Kompas.com - 06/12/2021, 17:44 WIB
Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Gubernur Maluku Murad Ismail dan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy meninjau vaksinasi massal di Tribun Lapngan Merdeka Ambon, Senin (4/10/2021) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYMenteri Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Gubernur Maluku Murad Ismail dan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy meninjau vaksinasi massal di Tribun Lapngan Merdeka Ambon, Senin (4/10/2021)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan memprioritaskan perhatian terhada penyelenggaraan Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk sementara waktu sebelum memutuskan terkait pemberangkatan jemaah umrah ke Tanah Suci.

Pasalnya, kata Ketua Umum Partai Golkar itu saat ini pelaksanaan Nataru tinggal menunggu hari.

"Tentu pemerintah sekarang konsentrasi pada Nataru dulu agar mudah-mudahan kita bisa kendalikan lebih baik," kata Airlangga dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (6/12/2021).

Ia khawatir, jika Nataru tidak disiapkan dengan baik dapat berpotensi membuat terjadinya lonjakan kasus Covid-19. Terlebih, pada saat ini telah muncul varian baru virus corona yakni Omicron. 

Baca juga: Kegiatan Berkumpul Selama Nataru Akan Dibatasi Maksimal 50 Orang

Meski begitu, ia menambahkan, pemerintah juga masih melihat dinamika yang terjadi.

Termasuk, kata dia, menyambut baik Arab Saudi yang sudah menerima penggunaan vaksin Sinovac bagi jemaah yang hendak melaksanakan umrah dan masih diberlakukan adanya karantina.

"Baru sesudah itu kita akan melihat kapan kita akan buka untuk kegiatan umrah, namun karena di berbagai negara itu juga dikhawatirkan terkait kasus Omicron, maka tentu pemerintah kita akan melakukan karantina yang 10 hari," terang Airlangga.

Menurut dia, hal tersebut juga menjadi pertimbangan saat pemerintah akan membuka kembali perjalanan umrah.

Diberitakan, pemerintah Arab Saudi menyampaikan pembukaan kembali umrah untuk jemaah Indonesia.

Baca juga: Jelang Libur Nataru, Airlangga: Yang Travelling yang Sudah Divaksin, yang Belum Tidak

Hal tersebut disampaikan kepada Kedutaan Arab Saudi di Jakarta melalui nota diplomatik tertanggal 8 Oktober 2021.

Saat ini, pemerintah masih melakukan pembahasan teknis mengenai bagaimana pelaksanaan umrah tersebut pada masa pandemi Covid-19 ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo Dipanggil, Ketua PBNU: Kami Cuma Minta Klarifikasi

PCNU Banyuwangi dan Sidoarjo Dipanggil, Ketua PBNU: Kami Cuma Minta Klarifikasi

Nasional
Jokowi Bakal Tandatangani Kesepakatan Ruang Kendali Udara Natuna dengan PM Singapura

Jokowi Bakal Tandatangani Kesepakatan Ruang Kendali Udara Natuna dengan PM Singapura

Nasional
Edy Mulyadi Minta Maaf dan Klarifikasi Pernyataanya yang Menyinggung Warga Kalimantan

Edy Mulyadi Minta Maaf dan Klarifikasi Pernyataanya yang Menyinggung Warga Kalimantan

Nasional
Dewan Pakar PKS Dilantik, Ini Susunan Lengkapnya

Dewan Pakar PKS Dilantik, Ini Susunan Lengkapnya

Nasional
Antisipasi Omicron di Desa, Gus Halim Minta Relawan dan Elemen Desa Berkoordinasi

Antisipasi Omicron di Desa, Gus Halim Minta Relawan dan Elemen Desa Berkoordinasi

Nasional
Besok Jokowi Bertemu PM Singapura untuk Pimpin Pertemuan Bilateral hingga Teken Nota Kesepahaman

Besok Jokowi Bertemu PM Singapura untuk Pimpin Pertemuan Bilateral hingga Teken Nota Kesepahaman

Nasional
Daftar Lengkap 52 Kantor Imigrasi yang Layani Penerbitan Paspor Elektronik

Daftar Lengkap 52 Kantor Imigrasi yang Layani Penerbitan Paspor Elektronik

Nasional
UPDATE: 258.792 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate 1,67 Persen

UPDATE: 258.792 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate 1,67 Persen

Nasional
Jokowi Serahkan Bantuan untuk Mak Unah, Lansia yang Tinggal di Dekat Kandang Ayam

Jokowi Serahkan Bantuan untuk Mak Unah, Lansia yang Tinggal di Dekat Kandang Ayam

Nasional
Jangan Ada Lagi Nakes Meninggal Dunia, PDGI: Waspadai Covid Gelombang Ketiga

Jangan Ada Lagi Nakes Meninggal Dunia, PDGI: Waspadai Covid Gelombang Ketiga

Nasional
UPDATE 24 Januari: Capaian Vaksinasi Dosis Kedua 59,85 Persen

UPDATE 24 Januari: Capaian Vaksinasi Dosis Kedua 59,85 Persen

Nasional
Ditanya Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, Kakak Terbit Rencana Perangin Angin Bungkam

Ditanya Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, Kakak Terbit Rencana Perangin Angin Bungkam

Nasional
UPDATE 24 Januari: Tambah 944, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.124.211

UPDATE 24 Januari: Tambah 944, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.124.211

Nasional
UPDATE: 20.867 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE: 20.867 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 24 Januari: 2.927 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

UPDATE 24 Januari: 2.927 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.