Sekjen Gerindra: NU dalam Sejarahnya Selalu Hadir di Tengah Kehidupan Bangsa

Kompas.com - 07/03/2021, 21:18 WIB
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani. KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANASekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyebut, organisasi masyarakat (ormas) Nahdlatul Ulama (NU) dalam sejarahnya selalu hadir di tengah kehidupan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Muzani saat menghadiri pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Tangerang yang juga dihadiri Ketua Harian PBNU Marsudi Suhud, Minggu (7/3/2021).

"Kita bersyukur kepada Tuhan, NU dalam sejarahnya tanpa diminta selalu hadir di tengah-tengah kehidupan bangsa," ujar Muzani dalam keterangan tertulis, Minggu (7/3/2021).

Baca juga: Harlah NU Ke-98, Ketua Umum PBNU: Kami Bantu Sukseskan Penanganan Pandemi Covid-19

Muzani mengatakan, sebagai bangsa yang majemuk dan berbhineka, Indonesia sesungguhnya rawan perpecahan.

Mengingat, Indonesia mempunyai beragam etnis, ras, bahasa, dan agama. Hal tersebut sangat berpotensi untuk pecah dan terbelah.

"Tetapi para ulama dan kiai NU tidak pernah berhenti dalam menyebarkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin. Dalam sejarahnya, para ulama dan kyai selalu menebarkan persatuan, persaudaraan, dan persahabatan di tengah-tengah kehidupan bangsa," kata Muzani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena itu, kata Muzani, Indonesia berhutang kepada NU atas jasa-jasanya.

Baca juga: Jokowi: NU Hampir 1 Abad Tumbuh Kokoh di Indonesia...

Menurut dia, berbagai elemen masyarakat selama ini telah berjuang untuk tetap mempersatukan Indonesia.

Perjuangan tersebut salah satunya yang dilakukan para ulama dan kiai NU.

"Perjuangan para ulama dan kiai dalam memperjuangkan persatuan, perdamaian, persaudaraan tidak lah mudah, tantangannya berat. Mereka kerap disalahpahami, salah arti, bahkan di-bully oleh sejumlah pihak," kata dia.

"Namun para kiai, tidak pernah berhenti dan tidak pernah berputus asa untuk terus menebarkan persatuan dan kesatuan bangsa, dan hasilnya sekarang kita rasakan," ucap Muzani.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.