Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/08/2021, 21:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dari Agustus hingga Desember 2021, Indonesia akan kedatangan 258 juta dosis vaksin.

Rinciannya, 72,5 juta dosis akan diterima bulan ini, 70,8 juta dosis akan diterima September, 40,6 juta dosis vaksin akan diterima Oktober, 35,8 juta dosis vaksin akan tiba November, dan 38,6 juta dosis vaksin akan diterima Desember.

"80 persen itu datangnya Agustus sampai Desember 258 juta sudah pasti," kata Budi dalam konferensi pers secara virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Menkes: Baru 22 Persen Vaksin yang Diterima, Sisanya pada Agustus-Desember

Adapun berdasarkan jenis vaksinnya, total vaksin Sinovac yang akan diterima dari Agustus-Deptember sebanyak 97,9 juta dosis vaksin, AstraZeneca sebanyak 18,9 juta dosis vaksin.

Kemudian, vaksin Covid-19 melalui skema Covax/Gavi sebanyak 85,2 juta dosis vaksin, Moderna sebanyak 6,5 juta, dan Pfizer sebanyak 50 juta dosis vaksin.

Selain itu, Budi mengatakan, masih ada sebanyak 70 juta dosis vaksin yang akan diterima pemerintah. Namun, kedatangannya belum dapat dipastikan.

Berdasarkan hal tersebut, Budi menyebut, laju vaksinasi Covid-19 harus ditingkatkan di seluruh daerah, terutama di daerah yang mengalami kenaikan kasus positif Covid-19 dan kasus kematian yang cukup signifikan.

Ia mengatakan, ada tujuh daerah aglomerasi yang menjadi konsentrasi pelaksanaan vaksinasi. Ketujuh daerah tersebut terdapat di Jawa dan Bali.

"Jabodetabek, Bandung Raya, Semarang Raya, Solo Raya, Yogyakarta, Surabaya Raya, dan juga Malang Raya dan Bali itu adalah daerah yang tingkat kasus aktifnya paling tinggi dan juga kematiannya paling tinggi," tutur dia.

Baca juga: Studi: Vaksin AstraZeneca Tak Terbukti Memicu Peningkatan Kasus Pembekuan Darah

Budi juga mengatakan, jika ketujuh daerah aglomerasi tersebut biasanya melakukan 382.000 suntikan vaksin per hari, mulai Agustus ini suntikan harus ditingkatkan mencapai 1,2 juta per hari.

"Kami berharap bahwa rekan-rekan akan bisa terus bekerja sama dengan TNI, Polri, kepala daerah, Kemudian semua civil society, organisasi masyarakatnya, penting kita vaksin seluruh rakyat kita bersama-sama dengan cepat sesuai dengan arahan bapak presiden," ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.