Kementerian PPPA: 11.952 Kasus Kekerasan terhadap Anak Terjadi Sepanjang 2021, Mayoritasnya Kekerasan Seksual

Kompas.com - 24/03/2022, 15:03 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mencatat setidaknya ada 11.952 kasus kekerasan anak yang tercatat oleh Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni) sepanjang tahun 2021.

Menteri PPPA Bintang Puspayoga menyebutkan, dari jumlah tersebut, bentuk kekerasan yang paling banyak dialami oleh anak-anak adalah kekerasan seksual yaitu sebanyak 7.004 kasus.

"Kekerasan terhadap anak sebanyak 11.952 kasus dengan kekerasan seksual sebanyak 7.004 kasus. Hal ini berarti 58,6 persen kasus kekerasan terhadap anak adalah kasus kekerasan seksual," kata Bintang dalam rapat dengan Badan Legislasi DPR, Kamis (24/3/2022).

Berdasarkan data yang sama, Kementerian PPPA juga mencatat ada 8.478 kasus kekerasan terhadap perempuan pasa 2021 di mana 15 persen di antaranya atau 1.272 kasus, merupakan kasus kekerasan seksual.

Baca juga: Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Sekolah SPI Kota Batu, Kak Seto Berharap Sekolah Tak Ditutup

Sementara itu, Survei Pengalaman Hidup Perempuan yang diselenggarakan Kementerian PPPA pada tahun 2021 juga menunjukkan kenaikan prevalensi kasus kekerasan seksual terhadap perempuan berusia 15-64 tahun yang dilakukan oleh selain pasangan.

"Meningkat prevalensinya dari 4,7 persen atau 1 dari 21 perempuan pada 2016 menjadi 5,2 persen atau 1 dari 19 persen pada tahun 2021," ujar Bintang.

Adapun, dari Survei Pengalaman Hidup Anak dan Remaja diketahui bahwa 4 dari 100 laki-laki usia 13-17 tahun dan 8 dari 100 perempuan usia 13-17 tahun di perkotaan pernah mengalami kekerasan seksual.

Sedangkan, 3 dari 100 laki-laki usia 13-17 tahun dan 8 dari 100 perempuan usia 13-17 tahun pernah mengalami kekerasan seksual sepanjang hidupnya.

Kendati demikian, Bintang menilai data tersebut merupakan fenomena gunung es karena banyak kasus yang tidak dilaporkan.

Baca juga: Cegah Kekerasan Seksual, Aktivis Ingatkan Pentingnya Pendidikan Seks

Menurut dia, hal itu menunjukkan permasalahan yang terjadi sebenarnya lebih kompleks dari yang terlihat di permukaan.

"Korban mengalami penderitaan fisik, mental, seksual, ekonomi serta sosial yang berkepanjangan. Kekerasan seksual sebagai kejahatan serius membutuhkan solusi komprehensif," kata Bintang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Tjahjo Kumolo: Bapak Ingin Meninggal Dalam Tugas...

Istri Tjahjo Kumolo: Bapak Ingin Meninggal Dalam Tugas...

Nasional
Keluarga Ungkap Penyakit Tjahjo Kumolo, Dirawat 13 Hari di 3 Rumah Sakit

Keluarga Ungkap Penyakit Tjahjo Kumolo, Dirawat 13 Hari di 3 Rumah Sakit

Nasional
Jokowi Bertemu Presiden MBZ di Abu Dhabi, Lakukan Pertukaran Sejumlah Dokumen Kerja Sama

Jokowi Bertemu Presiden MBZ di Abu Dhabi, Lakukan Pertukaran Sejumlah Dokumen Kerja Sama

Nasional
BERITA FOTO: Airlangga Hartarto: Tjahjo Kumolo Mentor Saya

BERITA FOTO: Airlangga Hartarto: Tjahjo Kumolo Mentor Saya

Nasional
Sampaikan Belasungkawa, AHY Kenang Tjahjo Kumolo 'Support' Dirinya yang Terpilih Jadi Ketum Demokrat

Sampaikan Belasungkawa, AHY Kenang Tjahjo Kumolo "Support" Dirinya yang Terpilih Jadi Ketum Demokrat

Nasional
Direktorat PPA Polri Dibentuk untuk Dukung UU TPKS, Puan Maharani Berikan Apresiasi

Direktorat PPA Polri Dibentuk untuk Dukung UU TPKS, Puan Maharani Berikan Apresiasi

Nasional
Bareskrim Dalami Laporan Sahroni terhadap Adam Deni

Bareskrim Dalami Laporan Sahroni terhadap Adam Deni

Nasional
Kapolri Harap Sosok Jenderal Hoegeng Diteladani Jajarannya

Kapolri Harap Sosok Jenderal Hoegeng Diteladani Jajarannya

Nasional
Kenang Tjahjo Kumolo, Mahfud: Sangat Teliti dalam Bekerja, Selalu Well Prepared

Kenang Tjahjo Kumolo, Mahfud: Sangat Teliti dalam Bekerja, Selalu Well Prepared

Nasional
BERITA FOTO: Jenazah Tjahjo Kumolo Dimakamkan di TMP Kalibata

BERITA FOTO: Jenazah Tjahjo Kumolo Dimakamkan di TMP Kalibata

Nasional
Sempat Bertemu Tjahjo Kumolo di RS, Mahfud MD: Ditinggal Beliau Tiba-tiba, Sangat Terpukul, Sedih..

Sempat Bertemu Tjahjo Kumolo di RS, Mahfud MD: Ditinggal Beliau Tiba-tiba, Sangat Terpukul, Sedih..

Nasional
Kenangan Riza Patria tentang Tjahjo: Sekalipun di Pilpres Beda Pilihan, Selalu Ajak Bersatu

Kenangan Riza Patria tentang Tjahjo: Sekalipun di Pilpres Beda Pilihan, Selalu Ajak Bersatu

Nasional
Kenang Tjahjo Kumolo, Wapres: Sosok yang Rajin, Kerja Siang Malam Memikirkan Reformasi Birokrasi

Kenang Tjahjo Kumolo, Wapres: Sosok yang Rajin, Kerja Siang Malam Memikirkan Reformasi Birokrasi

Nasional
Ganjar Kenang Momen Terakhir dengan Tjahjo Kumolo

Ganjar Kenang Momen Terakhir dengan Tjahjo Kumolo

Nasional
Kesederhanaan Tjahjo Kumolo: Menteri Jokowi Berharta Minim, Pakai Mobil Pribadi untuk Dinas

Kesederhanaan Tjahjo Kumolo: Menteri Jokowi Berharta Minim, Pakai Mobil Pribadi untuk Dinas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.