Jokowi ke Para Rektor: Urusan Makan Mahasiswa Harus Dicek Betul, Jangan Sampai Tidak Sehat

Kompas.com - 14/09/2021, 18:38 WIB
Presiden Joko Widodo berikan sambutan pada Dies Natalis Unand ke-65 Foto: Screenshoot VideoPresiden Joko Widodo berikan sambutan pada Dies Natalis Unand ke-65

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan para rektor perguruan tinggi untuk ikut memperhatikan kesehatan para mahasiswa.

Khususnya kesehatan asupan makanan mahasiswa saat belajar di kampus.

Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan pada Pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (14/9/2021).

Menurut Jokowi, tanggung jawab rektor meliputi hal-hal di dalam kampus dan juga di luar kampus.

"Urusan hal-hal yang kecil saja memang harus kita perhatikan. Urusan makan mahasiswa itu harus dicek betul," ujar Jokowi.

Dia lantas menceritakan pengalaman ketika masih duduk di bangku kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Jokowi, saat itu mahasiswa sering terjangkit penyakit tipes dan hepatitis.

Baca juga: Jokowi Teken Perpres 82/2021 Atur Dana Abadi Pesantren

Bahkan jumlahnya tak hanya satu atau dua mahasiswa, tapi dalam jumlah yang banyak.

Penyebabnya karena tempat makan di kampus saat itu belum menerapkan prinsip kebersihan secara baik.

"Mohon maaf saya ingat di UGM di Yogya, dulu sering sekali mahasiswa terkena penyakit bareng-barng apa Pak Rektor? Hepatitis, banyak. Kemudian apa ini Thypus," ungkap Jokowi.

"Karena apa? Warung-warung makan mahasiswa, yang saya juga dulu mengalami, kalau mencuci piringnya di ember, airnya satu ember dipakai (dari) pagi sampai tengah malam," lanjutnya.

Merujuk kejadian itu, Jokowi meminta para rektor memberikan akses air bersih yang baik bagi warung-warung makan di kampus.

Kepala Negara menekankan, hal itu penting untuk mencegah mahasiswa jatuh sakit.

Baca juga: Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, PPP Serahkan kepada Jokowi

Sebab menurutnya, mahasiswa yang unggul harus sehat jasmani, rohani sehingga mampu belajar dengan baik dan berprestasi.

"Mahasiswa kita jadi membawa penyakit semuanya. Hal-hal yang kecil ya tapi percuma kalau orang sepintar apapun kalau tidak sehat untuk apa?," tegas Jokowi.

"Yang tadi saya sampaikan unggul dan utuh. Sekali lagi tanggung jawab rektor ya di dalam kampus, ya di luar kampus," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Peran Perempuan Cegah Anak dari Ancaman Kejahatan Digital

Menteri PPPA Tekankan Pentingnya Peran Perempuan Cegah Anak dari Ancaman Kejahatan Digital

Nasional
52 Eks Pegawai KPK Hadir untuk Ikuti Sosialisasi Jadi ASN Polri

52 Eks Pegawai KPK Hadir untuk Ikuti Sosialisasi Jadi ASN Polri

Nasional
Azis Syamsuddin Didakwa Suap Eks Penyidik KPK Rp 3,6 Miliar

Azis Syamsuddin Didakwa Suap Eks Penyidik KPK Rp 3,6 Miliar

Nasional
Presiden Jokowi: Kita Harus Berwatak 'Trendsetter', Bukan 'Follower'

Presiden Jokowi: Kita Harus Berwatak "Trendsetter", Bukan "Follower"

Nasional
Jokowi: Globalisasi Lahirkan Hiperkompetisi, Kita Harus Memenangkannya

Jokowi: Globalisasi Lahirkan Hiperkompetisi, Kita Harus Memenangkannya

Nasional
Jokowi: Sekarang Kita Memimpin Negara-negara Terkaya...

Jokowi: Sekarang Kita Memimpin Negara-negara Terkaya...

Nasional
Beri Penghargaan Gratifikasi ke Individu, KPK: Kalau ke Lembaga Malah Kena OTT

Beri Penghargaan Gratifikasi ke Individu, KPK: Kalau ke Lembaga Malah Kena OTT

Nasional
Ketua DPR Minta Kebutuhan Warga Terdampak Erupsi Semeru Harus Jadi Prioritas

Ketua DPR Minta Kebutuhan Warga Terdampak Erupsi Semeru Harus Jadi Prioritas

Nasional
Jokowi: Kita Jadi Satu dari 5 Negara yang Berhasil Kendalikan Covid-19 di Level 1

Jokowi: Kita Jadi Satu dari 5 Negara yang Berhasil Kendalikan Covid-19 di Level 1

Nasional
Jokowi: Saat Lockdown di mana-mana, Kita Hati-hati Kendalikan Pandemi dan Ekonomi

Jokowi: Saat Lockdown di mana-mana, Kita Hati-hati Kendalikan Pandemi dan Ekonomi

Nasional
KPK: Kesadaran Melaporkan Gratifikasi Masih Rendah, 40 Persen Instansi Tidak Pernah Lapor

KPK: Kesadaran Melaporkan Gratifikasi Masih Rendah, 40 Persen Instansi Tidak Pernah Lapor

Nasional
Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Suap, Berikut Perjalanan Kasus Azis Syamsuddin

Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Suap, Berikut Perjalanan Kasus Azis Syamsuddin

Nasional
TNI AD: Hillary Lasut Kirim Surat Pembatalan Permintaan Ajudan ke KSAD

TNI AD: Hillary Lasut Kirim Surat Pembatalan Permintaan Ajudan ke KSAD

Nasional
Menko PMK Tegaskan Keselamatan Korban Erupsi Semeru Jadi Prioritas

Menko PMK Tegaskan Keselamatan Korban Erupsi Semeru Jadi Prioritas

Nasional
Novel Baswedan dkk Datang ke Mabes, Sosialisasi Jadi ASN Polri?

Novel Baswedan dkk Datang ke Mabes, Sosialisasi Jadi ASN Polri?

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.