Kompas.com - 15/10/2021, 09:08 WIB
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa saat memimpin acara Halal Bi Halal PPP secara virtual, Jumat (14/5/2021). Dokumentasi PPPKetua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa saat memimpin acara Halal Bi Halal PPP secara virtual, Jumat (14/5/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyiapkan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Adapun hal tersebut disampaikan Ketua DPP PPP Achmad Baidowi dalam diskusi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (14/10/2021).

Menurut Baidowi, PPP tidak "ukur baju" untuk Suharso menjadi calon presiden karena menyadari kekuatan politik di parlemen saat ini.

"Kalau partai kami, Ketua Umum PPP mendeklarasikan sebagai capres, mengapa enggak ukur baju. Kalau kemudian ketum PPP mendeklarasikan sebagai cawapres, saya kira bajunya pas," kata Baidowi dalam diskusi.

Baca juga: Prabowo Akan Maju Pilpres 2024, PPP: Peluang Lebih Besar jika Berpasangan dengan Kalangan Religius

Baidowi menilai, ada kemungkinan hadirnya tiga poros dalam Pilpres 2024.

Menurut dia, PPP sebagai partai berbasis Islam masih signifikan untuk bersanding dengan partai lainnya meski hanya memperoleh suara sebesar 4,5 persen dalam Pemilu 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Satu poros PDI-P, satu poros Golkar, dan satu lagi poros lainnya. Di poros yang lain itu, itu tergantung PPP juga, apakah PPP tertarik dengan poros ketiga misalkan Nasdem, PAN, PPP itu sudah 21 persen. Itu memang memungkinkan tetapi kita tak membicarakan jauh ke sana," ujar pria yang akrab disapa Awiek itu.

Menurut dia, citra PPP sebagai partai religius ini melengkapi partai-partai nasionalis yang memiliki suara besar.

Berkaca dari hal itu, PPP membuka peluang koalisi dengan Golkar dan Gerindra guna melengkapi sisi partai nasionalis yang membutuhkan partai religius.

"Kehadiran PPP sebagai salah satu partai identitas yang berasas agama Islam bahkan dibutuhkan kehadirannya di situ," kata dia.

Adapun sejumlah partai politik telah terang-terangan menginformasikan mencalonkan ketua umumnya sebagai capres dalam Pilpres 2024, salah satunya Partai Gerindra.

Baca juga: Butuh Dukungan Satu Partai untuk Calonkan Airlangga, Golkar Buka Peluang Koalisi di Pilpres 2024

Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra Ahmad Muzani, hampir seluruh kader menginginkan Ketua Umum Prabowo Subianto untuk maju dalam Pilpres 2024.

Selain Gerindra, Partai Golkar berencana mencalonkan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto untuk maju sebagai capres pada Pilpres 2024.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Targetkan Vaksinasi Covid-19 Nasional Capai 70 Persen pada Akhir 2021

Jokowi Targetkan Vaksinasi Covid-19 Nasional Capai 70 Persen pada Akhir 2021

Nasional
Jokowi Targetkan Cakupan Vaksinasi Capai 270 Juta Dosis pada Akhir 2021

Jokowi Targetkan Cakupan Vaksinasi Capai 270 Juta Dosis pada Akhir 2021

Nasional
Jokowi: Perdagangan, Turisme, dan Investasi Harus Digerakkan, Jangan Terlambat

Jokowi: Perdagangan, Turisme, dan Investasi Harus Digerakkan, Jangan Terlambat

Nasional
Hari Santri Jadi Momentum Memupuk Semangat Nasionalisme dan Cinta Tanah Air

Hari Santri Jadi Momentum Memupuk Semangat Nasionalisme dan Cinta Tanah Air

Nasional
Capaian Kinerja Pemerintah, 280 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Berhasil Diperoleh

Capaian Kinerja Pemerintah, 280 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Berhasil Diperoleh

Nasional
Polri Gelar Lomba Mural, Peserta Boleh Sampaikan Kritik Negatif

Polri Gelar Lomba Mural, Peserta Boleh Sampaikan Kritik Negatif

Nasional
Indonesia Terima 224.000 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Jepang

Indonesia Terima 224.000 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Jepang

Nasional
Perkembangan Kasus Covid-19 dan Target Cakupan Vaksinasi 70 Persen pada Akhir Tahun

Perkembangan Kasus Covid-19 dan Target Cakupan Vaksinasi 70 Persen pada Akhir Tahun

Nasional
Wapres Tekankan Pemberdayaan Umat untuk Hilangkan Kemiskinan

Wapres Tekankan Pemberdayaan Umat untuk Hilangkan Kemiskinan

Nasional
KSP Terbitkan Laporan Kinerja Pemerintah, Moeldoko: Penanda Kebangkitan dari Pandemi

KSP Terbitkan Laporan Kinerja Pemerintah, Moeldoko: Penanda Kebangkitan dari Pandemi

Nasional
Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf, Lonjakan Kasus Covid-19 dan Duka Selama Pandemi

Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf, Lonjakan Kasus Covid-19 dan Duka Selama Pandemi

Nasional
Mengenang Saat Jokowi-Ma'ruf Resmi Dilantik...

Mengenang Saat Jokowi-Ma'ruf Resmi Dilantik...

Nasional
Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf, Komnas HAM Harap Negara Ikut Mediasi Perkara Kebebasan Berekspresi

Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf, Komnas HAM Harap Negara Ikut Mediasi Perkara Kebebasan Berekspresi

Nasional
Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, Komnas HAM: Belum Ada Satu Pun Kasus Pelanggaran HAM Berat ‘Pecah Telur’

Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, Komnas HAM: Belum Ada Satu Pun Kasus Pelanggaran HAM Berat ‘Pecah Telur’

Nasional
Jokowi Berikan Bantuan Tunai Rp 1,2 Juta untuk PKL di Tarakan

Jokowi Berikan Bantuan Tunai Rp 1,2 Juta untuk PKL di Tarakan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.