pencapaian inflasi nasional tetap terkendali.

Tak hanya itu, guna menjaga akuntabilitas, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga memberikan dukungan melalui pendampingan dalam pelaksanaan berbagai program pengendalian inflasi di daerah.

Turut dilaksanakan serangkaian implementasi aksi nyata yang dikemas dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Adapun kegiatan tersebut meliputi penandatanganan KAD, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada kelompok tani, penyerahan bibit cabai maupun bantuan sarana-prasaran pertanian.

Baca juga: Menko Airlangga Sebut Indonesia Berkomitmen Capai Target Net Zero Emission pada 2060

TPID atasi inflasi di daerah

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan pengumuman pemenang Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Awards 2022. Dok. ekon.go.id Dalam acara tersebut juga dilaksanakan pengumuman pemenang Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Awards 2022.

Pada kesempatan itu, ada juga pengumuman TPID Awards 2022 sebagai bentuk apresiasi kepada TPID dalam pengendalian inflasi di daerah.

Penghargaan tersebut terdiri dari tiga kategori, yakni TPID Terbaik Provinsi, TPID Terbaik Kabupaten/Kota. serta TPID Kabupaten/Kota Berprestasi.

Lebih lanjut, Menko Airlangga mengatakan, pemenang TPID dan para nominasi dalam tiga kategori tersebut telah diusulkan untuk mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) pada kategori Kinerja Pengendalian Inflasi Daerah.

“Diharapkan dengan tambahan insentif tersebut dapat memacu daerah semakin inovatif dalam perumusan kebijakan yang langsung menyasar pada permasalahan inflasi masing-masing,” ujar Menko Airlangga.

Adapun rangkaian pemenang TPID Awards 2022 adalah sebagai berikut:

Wilayah Sumatera

  • TPID Terbaik Provinsi: Bengkulu
  • TPID Terbaik Kabupaten/Kota: Kota Pekan Baru
  • TPID Kabupaten/Kota Berprestasi: Kabupaten Tanah Datar

Wilayah Jawa-Bali

 

  • TPID Terbaik Provinsi: Jawa Barat
  • TPID Terbaik Kabupaten/Kota: Kabupaten Banyuwangi
  • TPID Kabupaten/Kota Berprestasi: Kabupaten Blitar

Wilayah Kalimantan

 

  • TPID Terbaik Provinsi: Kalimantan Timur
  • TPID Terbaik Kabupaten/Kota: Kota Pontianak
  • TPID Kabupaten/Kota Berprestasi: Kabupaten Landak

Wilayah Sulawesi

  • TPID Terbaik Provinsi: Sulawesi Selatan
  • TPID Terbaik Kabupaten/Kota: Kota Gorontalo
  • TPID Kabupaten/Kota Berprestasi: Kabupaten Bone Bolango

Wilayah Nusa Tenggara-Maluku-Papua

  • TPID Terbaik Provinsi: Nusa Tenggara Barat
  • TPID Terbaik Kabupaten/Kota: Kota Mataram
  • TPID Kabupaten/Kota Berprestasi: Kabupaten Lombok Barat
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ini, Bareskrim Akan Gelar Perkara Kasus Tambang Ilegal Kaltim

Hari Ini, Bareskrim Akan Gelar Perkara Kasus Tambang Ilegal Kaltim

Nasional
Cucu Bung Hatta dkk Gugat Jokowi dan Mendagri, Minta Pelantikan 88 Pj Kepala Daerah Batal

Cucu Bung Hatta dkk Gugat Jokowi dan Mendagri, Minta Pelantikan 88 Pj Kepala Daerah Batal

Nasional
IPW Curiga Sambo Semula Hendak Lindungi Kabareskrim di Kasus Dugaan Tambang Ilegal, Sekarang Balik Serang

IPW Curiga Sambo Semula Hendak Lindungi Kabareskrim di Kasus Dugaan Tambang Ilegal, Sekarang Balik Serang

Nasional
Ada Jual Beli Perkara, Terpidana yang Dipenjarakan Gazalba Saleh Bisa Ajukan PK

Ada Jual Beli Perkara, Terpidana yang Dipenjarakan Gazalba Saleh Bisa Ajukan PK

Nasional
Jokowi: Saya Minta Percepat Realisasi Belanja APBN dan APBD

Jokowi: Saya Minta Percepat Realisasi Belanja APBN dan APBD

Nasional
Safari Politik Anies Terhalang, Sekjen Nasdem Minta Pemda Bantu Kelancaran Demokrasi

Safari Politik Anies Terhalang, Sekjen Nasdem Minta Pemda Bantu Kelancaran Demokrasi

Nasional
Bicara Urgensi RUU Larangan Minuman Beralkohol, Fahira Idris Minta Pemerintah Lindungi Generasi Muda

Bicara Urgensi RUU Larangan Minuman Beralkohol, Fahira Idris Minta Pemerintah Lindungi Generasi Muda

Nasional
Senin Depan, Jokowi Serahkan Langsung Ganti Rugi Rumah Rusak di Cianjur

Senin Depan, Jokowi Serahkan Langsung Ganti Rugi Rumah Rusak di Cianjur

Nasional
Belanja Negara 2023 Capai Rp 3.061,2 Triliun, Pemerintah Klaim Pendidikan dan Kesehatan Dapat Alokasi Terbesar

Belanja Negara 2023 Capai Rp 3.061,2 Triliun, Pemerintah Klaim Pendidikan dan Kesehatan Dapat Alokasi Terbesar

Nasional
Tak Lolos Verifikasi Administrasi, Parsindo Gugat KPU ke PTUN

Tak Lolos Verifikasi Administrasi, Parsindo Gugat KPU ke PTUN

Nasional
Partai Republiku Resmi Gugat KPU ke PTUN Usai Dinyatakan Tak Lolos Verifikasi Administrasi

Partai Republiku Resmi Gugat KPU ke PTUN Usai Dinyatakan Tak Lolos Verifikasi Administrasi

Nasional
BPH Migas Kembali Luncurkan 34 Penyalur BBM Satu Harga di 3 Kota

BPH Migas Kembali Luncurkan 34 Penyalur BBM Satu Harga di 3 Kota

Nasional
Pemerintah Targetkan Pendapatan Negara Rp 2.463 Triliun pada 2023

Pemerintah Targetkan Pendapatan Negara Rp 2.463 Triliun pada 2023

Nasional
Bawaslu Sebut Butuh Kolaborasi untuk Tindak Hoaks Pemilu

Bawaslu Sebut Butuh Kolaborasi untuk Tindak Hoaks Pemilu

Nasional
Menkeu: 3 Tahun ini Pemerintah Berhasil Menangani Pandemi, Melindungi Masyarakat dan Ekonomi

Menkeu: 3 Tahun ini Pemerintah Berhasil Menangani Pandemi, Melindungi Masyarakat dan Ekonomi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.