Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daftar Pemilu 2024, Prabowo-Cak Imin Jalan Bareng ke KPU

Kompas.com - 08/08/2022, 15:28 WIB
Vitorio Mantalean,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto datang ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Senin (8/8/2022), mendaftarkan kedua partai sebagai calon peserta Pemilu 2024.

Pantauan Kompas.com, Cak Imin hadir berjalan kaki lebih dulu dan menunggu di zebra cross sebelum menyeberang ke kantor KPU RI.

Setelahnya, Prabowo datang menggunakan mobil Toyota Alphard warna putih, sebelum turun dan memberikan hormat kepada Cak Imin.

Menteri Pertahanan dan Wakil Ketua DPR RI tersebut sama-sama mengenakan kemeja putih. Keduanya berjabat tangan ketika bertemu, sebelum melangkah bersama menuju kantor KPU RI.

Baca juga: Prabowo-Muhaimin ke KPU, Arak-arakan Barongsai Tutup Jalan Imam Bonjol

Prabowo dan Cak Imin pun didampingi oleh sejumlah pejabat teras kedua partai.

Dari kubu Gerindra, tampak beberapa di antaranya Sufmi Dasco, Ahmad Dhani, Rahayu Saraswati, Ahmad Muzani, dan Sugiono

Dari kubu PKB, tampak beberapa di antaranya Jazilul Fawaid, Luluk Nur Hamidah, Hasanuddin Wahid, dan Cucun Ahmad Syamsurizal.

Kedatangan Cak Imin dan Prabowo didahului arak-arakan ratusan simpatisan yang berjalan kaki sejak Masjid Sunda Kelapa hingga ke kantor KPU RI. Arak-arakan ini menutup Jalan Imam Bonjol sejak pukul 14.30 WIB.

Mereka berjalan kaki menggunakan pakaian putih, diiringi tabuh genderang, dan mengibarkan panji-panji partai masing-masing.

Baca juga: Ini Alasan Prabowo-Cak Imin Dijadwalkan ke KPU Bareng dari Masjid Sunda Kelapa...

Tak hanya itu, mereka juga melangsungkan marching band maskot harimau dan burung garuda. Tak berhenti di sana, mereka juga membawa pertunjukkan reog serta barongsai yang membuat suasana semakin meriah.

Akibat pawai ini, selain Jalan Imam Bonjol, Jalan HOS Cokroaminoto juga macet. Suasana di depan kantor KPU RI sudah sangat padat.

Hingga berita ini disusun, Cak Imin dan Prabowo belum tampak hadir. Namun, mobil pribadi Cak Imin terpantau sempat berbelok dari Jalan Imam Bonjol ke Jalan HOS Cokroaminoto.

Hubungan PKB dan Gerindra belakangan memang semakin erat. Keduanya menunjukkan bahwa peluang koalisi semakin terbuka dan tinggal menunggu waktu.

Elite Gerindra dan PKB telah beberapa kali menggelar pertemuan sejak pertengahan Juni lalu. Keduanya sepakat untuk bekerja sama pada Pemilu 2024 dengan membentuk koalisi.

Baca juga: Prabowo Diprediksi Cari Cawapres yang Kuasai Basis Suara Jawa Timur, Khususnya Nahdliyin

"Alhamdulillah kita sudah mencapai titik-titik pertemuan, titik-titik kerja sama, titik-titik kesepakatan," kata Prabowo usai bertemu dengan Muhaimin Iskandar dan elite PKB lainnya di kediamannya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/7/2022).

PKB sempat menyebutkan, kongsi antara partainya dan Gerindra dinamai Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.

"Moga-moga kerja sama kita ini bisa terus dilanjutkan bersama partai-partai lain untuk menuju suksesnya pilpres, suksesnya pilkada, dan susksesnya pileg di 2024," kata Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, usai bertemu dengan Prabowo.

Koalisi ini rencananya akan diresmikan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gerindra pada 13 Agustus mendatang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Yusril Anggap Barang Bukti Beras Prabowo-Gibran di Sidang MK Tak Buktikan Apa-apa

Yusril Anggap Barang Bukti Beras Prabowo-Gibran di Sidang MK Tak Buktikan Apa-apa

Nasional
Panglima TNI Tegaskan Operasi Teritorial Tetap Dilakukan di Papua

Panglima TNI Tegaskan Operasi Teritorial Tetap Dilakukan di Papua

Nasional
TNI Kembali Pakai Istilah OPM, Pengamat: Cenderung Pakai Pendekatan Operasi Militer dalam Mengatasinya

TNI Kembali Pakai Istilah OPM, Pengamat: Cenderung Pakai Pendekatan Operasi Militer dalam Mengatasinya

Nasional
Tim Hukum Ganjar-Mahfud Tetap Beri Angka Nol untuk Perolehan Suara Prabowo-Gibran

Tim Hukum Ganjar-Mahfud Tetap Beri Angka Nol untuk Perolehan Suara Prabowo-Gibran

Nasional
Soal Bantuan Presiden, Kubu Ganjar-Mahfud: Kalau Itu Transparan, kenapa Tak Diumumkan dari Dulu?

Soal Bantuan Presiden, Kubu Ganjar-Mahfud: Kalau Itu Transparan, kenapa Tak Diumumkan dari Dulu?

Nasional
Minta MK Kabulkan Sengketa Hasil Pilpres, Kubu Anies: Kita Tidak Rela Pemimpin yang Terpilih Curang

Minta MK Kabulkan Sengketa Hasil Pilpres, Kubu Anies: Kita Tidak Rela Pemimpin yang Terpilih Curang

Nasional
Mardiono Jajaki Pertemuan dengan Prabowo Setelah Putusan MK

Mardiono Jajaki Pertemuan dengan Prabowo Setelah Putusan MK

Nasional
Mardiono Sebut Ada Ajakan Informal dari PAN dan Golkar Gabung ke Koalisi Prabowo-Gibran

Mardiono Sebut Ada Ajakan Informal dari PAN dan Golkar Gabung ke Koalisi Prabowo-Gibran

Nasional
Jokowi Bertemu Bos Apple di Istana Besok Pagi, Akan Bahas Investasi

Jokowi Bertemu Bos Apple di Istana Besok Pagi, Akan Bahas Investasi

Nasional
Otto Hasibuan Sebut Kubu Anies dan Ganjar Tak Mau Tahu dengan Hukum Acara MK

Otto Hasibuan Sebut Kubu Anies dan Ganjar Tak Mau Tahu dengan Hukum Acara MK

Nasional
Sekjen PDI-P Ungkap Bupati Banyuwangi Diintimidasi, Diperiksa Polisi 6 Jam

Sekjen PDI-P Ungkap Bupati Banyuwangi Diintimidasi, Diperiksa Polisi 6 Jam

Nasional
Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa

Menteri ESDM Jelaskan Dampak Konflik Iran-Israel ke Harga BBM, Bisa Naik Luar Biasa

Nasional
Jawab PAN, Mardiono Bilang PPP Sudah Akui Kemenangan Prabowo-Gibran

Jawab PAN, Mardiono Bilang PPP Sudah Akui Kemenangan Prabowo-Gibran

Nasional
Kubu Anies-Muhaimin: Ada Fakta Tak Terbantahkan Terjadi Nepotisme Gunakan Lembaga Kepresidenan

Kubu Anies-Muhaimin: Ada Fakta Tak Terbantahkan Terjadi Nepotisme Gunakan Lembaga Kepresidenan

Nasional
Tim Hukum Anies-Muhaimin Sampaikan 7 Fakta Kecurangan Pilpres di Dalam Dokumen Kesimpulan

Tim Hukum Anies-Muhaimin Sampaikan 7 Fakta Kecurangan Pilpres di Dalam Dokumen Kesimpulan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com