Pertemuan PKS-PDI-P, Ketika Partai Pemerintah dan Oposisi Sepakat Bangun Kerja Sama

Kompas.com - 28/04/2021, 11:29 WIB
PKS dan PDI-P melakukan silaturahmi membahas sejumlah isu kebangsaan di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Selasa (27/4/2021) (sumber foro: Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera) KOMPAS.com/RAHEL NARDAPKS dan PDI-P melakukan silaturahmi membahas sejumlah isu kebangsaan di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Selasa (27/4/2021) (sumber foro: Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada kejadian menarik yang menjadi perhatian masyarakat pada Selasa (27/4/2021), ketika dua partai politik yang dikenal berseberangan dalam pandangan politik saling bertemu.

Dua partai ini adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan PDI-P. Dua partai ini memang dikenal sebagai partai oposisi dan partai pemerintah.

Kerap kali bertabrakan dalam pandangan dan sikap untuk kebijakan pemerintah seolah dipatahkan pada pertemuan kemarin di Kantor DPP PDI-P Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Baca juga: PKS Silaturahmi dengan PDI-P Bahas Penanganan Covid-19 hingga Peningkatan Kualitas Pemilu

Ada berbagai isu yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Mulai dari pandemi Covid-19 hingga berbagi pengalaman untuk kemajuan bangsa.

Keduanya pun bahkan telah menyepakati beberapa hal dalam pertemuan. Salah satunya sepakat untuk bangun kerja sama menghadapi krisis akibat pandemi.

Komunikasi politik

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto menerima dengan baik kedatangan jajaran DPP PKS ke kantor DPP PDI-P.

Pihaknya, kata dia, menyambut terbuka kunjungan kerja jajaran DPP PKS tersebut.

Ia menilai, komunikasi politik memang sudah harus dilakukan, terlebih berbicara atau berbagi untuk kemajuan bangsa.

Baca juga: Bertemu PDI-P, PKS: Kami Oposisi yang Merajut Semangat Kebangsaan

Untuk itu, PDI-P sangat menghormati posisi PKS yang berada di luar pemerintahan.

"Walau berbeda posisi di pemerintahan, bukan berarti tak ada ruang untuk dialog," ucap Hasto, Selasa (27/4/2021).

Hasto juga mengaku telah lama mengenal sosok Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Alhabsyi. Dia mengatakan, Aboe Bakar merupakan rekan yang sudah dikenalnya lama saat masih di DPR.

"Ini kawan saya saat di DPR, kami sering berkomunikasi," ujarnya.

Serasa di rumah sendiri

Diterima dengan baik sebagai tamu, PKS pun mengaku sangat berbahagia bisa hadir ke kantor partai berlogo kepala banteng moncong putih itu.

Aboe Bakar mengatakan, pihaknya seperti berada di rumah sendiri saat berkunjung silaturahmi ke Kantor DPP PDI-P.

"Kita datang ke sini seperti sedang berada di rumah sendiri. Terasa penuh dengan berkah," kata Aboe.

Baca juga: Kunjungan Silaturahmi ke PDI-P, PKS: Serasa Rumah Sendiri

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Jabodetabek Gugat Juliari Batubara Terkait Korupsi Bansos

Warga Jabodetabek Gugat Juliari Batubara Terkait Korupsi Bansos

Nasional
Toeti Heraty, Pendiri Jurnal Perempuan Sekaligus Guru Besar UI Meninggal Dunia

Toeti Heraty, Pendiri Jurnal Perempuan Sekaligus Guru Besar UI Meninggal Dunia

Nasional
YLBHI: TWK Pegawai KPK Itu Litsus di Pemerintahan Saat Ini

YLBHI: TWK Pegawai KPK Itu Litsus di Pemerintahan Saat Ini

Nasional
Marak Pekerja Anak di Indonesia, Ini Langkah Kemenaker Mengatasinya

Marak Pekerja Anak di Indonesia, Ini Langkah Kemenaker Mengatasinya

Nasional
Panglima TNI Ingatkan Pangdam Jaya hingga Kepala RSD Wisma Atlet Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Jakarta

Panglima TNI Ingatkan Pangdam Jaya hingga Kepala RSD Wisma Atlet Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Jakarta

Nasional
Penambahan Covid-19 dan Tingginya Lonjakan Kasus di Pulau Jawa

Penambahan Covid-19 dan Tingginya Lonjakan Kasus di Pulau Jawa

Nasional
Ini Kata Novel Baswedan soal TWK KPK yang Dikaitkan dengan Pilpres 2024

Ini Kata Novel Baswedan soal TWK KPK yang Dikaitkan dengan Pilpres 2024

Nasional
[POPULER NASIONAL] Sidang Etik Lili Pintauli jika Cukup Bukti | Megawati Dicap Komunis

[POPULER NASIONAL] Sidang Etik Lili Pintauli jika Cukup Bukti | Megawati Dicap Komunis

Nasional
 Novel Sebut TWK Jadi Cara Pamungkas Habisi Pemberantasan Korupsi di KPK

Novel Sebut TWK Jadi Cara Pamungkas Habisi Pemberantasan Korupsi di KPK

Nasional
Soeharto Pernah Minta Muhammadiyah Jadi Partai Politik, tapi Ditolak Ketum

Soeharto Pernah Minta Muhammadiyah Jadi Partai Politik, tapi Ditolak Ketum

Nasional
Yang Perlu Diketahui soal Profesor, Gelar yang Diperoleh Megawati dari Unhan

Yang Perlu Diketahui soal Profesor, Gelar yang Diperoleh Megawati dari Unhan

Nasional
Novel Sudah Pernah Minta Hasil Asesmen TWK KPK, tapi Tidak Diberikan

Novel Sudah Pernah Minta Hasil Asesmen TWK KPK, tapi Tidak Diberikan

Nasional
Anggota DPR: Pemerintah Harusnya Pikirkan Ketersediaan Pangan Tercukupi

Anggota DPR: Pemerintah Harusnya Pikirkan Ketersediaan Pangan Tercukupi

Nasional
Akselerasi Penurunan Kemiskinan secara Inklusif, Mensos Ajak Penerima Bansos Manfaatkan SKA

Akselerasi Penurunan Kemiskinan secara Inklusif, Mensos Ajak Penerima Bansos Manfaatkan SKA

Nasional
Busyro Muqoddas: Birokrasi Indonesia adalah Produk Demokrasi Pilkada Transaksional

Busyro Muqoddas: Birokrasi Indonesia adalah Produk Demokrasi Pilkada Transaksional

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X