Kompas.com - 06/10/2021, 13:58 WIB

KOMPAS.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani akan menghadiri Seventh Group of 20 Parliamentary Speakers’ Summit, di Palazzo Madama, Gedung Senat Italia, Roma, Italia, pada 7-8 Oktober 2021.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar. Ia mengatakan kehadiran Puan adalah dalam rangka mempersiapkan RI menjadi tuan rumah Parlemen Negara Group of Twenty (G20) pada 2022 mendatang.

“Perlu dilakukan pendekatan dengan para anggota P20 agar mereka semua dapat hadir dengan tingkat representasi tertinggi pada pertemuan P20 (G20) di Indonesia tahun depan,” kata Indra, Selasa (5/10/2021).

Menurutnya, Seventh Group of 20 Parliamentary Speakers’ Summit adalah acara eksklusif yang hanya dihadiri Ketua Parlemen dari negara-negara ekonomi terbesar dunia.

Baca juga: Rapat Ditunda, Hari Pencoblosan Pemilu 2024 Diputuskan Setelah DPR Reses

“Peran Parlemen menjadi semakin penting untuk mendorong kerja sama internasional lebih besar, karena politik luar negeri suatu negara merupakan perpanjangan dari pandangan politik di dalam negeri,” jelas Indra.

Ia mengatakan, dunia saat ini tengah dilanda masalah global yang semakin kompleks dan penting, sehingga memerlukan solidaritas global untuk menyelesaikannya.

“(Masalah dunia) tidak bisa diselesaikan oleh satu negara saja,” tutur Indra, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (6/10/2021).

Indra menjelaskan Seventh G20 Parliamentary Speakers’ Summit di Roma akan menghasilkan outcome document berupa pernyataan bersama dari seluruh Parlemen Negara G20.

Pernyataan bersama tersebut menekankan pada beberapa hal yang saling terkait yakni people, planet, prosperity, dan parliament yang merupakan fondasi bagi upaya pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: Puan Jajal Jet Tempur TNI AU dan Peroleh Wing Kehormatan

“Forum ini tepat untuk mendorong akses vaksin yang adil dan merata dari negara maju kepada negara berkembang. Karena semua negara maju produsen vaksin (akan) hadir di sini,” kata Indra.

Agenda Puan Maharani dalam Forum G20 di Roma


Sekjen DRR RI Indra Iskandar memaparkan, Ketua DPR RI Puan Maharani akan menyampaikan pendapat dalam tiga sesi.

Beberapa isu yang akan disampaikan Puan antara lain upaya kerja sama, kolaborasi, dan koordinasi dalam menghadapi tantangan global.

Puan juga akan berbicara mengenai pentingnya penguatan sistem dan pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, terutama bagi kaum perempuan dan penyandang disabilitas.

Hal tersebut merupakan respons terharap krisis sosial dan hilangnya pekerjaan akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

Lebih lanjut, Puan akan membahas isu pemulihan ekonomi hijau yang inklusif dan pentingnya mempersiapkan strategi untuk menjamin keamanan pangan.

Baca juga: KPI Harap Kasus MS Jadi Pertimbangan DPR Kembali Bahas RUU PKS

Dalam acara Seventh Group of 20 Parliamentary Speakers’ Summit di Roma, Puan juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa delegasi, antara lain Ketua Parlemen India His Excellency (H.E.) Om Birla dan Presiden Senat Italia Her Excellency (H.E.) Maria Elisabetta Alberti Casellati.

Pertemuan bilateral tersebut akan membahas peningkatan kerja sama kedua negara khususnya dalam ranah kerja sama antar parlemen dan upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB).

Menurut Indra, pertemuan bilateral dengan anggota G20 sangat diperlukan, terutama dengan Italia (tuan rumah G20 Parliamentary Summit 2021) dan India (tuan rumah G20 Parliamentary Summit 2023).

Hal tersebut dilakukan agar Indonesia mendapatkan masukan terkait tema dan program G20 pada 2022 mendatang, ketika Indonesia mendapat giliran sebagai tuan rumah.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Presidensi G20 Ciptakan Peluang Besar bagi Indonesia

Sebagai informasi, Pemerintah Indonesia saat ini masih terus mempersiapkan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022 yang mengangkat tema “Recover Together, Recover Stronger”.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan menerima tongkat estafet Presidensi G20 dari Perdana Menteri (PM) Italia pada 30-31 Oktober 2021 di Roma.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bharada E Sebut Kuat Maruf Diminta Sambo Kembali Kerja Usai Terkena Covid-19

Bharada E Sebut Kuat Maruf Diminta Sambo Kembali Kerja Usai Terkena Covid-19

Nasional
Turuti Skenario Ferdy Sambo, Bharada E Takut Bernasib seperti Yosua

Turuti Skenario Ferdy Sambo, Bharada E Takut Bernasib seperti Yosua

Nasional
Hampir 3 Bulan Dirawat di RSCM karena Gagal Ginjal Akut, Sheena Sadar tapi Tak Merespon Hingga Kini

Hampir 3 Bulan Dirawat di RSCM karena Gagal Ginjal Akut, Sheena Sadar tapi Tak Merespon Hingga Kini

Nasional
DPR Diminta Dalami Visi-Misi dan Komitmen HAM Calon Panglima TNI

DPR Diminta Dalami Visi-Misi dan Komitmen HAM Calon Panglima TNI

Nasional
Anggota Komisi I Yakin Yudo Margono Sosok Terbaik untuk Jadi Panglima TNI

Anggota Komisi I Yakin Yudo Margono Sosok Terbaik untuk Jadi Panglima TNI

Nasional
Richard Eliezer Sebut Tembakan Ferdy Sambo Hentikan Erangan Kesakitan Brigadir J

Richard Eliezer Sebut Tembakan Ferdy Sambo Hentikan Erangan Kesakitan Brigadir J

Nasional
Elektabilitas Masih Rendah, Nasdem Tak Bertumpu pada Anies untuk Tingkatkan Elektoral

Elektabilitas Masih Rendah, Nasdem Tak Bertumpu pada Anies untuk Tingkatkan Elektoral

Nasional
Mardani Sebut Rapat Majelis Syuro PKS Putuskan soal Capres Digelar Akhir Tahun

Mardani Sebut Rapat Majelis Syuro PKS Putuskan soal Capres Digelar Akhir Tahun

Nasional
AMN Pertama Diresmikan Presiden Jokowi, Kepala BIN: Model Rumah Kebinekaan NKRI

AMN Pertama Diresmikan Presiden Jokowi, Kepala BIN: Model Rumah Kebinekaan NKRI

Nasional
Indonesia Kalah Gugatan Ekspor Nikel di WTO, Jokowi: Kita Ajukan Banding

Indonesia Kalah Gugatan Ekspor Nikel di WTO, Jokowi: Kita Ajukan Banding

Nasional
Berdoa Usai Diminta Ferdy Sambo Tembak Brigadir J, Richard Eliezer: Tuhan Kalau Bisa Ubah Pikiran Pak Sambo

Berdoa Usai Diminta Ferdy Sambo Tembak Brigadir J, Richard Eliezer: Tuhan Kalau Bisa Ubah Pikiran Pak Sambo

Nasional
Alasan Bharada E Tak Tolak Perintah Ferdy Sambo: Saya Takut, Ini Jenderal Bintang Dua

Alasan Bharada E Tak Tolak Perintah Ferdy Sambo: Saya Takut, Ini Jenderal Bintang Dua

Nasional
KSAD Dudung dan KSAL Yudo Kompak Acungkan Jempol saat Ditanya soal Calon Panglima TNI

KSAD Dudung dan KSAL Yudo Kompak Acungkan Jempol saat Ditanya soal Calon Panglima TNI

Nasional
Soal Penghapusan Hak Pilih ASN, Anggota Komisi II: Tidak Boleh Ada Politisasi

Soal Penghapusan Hak Pilih ASN, Anggota Komisi II: Tidak Boleh Ada Politisasi

Nasional
Pengamat Militer Nilai KPK Perlu Izin Panglima TNI untuk Hadirkan Eks KSAU dalam Sidang Kasus Heli AW-101

Pengamat Militer Nilai KPK Perlu Izin Panglima TNI untuk Hadirkan Eks KSAU dalam Sidang Kasus Heli AW-101

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.