Kejagung Terima Berkas Emirsyah Satar dari KPK, Bisa Jadi Bukti Usut Korupsi Garuda Indonesia

Kompas.com - 18/01/2022, 07:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi pengadaan pesawat jenis ATR 72-600 di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Adapun kasus ini diduga terjadi di bawah kepemimpinan Mantan Direktur Utama Emirsyah Satar (ES).

“Sudah, ada koordinasi (dengan KPK),” kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Supardi di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Senin (17/1/2022) malam.

Supardi mengatakan pihaknya sudah menerima sejumlah berkas dari KPK terkait kasus suap yang menjerat Emirsyah sebelumnya.

Baca juga: Kejagung Gelar Perkara Dugaan Korupsi Garuda Indonesia Pekan Depan

“Dan kita juga sudah, hari ini kita sudah menerima beberapa dokumen, bukti-bukti dokumen, yang dulu sebagai barang bukti, sebagai bukti surat, di perkara yang disidangkan di sana,” ujarnya.

Menurut Supardi, berkas yang diberikan KPK terkait pengusutan kasus Emirsyah Satar nantinya bisa menjadi bukti. Namun, hal ini masih dalam proses pengusutan lebih lanjut di Kejagung.

“Bisa jadi bukti pendukung, bisa jadi bukti utama. Kan kita lihat dulu kan,” ujarnya.

Emirsyah Satar diketahui pernah menjabat sebagai Direktur Utama Garuda pada tahun 2005-2014.

Emirsyah kini tengah ditahan di Lapas Sukamiskin, Jawa Barat. Ia sebelumnya terjerat kasus suap pengadaan mesin Rolls-Royce untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia yang diusut KPK.

Baca juga: Kilas Balik Kasus Emirsyah Satar di Garuda: Sebut Gratifikasi Wajar hingga Beli Apartemen di Australia

Selain itu, ia mengatakan, pihaknya masih akan melakukan koordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait dugaan kerugian di kasus ini.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.