Kompas.com - 24/11/2021, 14:24 WIB

Ia mendapatkan promosi jabatan menjadi Pangdam Iskandar Muda dengan menggantikan Mayjen TNI Achmad Marzuki yang ditarik menjadi Asisten Teritorial (Aster) KSAD.

Sementara itu, pengganti Muhammad Hasan adalah Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa yang sebelumnya bertugas sebagai dosen tetap di Universitas Pertahanan (Unhan).

"Jadi, yang keluar kemarin itu hasil dari Wanjakti yang sudah disepakati dan dirapatkan, termasuk pergantian Danjen Kopassus menjadi Pangdam Iskandar Muda di Aceh," imbuh Andika.

Momen sertijab

Sehari setelah dilantik, Andika kemudian menjalani prosesi serah terima jabatan di Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Panglima TNI Jenderal Andika Kunjungi Markas Besar Angkatan Laut

Jabatan Panglima TNI diserahkan dari Hadi kepada Andika. Dengan sertijab ini, Andika secara teknis resmi memegang tongkat komando sebagai pemimpin tertinggi angkatan bersenjata Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Andika menyampaikan terima kasih kepada Hadi karena telah membuat acara sertijab.

"Saya sebagai junior mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Hadi. Kami merasa terhormat semuanya," kata Andika usai sertijab, Kamis.

Dalam kesempatan ini, Andika juga kembali menyatakan bahwa dirinya akan melanjutkan tugas-tugas yang sudah dilakukan Hadi.

Sementara itu, Hadi juga berharap Andika ke depan bisa melaksanakan tugas-tugas negara dengan baik.

Kunjungi Mabes AL dan Mabes AU

Pada Senin (22/11/2021) pagi, Andika melakukan kunjungan perdana dengan mendatangi Markas Besar TNI Angkatan Laut (Mabes AL) yang berada di kompleks Mabes TNI.

Baca juga: Panglima TNI Kunjungi Mabes AL, KSAL Ucapkan Terima Kasih dan Selamat

Dalam kunjungan ini, Andika disambut oleh yel-yel TNI AL yang dilakukan sejumlah satuan dari matra laut.

Andika mengatakan, kunjungan ini sebagai implementasi dimulainya orientasi tugas sebagai Panglima TNI.

Menurut dia, Mabes AL dipilihnya sebagai lokasi kunjungan perdana karena ingin menerima langsung penjelasan dari Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengenai tugas-tugas TNI AL.

"Saya ingin dijelaskan oleh Kepala Staf Angkatan Laut langsung karena beliau yang paling menguasai AL. Jadi saya ingin mendapat penjelasan langsung dari pimpinan AL tentang semuanya," kata Andika, dikutip dari Tribunnews.com, Senin.

Setelah berkunjung ke Mabes AL, Andika kemudian melanjutkan perjalannya dengan mendatangi Markas Besar Angkatan Udara (Mabes AU) yang letaknya tak begitu jauh dengan Mabes AL.

Di sana, Andika diterima langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Baca juga: KSAU Paparkan Kesiapan Operasional Angkatan Udara ke Panglima TNI

Andika juga mendapatkan pemaparan dari Fadjar mengenai kesiapan operasional TNI AU.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Wali Kota Yogyakarta

KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Wali Kota Yogyakarta

Nasional
Ketua Harian Gerindra Sebut Prabowo Bersedia Maju Capres Lagi

Ketua Harian Gerindra Sebut Prabowo Bersedia Maju Capres Lagi

Nasional
Komnas HAM Temukan Indikasi Kuat Adanya 'Obstruction of Justice' di Kasus Pembunuhan Brigadir J

Komnas HAM Temukan Indikasi Kuat Adanya "Obstruction of Justice" di Kasus Pembunuhan Brigadir J

Nasional
Hari Ini, Itsus Polri Periksa Penyidik Polda Metro Jaya Terkait Kasus Brigadir J

Hari Ini, Itsus Polri Periksa Penyidik Polda Metro Jaya Terkait Kasus Brigadir J

Nasional
Rendahnya Keterwakilan Perempuan saat Seleksi Calon Anggota, Bawaslu Dikritik

Rendahnya Keterwakilan Perempuan saat Seleksi Calon Anggota, Bawaslu Dikritik

Nasional
Irjen Napoleon Dituntut 1 Tahun Penjara dalam Kasus Penganiayaan M Kece

Irjen Napoleon Dituntut 1 Tahun Penjara dalam Kasus Penganiayaan M Kece

Nasional
Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J dan 4 Hal yang Belum Terungkap

Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J dan 4 Hal yang Belum Terungkap

Nasional
Menurut Mahfud, jika Pemerintah Diam, Skenario Kasus Brigadir J Bisa Saja Baku Tembak

Menurut Mahfud, jika Pemerintah Diam, Skenario Kasus Brigadir J Bisa Saja Baku Tembak

Nasional
ICJR Temukan 73 Pasal Bermasalah di Dalam RKUHP

ICJR Temukan 73 Pasal Bermasalah di Dalam RKUHP

Nasional
Polri: Irjen Ferdy Sambo Tak Bisa Diperiksa Komnas HAM Hari Ini

Polri: Irjen Ferdy Sambo Tak Bisa Diperiksa Komnas HAM Hari Ini

Nasional
Komnas HAM Jadwalkan Periksa Irjen Ferdy Sambo Siang Ini

Komnas HAM Jadwalkan Periksa Irjen Ferdy Sambo Siang Ini

Nasional
Wapres Minta Dosen Pendidikan Agama Islam Jadi Garda Terdepan Tumbuhkan Moderasi Beragama

Wapres Minta Dosen Pendidikan Agama Islam Jadi Garda Terdepan Tumbuhkan Moderasi Beragama

Nasional
Ribut-ribut Rencana Kenaikan Tarif Tiket Borobudur dan TN Komodo, Preseden Buruk Pariwisata Indonesia

Ribut-ribut Rencana Kenaikan Tarif Tiket Borobudur dan TN Komodo, Preseden Buruk Pariwisata Indonesia

Nasional
Ferdy Sambo Diperiksa sebagai Tersangka Pembunuhan Berencana Brigadir J Hari Ini

Ferdy Sambo Diperiksa sebagai Tersangka Pembunuhan Berencana Brigadir J Hari Ini

Nasional
Gus Yahya Tunjuk Gudfan Arif sebagai Plt Bendum PBNU Gantikan Posisi Mardani Maming

Gus Yahya Tunjuk Gudfan Arif sebagai Plt Bendum PBNU Gantikan Posisi Mardani Maming

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.