Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Makna 24 Tumpeng yang Dipotong Cak Imin di Titik Nol IKN: Kerja 24 Jam dan Pemilu 2024

Kompas.com - 21/04/2022, 05:26 WIB
Ardito Ramadhan,
Dani Prabowo

Tim Redaksi

PENAJAM PASER UTARA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar bersama sejumlah elite PKB melakukan selamatan dengan memotong 24 tumpeng di titik nol ibu kota negara (IKN) Nusantara, Penajam Paser Utara, Rabu (20/4/2022) sore.

Muhaimin mengatakan, pemotongan tumpeng ini merupakan bentuk harapan kepasa Allah SWT agar pembangunan IKN Nusantara dapat segera terwujud

"Tujuan yang pertama agar bangsa Indonesia segera makmur sejahtera. Tujuan yang kedua, kita memohon kepada Allah agar IKN bisa segera dilaksanakan dan terwujud dibangun ibu kota Nusantara ini," kata Muhaimin kepada wartawan, Rabu.

Muhaimin mengatakan, jumlah 24 tumpeng itu dapat dimaknai bahwa kerja keras, pengabdian, dan ibadah harus dilakukan 24 jam sehari.

Baca juga: Dukung Pemindahan, Muhaimin Iskandar Bakal Potong Tumpeng di Titik Nol IKN

Ia pun tak menampik saat ditanya apakah 24 tumpeng yang dipotong berkaitan dengan Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

"Ya dengan doa moga-moga semua cita-cita Pemilu 2024 bisa berjalan dengan lancar," ujar Muhaimin.

Senada dengan Muhaimin, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyebutkan, 24 tumpeng yang dipotong bermakna 24 jam sehari pembangunan IKN dilakukan dan diharapkan rampung pada 2024.

Namun, ia menambahkan, pemotongan 24 tumpeng juga dapat dimaknai bahwa Indonesia akan menyambut pemimpin baru pada 2024 mendatang.

"Kita ingin tahun 2024 kita akan menyongsong presiden baru indonesia, pemimpin baru Indonesia. Jadi 24 jam kita bekerja, tahun 2024 kita pindah di ibu kota baru, dan tahun 2024 kita punya pemimpin baru," ujar Jazilul.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com