Kompas.com - 09/07/2021, 17:17 WIB
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat membuka Konferensi Nasional Sishankamrata Abad ke-21 yang berlangsung di Universitas Pertahanan (Unhan), Bogor, Jawa Barat, Senin (14/6/2021). Kementerian PertahananMenteri Pertahanan Prabowo Subianto saat membuka Konferensi Nasional Sishankamrata Abad ke-21 yang berlangsung di Universitas Pertahanan (Unhan), Bogor, Jawa Barat, Senin (14/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.comMenteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk mengurangi mobilitas di tengah pandemi Covid-19.

Prabowo berpandangan, pengurangan mobilitas merupakan cara untuk melandaikan penyebaran kasus harian Covid-19.

“Cara satu-satunya menurunkan angka infeksi (Covid-19) adalah mengurangi mobilitas yang tidak perlu sekali. Jadi benar kita harus patuh kepada pimpinan, pejabat-pejabat pemerintah,” kata Prabowo dalam webinar bertajuk Optimalisasi Industri Pertahanan Dalam Konteks Kepentingan Nasional RI di Abad 21, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Gerindra: Prabowo Sudah Divaksinasi dan Ajak Pendukungnya Vaksinasi Covid-19

Ketua Umum Partai Gerindra ini juga mengimbau masyarakat tidak panik dan disiplin terhadap kebijakan penanganan Covid-19.

“Kita optimistis, jangan panik. Bahaya ini bisa kita atasi dan akan kita atasi. Tapi tentunya kita harus disiplin,” ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, ia meminta peran tokoh masyarakat agar tidak menimbulkan ketegangan, melainkan memberikan kesejukan dan ketenangan di masyarakat.

Prabowo juga mengimbau semua pihak mengesampaingkan perbedaan pandangan di tengah pandemi.

Ia berharap, kekompakan dapat tetap terjaga selama pandemi melanda Tanah Air.

“Kita harus tinggalkan perbedaan-perbedaan. Kita jangan menghujat siapapun, mengkritik dengan baik tapi tolong kita harus mencapai atau membangun suatu ketenangan, kekompakanm,” ujar dia.

Baca juga: Survei Sebut Eks Pendukung Prabowo Banyak Tak Percaya Vaksin, Gerindra Sudah Imbau Vaksinasi

Diketahui, situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air masih menunjukan kondisi yang memprihatinkan.

Hal ini terlihat dari adanya peningkatan angka penambahan kasus yang diupdate pemerintah setiap harinya.

Atas adanya lonjakan Covid-19 belakangan waktu ini, pemerintah sudah menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di wilayah Jawa dan Bali, mulai 3 sampai 20 Juli 2021.

Sementara, daerah di luar Jawa dan Bali menerapkan kebijakan PPKM berskala mikro yang diperketat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.