Kasus Helikopter AW-101, KPK Blokir Rekening Perusahaan Tersangka Senilai Rp 139,4 Miliar

Kompas.com - 27/05/2022, 20:20 WIB
Penulis Irfan Kamil
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memblokir rekening milik PT Diratama Jaya Mandiri senilai Rp 139,4 miliar terkait kasus dugaan korupsi pengadaan helikopter angkut Agusta Westland (AW)-101.

PT Diratama Jaya Mandiri merupakan perusahaan dari tersangka tunggal kasus ini yaitu Irfan Kurnia Saleh atau John Irfan Kenway.

"Tim penyidik KPK telah memblokir rekening bank PT DJM (Diratama Jaya Mandiri) senilai Rp 139,4 miliar," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, melalui keterangan tertulis, Jumat (27/5/2022)

"Pemblokiran rekening ini diduga ada kaitan erat dengan perkaranya," ucap dia.

Baca juga: Perjalanan Kasus Helikopter AW-101 hingga KPK Tahan Tersangka Tunggal

Pemblokiran itu, ujar Ali, merupakan langkah sigap KPK untuk menyita simpanan uang dari tersangka yang selanjutnya dapat dirampas untuk pemulihan kerugian keuangan negara sesuai putusan pengadilan nantinya.

Dari pengadaan helikopter ini, diduga negara mengalami kerugian Rp 224 miliar dari nilai kontrak Rp 738,9 miliar atau sekitar 30 persennya.

"Akibat pengadaan yang tidak sesuai spek kontrak tersebut, helikopter ini pun diduga menjadi tidak layak dipergunakan sebagaimana fungsi atau kebutuhan awalnya," kata Ali.

"Hal ini menunjukkan betapa korupsi sangat merugikan negara," ujar dia.

Oleh sebab itu, KPK berharap pemblokiran rekening itu menjadi langkah awal untuk dapat mengoptimalkan pemulihan kerugian keuangan negara yang timbul dari dugaan tindak pidana tersebut.

Menurut Ali, tim penyidik juga masih akan terus melakukan pengumpulan berbagai alat bukti untuk melengkapi pemberkasan korupsi AW-101 itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.