Hingga 2022, Pemerintah Targetkan Peremajaan Sawit Rakyat di Lahan 540.000 Hektar

Kompas.com - 02/09/2021, 16:38 WIB
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan, pemerintah pada 2021 menargetkan program Peremajaan Sawit Rakyat menyasar tanah seluas 180.000 hektar dengan alokasi dana sebesar Rp 5,567 triliun.

Adapun, program ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat yang masih tergolong rendah.

"Sampai dengan 2022, pemerintah menargetkan peremajaan sawit rakyat pada lahan seluas 540.000 hektar," kata Ma'ruf dalam acara Panen Perdana Kelapa Sawit Program Peremajaan Sawit Rakyat yang disiarkan secara daring, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Tekan Angka Impor, Pengembangan Bahan Bakar dari Kelapa Sawit Terus Dilanjutkan

Ma'ruf mengatakan, untuk mencapai target tersebut, Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan industri sawit perlu bekerja bersama.

Menurut dia, diperlukan kerja sama yang erat oleh tiga pihak dalam rangka pengelolaan sawit berkelanjutan, yaitu pemerintah, swasta dan masyarakat.

"Sebagai penghasil kelapa sawit terbesar di dunia dan menguasai 55 persen pasar ekspor global, industri dan perkebunan kelapa sawit memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia," ujarnya.

"Industri dan perkebunan kelapa sawit mampu menciptakan kesempatan kerja yang cukup luas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terkait," kata Ma'ruf Amin.

Baca juga: Tingkat Kepuasan terhadap Maruf Amin di Bawah 50 Persen, Pengamat: Alarm Harus Dibunyikan

Terkait ekspor pertanian, kata Ma'ruf, saat ini angkanya meningkat sebesar 40,29 persen dibandingkan pada 2020 lalu.

Pada 2020, ekspor pertanian tumbuh 15,79 persen atau mencapai Rp 451,77 triliun dibanding dengan periode yang sama di tahun 2019.

"Khusus untuk ekspor komoditas kelapa sawit di tahun 2020 mencapai USD 22,97 miliar atau setara dengan Rp 321,5 triliun. Angka ini naik 13,6 persen dibandingkan tahun 2019," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.