Kompas.com - 18/08/2021, 16:10 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) global ShutterstockIlustrasi virus corona (Covid-19) global

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan bahwa virus corona akan tetap hidup menjadi sebuah endemi di dunia.

Hal itu disampaikan oleh Wiku berdasarkan survei yang dilakukan oleh Nature terhadap 100 ahli imunologi, firologi, dan peneliti penyakit menular.

Sebelumnya, pada Awal Maret 2021, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO juga telah memprediksi jika virus corona bisa menjadi penyakit endemi di sebuah wilayah, meskipun vaksinasi telah mulai dilakukan. 

Baca juga: Soal Pandemi Covid-19 Dapat Jadi Endemik, IDI: Masih Hipotesis

Apa artinya endemi?

Mengutip PublicHealth, endemi adalah wabah penyakit yang terjadi secara konsisten tetapi terbatas pada wilayah tertentu, sehingga penyebaran dan laju penyakit dapat diprediksi.

Artinya penyakit endemi selalu ada pada populasi atau wilayah tertentu. Contonya seperti malaria dan demam berdarah.

Berbicara soal endemi, hal ini tentunya tidak terlepas dari pandemi dan epidemi. Pandemi adalah suatu wabah yang menyebar secara luas di dunia, misalnya seperti Covid-19 saat ini.

Dalam situs satgas Covid-19 menyebutkan bahwa istilah pandemi terkesan menakutkan tapi sebenarnya itu tidak ada kaitannya dengan keganasan penyakit, tapi lebih pada penyebaran penyakitnya yang meluas di seluruh wilayah di dunia.

Sementara, epidemi mengacu pada wabah penyakit yang terjadi hanya pada satu atau lebih  kelompok atau wilayah geografis. Contohnya seperti campak.

Baca juga: Pemerintah Diminta Larang Pendatang dari Negara Endemik Varian Baru Virus Corona

Namun, penyakit epidemi tidak selalu penyakit yang menular. Ada penyakit yang tidak menular seperti obesitas, merokok, itu juga disebut sebagai penyakit epidemi.

Jika dianalogikan seperti ini: WHO mengumumkan pandemi karena ada suatu penyakit baru yang penularannya begitu cepat menyerang semua penduduk di dunia seperti Covid-19 sekarang.

Kemudian, ada wilayah yang telah berhasil mengendalikan Covid-19, artinya ada wilayah yang benar-benar bebas dari Covid-19 dan dianggap aman, maka WHO dapat mencabut status pandemi dan mengubahnya menjadi epidemi karena sebagian wilayah di dunia masih terjangkit Covid-19.

Dalam keadaan tertentu, epidemi dapat menyebabkan penyakit menjadi endemi yang artinya penyakit tersebut akan selalu ada di sekitar manusia. Itu sebabnya mengapa Covid-19 disebut berpeluang menjadi penyakit endemi.

Singkatnya pandemi merupakan wabah yang terjadi di seluruh dunia. Sedangkan epidemi hanya terjadi pada populasi di wilayah atau geografis tertentu dan bisa berkembang menjadi endemi atau penyakit yang akan selalu ada.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demokrat Setuju Usulan Masa Kampanye Pemilu 2024 Selama 120 Hari

Demokrat Setuju Usulan Masa Kampanye Pemilu 2024 Selama 120 Hari

Nasional
Anggota DPR Minta Kasus Kerangkeng Manusia Milik Bupati Langkat Diselidiki

Anggota DPR Minta Kasus Kerangkeng Manusia Milik Bupati Langkat Diselidiki

Nasional
UPDATE 26 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 60,34 Persen

UPDATE 26 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 60,34 Persen

Nasional
Periksa Ubedilah Badrun, KPK Dalami Laporan terhadap Gibran-Kaesang

Periksa Ubedilah Badrun, KPK Dalami Laporan terhadap Gibran-Kaesang

Nasional
KPK Tetapkan Eks Bupati Buru Selatan Jadi Tersangka Suap, Gratifikasi dan TPPU

KPK Tetapkan Eks Bupati Buru Selatan Jadi Tersangka Suap, Gratifikasi dan TPPU

Nasional
UPDATE 26 Januari 2022: 'Positivity Rate' Covid-19 Tembus 15 Persen

UPDATE 26 Januari 2022: "Positivity Rate" Covid-19 Tembus 15 Persen

Nasional
UPDATE 26 Januari: Masih Ada 8.849 Pasien Berstatus Suspek Covid-19

UPDATE 26 Januari: Masih Ada 8.849 Pasien Berstatus Suspek Covid-19

Nasional
KPK Sambut Gembira Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura

KPK Sambut Gembira Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Singapura

Nasional
Eks Tim Pemeriksa Pajak DJP Wawan Ridwan Diduga Lakukan Pencucian Uang Bersama Anaknya

Eks Tim Pemeriksa Pajak DJP Wawan Ridwan Diduga Lakukan Pencucian Uang Bersama Anaknya

Nasional
Bentrokan di Pulau Haruku, Polisi Libatkan Tokoh Masyarakat Maluku untuk Kendalikan Situasi

Bentrokan di Pulau Haruku, Polisi Libatkan Tokoh Masyarakat Maluku untuk Kendalikan Situasi

Nasional
UPDATE 26 Januari: Bertambah 2.582, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.127.662

UPDATE 26 Januari: Bertambah 2.582, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.127.662

Nasional
UPDATE 26 Januari: Pemerintah Laporkan 7 Kematian akibat Covid-19

UPDATE 26 Januari: Pemerintah Laporkan 7 Kematian akibat Covid-19

Nasional
Dari Pembunuhan sampai Korupsi, Ini 32 Kejahatan yang Pelakunya Bisa Diekstradisi

Dari Pembunuhan sampai Korupsi, Ini 32 Kejahatan yang Pelakunya Bisa Diekstradisi

Nasional
Wapres: Gunakan Narasi Kerukunan dalam Siarkan Agama, Bukan Konflik

Wapres: Gunakan Narasi Kerukunan dalam Siarkan Agama, Bukan Konflik

Nasional
UPDATE 26 Januari: Sebaran 7.010 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

UPDATE 26 Januari: Sebaran 7.010 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.