Lini Masa Aksi Pengibaran Bendera Putih dari Sejumlah Daerah di Indonesia...

Kompas.com - 04/08/2021, 17:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Fenomena kibaran bendera putih marak terjadi di sejumlah daerah dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Hal ini dilakukan oleh masyarakat dan pelaku usaha untuk mengetuk hati pemerintah agar mereka diperhatikan.

Aksi pengibaran bendera putih juga menjadi ungkapan kekecewaan terhadap penanganan Covid-19 yang belum berselaras dengan hajat ekonomi masyarakat, sekalipun bantuan sosial (bansos) tak henti dikucurkan.

Baca juga: Bendera Putih Jelang Hari Kemerdekaan, Ekspresi Kegelisahan Warga Tedampak Pandemi...

Sosiolog Universitas Negeri Semarang, Fulia Aji Gustaman, memaknai aksi pengibaran bendera putih itu sebagai ekspresi kegelisahan warga atas realitas terkini.

Dalam teori interaksionisme simbolik, simbol-simbol tertentu dipakai untuk mengekspresikan kekhawatiran secara tersirat.

”Dalam konteks perang, bendera putih dikibarkan satu pihak sebagai tanda menyerah. Adapun pengibaran oleh pelaku usaha di Tegal jadi pesan tersirat bahwa mereka sudah tidak sanggup menahan serangan pandemi dan dampaknya,” kata Aji seperti yang dikutip dari Kompas.id, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Kunjungi Pasar Tanah Abang, Wakil Ketua DPR: Pedagang Tak Ingin Kibarkan Bendera Putih

Menurut catatan Kompas, aksi ini bermula dari warga Bali yang mengibarkan bendera putih di rumah agar mendapat bantuan dari pemerintah.

Kemudian aksi pengibaran bendera putih juga terjadi di Pasar Tanah Abang. Aksi di kawasan pasar terbesar itu pun viral di media soial dan menjadi perbincangan warganet. 

Hal serupa juga sempat beredar luas di media sosial saat puluhan tiang berbendera putih memenuhi sisi jalan kawasan Malioboro, Yogyakarta.

Bendera putih tersebut dikibarkan para PKL Malioboro yang lapaknya sepi dari kunjungan wisatawan. Namun, tak lama petugas datang dan membereskan tiang-tiang bendera itu dengan alasan mengganggu ketertiban.

Baca juga: Tanda Tanya Bendera Putih di Pasar Tanah Abang Bentuk Protes PPKM, Siapa Pelakunya?

Rentetan aksi pengibaran bendera putih oleh pelaku usaha kecil juga terjadi di beberapa destinasi wisata yang sepi pengunjung karena adanya PPKM, seperti di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Di Bandung, gabungan pengusaha restoran dan kafe secara serentak melakukan pengibaran bendera putih sebagai wujud dari protes kebijakan pembatasan.

Berikut aksi pengibaran bendera putih di sejumlah daerah yang dikutip dari Data Litbang Kompas:

23 Juli 2021

  • Warga Bali mengibarkan bendera putih di rumah agar mendapat bantuan pangan.

24 Juli 2021

  • Bendera putih berkibar di kawasan Tanah Abang, Jakarta sebagai simbol pedang menyerah pada kondisi pandemi.
  • Pedagang kuliner di Kota Medan mengibarkan bendera putih sebagai simbol menyerah dan belum mendapat perhatian pemerintah.

25 Juli 2021

  • Ratusan pelaku wisata di Mojokerto, Jawa Timur mengibarkan bendera putih akibat usahanya babak belur terpukul pandemi.

29 Juli 2021

  • Pengusaha kafe dan restoran di Bandung secara serempak mengibarkan bendera putih sebagai bentuk protes kebijakan pembatasan dari pemerintah.
  • Pelaku UMKM di Kota Padang, Sumatera Barat menggelar aksi dan mengibarkan bendera putih sebagai bentuk protes pada kebijakan penanganan pandemi.

30 Juli 2021

  • PKL Kawasan Malioboro, Yogyakarta mengibarkan bendera putih sebagai simbol menyerah pada situasi pandemi.
  • Pelaku usaha di kawasan wisata Guci Tegal, Jawa Tengah kibarkan bendera putih karena usahanya tak lagi dapat bertahan.
  • Puluhan pedagang eks Pelabuhan Ampenan, Lombok, NTB kibarkan bendera putih karena sepi pembeli.

1 Agustus 2021

  • Sejumlah pedagang di kawasan wisata Pantai Balon Indramayu, Jawa Barat mengibarkan bendera putih sebagai protes dan menyerah menghadapi PPKM.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.