Puan Bertemu Ketua DPR AS, Undang untuk Hadiri P20 di Indonesia Tahun Depan

Kompas.com - 08/10/2021, 10:47 WIB
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani bersama Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi dalam acara Seventh Group of 20 (G20) Parliamentary Speakers? Summit (P20) di Palazzo Madama, Gedung Senat Italia, Roma, Italia, Kamis (7/10/2021). DOK. Humas Dewan Perwakilan RakyatKetua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani bersama Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi dalam acara Seventh Group of 20 (G20) Parliamentary Speakers? Summit (P20) di Palazzo Madama, Gedung Senat Italia, Roma, Italia, Kamis (7/10/2021).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani bertemu dengan Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi di sela-sela Seventh Group of 20 (G20) Parliamentary Speakers’ Summit (P20) di Roma, Italia, Kamis (7/10/2021).

Dikutip dari siaran pers, Puan sempat berbincang dengan Pelosi sebelum gelaran P20 dimulai.

Puan mengungkapkan harapannya agar Pelosi dapat menghadiri P20 di Indonesia yang akan digelar pada September 2022.

Ketua DPR RI dan Pelosi juga berbincang mengenai sejumlah hal, termasuk soal pandemi Covid-19. Keduanya menjelaskan situasi pandemi di negaranya masing-masing.

Baca juga: DPR Setujui Pemberian Amnesti untuk Saiful Mahdi

Selain Pelosi, Puang juga bertemu dengan sejumlah pemimpin parlemen negara-negara G20 lainnya untuk mengundang mereka datang ke Indonesia.

Beberapa pimpinan parlemen yang ditemui Puan antara lain Ketua Dewan Nasional Korea Selatan Park Byeong-Seug, Ketua Parlemen Singapura Tan Chuan Jin, Ketua Senat Belanda Jan Anthonie Bruinj dan Ketua Majelis Agung Nasional Turki Mustafa Sentop.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun Puan berbicara dalam 2 sesi di hari pertama gelaran P20. Pada sesi pertama, ia menyinggung soal solidaritas global hingga keadilan vaksin dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Baca juga: DPR Perpanjang Pembahasan RUU Penanggulangan Bencana dan RUU ASN

Sementara, pada sesi II, politikus PDI-P itu berbicara soal upaya menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi dalam keberlanjutan sosial dan lingkungan.

"Pandemi Covid-19 adalah tantangan global terbesar saat ini yang mengakibatkan krisis multidimensi. Namun krisis juga melahirkan kesempatan untuk membangun dunia yang lebih baik pasca pandemi," kata Puan.

Puan juga menyoroti kurangnya komitmen dan kepercayaan antar-negara untuk saling membantu dalam hal transformasi ekonomi hijau.

Baca juga: Puan Hadiri Forum Parlemen G20 di Roma, Apa Tujuan dan Agendanya?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Globalisasi Lahirkan Hiperkompetisi, Kita Harus Memenangkannya

Jokowi: Globalisasi Lahirkan Hiperkompetisi, Kita Harus Memenangkannya

Nasional
Jokowi: Sekarang Kita Memimpin Negara-negara Terkaya...

Jokowi: Sekarang Kita Memimpin Negara-negara Terkaya...

Nasional
Beri Penghargaan Gratifikasi ke Individu, KPK: Kalau ke Lembaga Malah Kena OTT

Beri Penghargaan Gratifikasi ke Individu, KPK: Kalau ke Lembaga Malah Kena OTT

Nasional
Ketua DPR Minta Kebutuhan Warga Terdampak Erupsi Semeru Harus Jadi Prioritas

Ketua DPR Minta Kebutuhan Warga Terdampak Erupsi Semeru Harus Jadi Prioritas

Nasional
Jokowi: Kita Jadi Satu dari 5 Negara yang Berhasil Kendalikan Covid-19 di Level 1

Jokowi: Kita Jadi Satu dari 5 Negara yang Berhasil Kendalikan Covid-19 di Level 1

Nasional
Jokowi: Saat Lockdown di mana-mana, Kita Hati-hati Kendalikan Pandemi dan Ekonomi

Jokowi: Saat Lockdown di mana-mana, Kita Hati-hati Kendalikan Pandemi dan Ekonomi

Nasional
KPK: Kesadaran Melaporkan Gratifikasi Masih Rendah, 40 Persen Instansi Tidak Pernah Lapor

KPK: Kesadaran Melaporkan Gratifikasi Masih Rendah, 40 Persen Instansi Tidak Pernah Lapor

Nasional
Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Suap, Berikut Perjalanan Kasus Azis Syamsuddin

Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Suap, Berikut Perjalanan Kasus Azis Syamsuddin

Nasional
TNI AD: Hillary Lasut Kirim Surat Pembatalan Permintaan Ajudan ke KSAD

TNI AD: Hillary Lasut Kirim Surat Pembatalan Permintaan Ajudan ke KSAD

Nasional
Menko PMK Tegaskan Keselamatan Korban Erupsi Semeru Jadi Prioritas

Menko PMK Tegaskan Keselamatan Korban Erupsi Semeru Jadi Prioritas

Nasional
Novel Baswedan dkk Datang ke Mabes, Sosialisasi Jadi ASN Polri?

Novel Baswedan dkk Datang ke Mabes, Sosialisasi Jadi ASN Polri?

Nasional
Azis Syamsuddin Jalani Sidang Perdana Kasus Suap Hari Ini

Azis Syamsuddin Jalani Sidang Perdana Kasus Suap Hari Ini

Nasional
Tegaskan Urgensi RUU TPKS, Ketua DPP Nasdem: Mau Sampai Kapan Kekerasan Seksual Berulang?

Tegaskan Urgensi RUU TPKS, Ketua DPP Nasdem: Mau Sampai Kapan Kekerasan Seksual Berulang?

Nasional
Kenapa Varian Omicron Belum Terdeteksi di Indonesia? Ini Kata Epidemiolog

Kenapa Varian Omicron Belum Terdeteksi di Indonesia? Ini Kata Epidemiolog

Nasional
UPDATE Covid-19: Tambah 196 Kasus, Sembuh 298, Meninggal 4

UPDATE Covid-19: Tambah 196 Kasus, Sembuh 298, Meninggal 4

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.