UPDATE: 3,4 Kasus Covid-19 dan Target Pemerintah Beri 1,2 Juta Dosis Vaksin Per Hari

Kompas.com - 03/08/2021, 05:19 WIB
Warga melintas di mural saat mengikuti serbuan vaksinasi COVID-19 di lapangan thor Gelora Pancasila Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/7/2021). Komando Armada (Koarmada) II bersama Pemerintah kota Surabaya melakukan vaksinasi COVID-19 sebanyak 25.000 dosis untuk masyarakat Surabaya guna mewujudkan kekebalan komunal atau 'herd immunity' menuju Indonesia sehat. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/aww. ANTARA FOTO/Umarul FaruqWarga melintas di mural saat mengikuti serbuan vaksinasi COVID-19 di lapangan thor Gelora Pancasila Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/7/2021). Komando Armada (Koarmada) II bersama Pemerintah kota Surabaya melakukan vaksinasi COVID-19 sebanyak 25.000 dosis untuk masyarakat Surabaya guna mewujudkan kekebalan komunal atau 'herd immunity' menuju Indonesia sehat. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/aww.

JAKARTA,KOMPAS.com – Infeksi virus corona hingga kini masih terus terjadi. Berdasarkan data terbaru pemerintah, Senin (2/8/2021), terjadi penambahan kasus Covid-19 harian sebanyak 22.404 Orang.

Dengan penambahan itu total kasus itu terdapat 3.462.800 kasus Covid-19 di Indonesia sejak pertama kali diumumkan pada 2 Maret lalu.

Di lain sisi kasus kesembuhan juga terus terjadi. Berdasarkan data yang diterima wartawan pada Senin sore, sebanyak 32.807 orang dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona.

Baca juga: UPDATE: Sebaran 1.568 Kasus Kematian Covid-19, Paling Tinggi di Jatim

Dengan capaian tersebut, maka secara kumulatif tercatat 2.842.345 orang telah dinyatakan sembuh dari penyakit yang disebabkan virus Corona tersebut.

Namun angka kematian masih cenderung tinggi, pada periode 1-2 Agustus 2021, sebanyak 1.568 orang tutup usia akibat Covid-19.

Maka hingga kini pasien meninggal akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 97.291 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Data pemerintah menunjukan adanya 545.447 kasus aktif Covid-19. Selain itu terdapat 109.374 orang berstatus suspek.

Hasil itu ditemukan pemerintah setelah menghitung 151.216 spesimen dari 106.785 orang yang diperiksa per hari.

Baca juga: UPDATE 2 Agustus: Sebaran 22.404 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi Jawa Tengah

Hasilnya menunjukan bahwa positivity rate sebanyak 20,98 persen

Namun, jika penghitungan positivity rate hanya dari proses testing yang melalui metode swab PCR dan TCM maka presentasenya mencapai 39,48 persen.

Target vaksinasi capai 10,05 persen

Pemerintah menyebut hingga saat ini terdapat 20.934.425 orang yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua.

Maka presentase vaksinasi telah mencapai angka 10,05 persen dari total target sasaran vaksinasi.

Adapun sebanyak 47.686.483 orang atau sebesar 22,90 persen sudah disuntik vaksinasi dosis pertama.

Target pemerintah untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity adalah dengan melakukan vaksinasi pada 208.265.720 orang.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi  memberi sambutan saat menerima bantuan 500 ton oksigen dari Indonesia Morowali Industrial Park di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (6/7/2021). Menteri Kesehatan, Budi Gunadi memberi sambutan saat menerima bantuan 500 ton oksigen dari Indonesia Morowali Industrial Park di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (6/7/2021).

 

Target vaksinasi 1,2 juta dosis per hari

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut ada 7 wilayah aglomerasi di Jawa dan Bali yang menjadi konsentrasi vaksinasi.

Budi menyebut wilayah tersebut merupakan wilayah dengan kasus aktif dan angka kematian Covid-19 tinggi.

"Jabodetabek, Bandung Raya, Semarang Raya, Solo Raya, Yogyakarta, Surabaya Raya dan juga Malang Raya dan Bali itu adalah daerah yang tingkat kasus aktifnya paling tinggi dan juga kematiannya paling tinggi," terang Budi, Selasa sore.

Budi menuturkan, jika rata-rata ketujuh wilayah tersebut melakukan 382.000 suntikan per hari, mulai Agustus ini pemerintah akan menargetkan 1,2 juta dosis per hari.

Selain itu Budi menjelaskan bahwa saat ini pemerintah telah menerima 90 juta dosis vaksin atau sekitar 22 persen dari total kebutuhan.

Baca juga: Menkes: 72 Juta Dosis Vaksin Tiba pada Agustus, Vaksinasi Bisa Dipercepat

Budi mengatakan bahwa pemerintah akan mendapatkan 70 juta dosis vaksin lagi yang kedatangannya belum dapat dipastikan.

Namun, ia mengklaim pada bulan Agustus hingga Desember nanti pemerintah akan mendatangkan 331 juta vaksin Covid-19.

"Tapi total kalau semuanya bisa kita peroleh Agustus-Desember itu sekitar 331 juta dosis vaksin, bandingkan ini hampir empat kali lipat dari apa yang kita peroleh di bulan Januari sampai Juni," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Ungkap Modus Pelanggaran Pengguanaan PeduliLindungi, 1 Rombongan Cuma 1 Orang yang 'Scanning'

Luhut Ungkap Modus Pelanggaran Pengguanaan PeduliLindungi, 1 Rombongan Cuma 1 Orang yang "Scanning"

Nasional
Dirut PT INKA Pastikan Pengujian LRT Jabodebek Tetap Berjalan Usai Peristiwa Tabrakan

Dirut PT INKA Pastikan Pengujian LRT Jabodebek Tetap Berjalan Usai Peristiwa Tabrakan

Nasional
Soal Kemenag 'Hadiah' untuk NU, Politisi PKB Minta Menteri Yaqut Perbaiki Komunikasi

Soal Kemenag "Hadiah" untuk NU, Politisi PKB Minta Menteri Yaqut Perbaiki Komunikasi

Nasional
Pakar: Rachel Vennya Bisa Dikenakan Sanksi Denda Terkait Nopol 'RFS'

Pakar: Rachel Vennya Bisa Dikenakan Sanksi Denda Terkait Nopol "RFS"

Nasional
Azis Syamsuddin Bantah 3 Saksi Lain, Hakim: Ada yang Beri Keterangan Palsu

Azis Syamsuddin Bantah 3 Saksi Lain, Hakim: Ada yang Beri Keterangan Palsu

Nasional
Tabrakan LRT Jabodetabek, Dirut PT INKA: Masinis Alami Luka Ringan

Tabrakan LRT Jabodetabek, Dirut PT INKA: Masinis Alami Luka Ringan

Nasional
Dirut PT INKA Ungkap Kronologi Tabrakan LRT di Cibubur, Duga Disebabkan 'Human Error'

Dirut PT INKA Ungkap Kronologi Tabrakan LRT di Cibubur, Duga Disebabkan "Human Error"

Nasional
Hakim Pertanyakan Alasan Azis Syamsuddin Pinjamkan Rp 200 Juta ke Eks Penyidik KPK

Hakim Pertanyakan Alasan Azis Syamsuddin Pinjamkan Rp 200 Juta ke Eks Penyidik KPK

Nasional
Tes PCR Akan Diberlakukan di Seluruh Moda Transportasi

Tes PCR Akan Diberlakukan di Seluruh Moda Transportasi

Nasional
Luhut Minta Semua Pihak Disiplin Terapkan Prokes meski Kasus Covid-19 Menurun

Luhut Minta Semua Pihak Disiplin Terapkan Prokes meski Kasus Covid-19 Menurun

Nasional
Waketum: Kader Nasdem Tak Ada yang Genit di Kabinet, apalagi Ingin Maju Capres

Waketum: Kader Nasdem Tak Ada yang Genit di Kabinet, apalagi Ingin Maju Capres

Nasional
Nasdem Anggap Wajar Menteri-menteri Jokowi Masuk Bursa Capres

Nasdem Anggap Wajar Menteri-menteri Jokowi Masuk Bursa Capres

Nasional
Presiden Jokowi Akan Hadiri Sejumlah KTT ASEAN, G-20, hingga COP26

Presiden Jokowi Akan Hadiri Sejumlah KTT ASEAN, G-20, hingga COP26

Nasional
RI Terima 684.400 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru

RI Terima 684.400 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru

Nasional
Pengawasan Prokes di Lapangan Lemah, Luhut: Kita Jangan Membohongi Diri Sendiri

Pengawasan Prokes di Lapangan Lemah, Luhut: Kita Jangan Membohongi Diri Sendiri

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.