Kompas.com - 27/05/2022, 20:39 WIB


KOMPAS.com – Kepala Lembaga Pengembangan Insani (LPI) Dompet Dhuafa Mulyadi Saputra mengatakan, agar para alumni Sekolah SMART Ekselensia harus mampu menghadapi kehidupan pasca-sekolah dan menjawab tantangan bangsa melalui ide-ide hebat serta kreativitas.

“SMART Ekselensia merupakan sekolah pencetak generasi muda mumpuni. Para alumni harus mampu mengaktualisasikan ilmu yang didapat sebagai bekal di kehidupan sehari-hari dan menjadi generasi berprestasi, berakhlak mulia, dan juga berdaya guna,” ungkap Mulyadi dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Kompas.com, Jumat (27/5/2022).

Hal tersebut dikatakan Mulyadi dalam pidatonya pada acara Wisuda Angkatan XIV Sekolah SMART Ekselensia dengan tema “Generasi Berprestasi, Berakhlak Mulia, Berdaya Guna” yang digelar secara hybrid di pelataran halaman LPI Dompet Dhuafa, Kemang, Bogor, Rabu (25/5/2022).

Dalam acara tersebut, total ada 33 siswa Sekolah SMART Ekselensia yang berhasil di wisuda atau lulus. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 siswa telah diterima di perguruan tinggi negeri (PTN), seperti Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Kalimantan Selatan (Kalsel), dan lainnya

Baca juga: Bersama Tim SAR Gabungan, DMC Dompet Dhuafa Evakuasi 4 Korban Jiwa Tanah Longsor di Pasir Pogor, Bogor

Pada kesempatan itu, General Manager (GM) Budaya, Dakwah, dan Pendidikan Dompet Dhuafa Ustaz Herman Budianto mengatakan, mukmin yang tangguh tidak hanya sekadar selesai saja. Namun, harus melanjutkan semangat yang dimilikinya untuk membuat perubahan.

“Keluarkan kemampuan dalam me-manage potensi yang ada. Manfaatkan waktu untuk kebaikan, kuatkan akhlak dan adab. Sebab, hadirnya SMART Ekselensia muncul dari keprihatinan pendidikan dan kemiskinan,” jelas Ustaz Herman.

Lebih lanjut, Ustaz Herman mengatakan, 33 generasi terbaik ini diharapkan dapat memutus rantai kemiskinan Indonesia melalui pendidikan yang ditempuh.

Baca juga: Selama Ramadhan, Dompet Dhuafa Klaim Berhasil Kelola Dana Ziswaf Rp 35,6 Miliar

“Yang terpenting dapat menjadi multilayer effect yang dapat berdampak dan bermanfaat secara luas,” ujar Ustaz Herman.

Ustaz Herman tak lupa pula mengajak 33 siswa yang berhasil lulus tersebut untuk selalu bersyukur. Sebab apa yang mereka peroleh saat ini tak lepas dari hasil perjuangan banyak orang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.