Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi: NU Hampir 1 Abad Tumbuh Kokoh di Indonesia...

Kompas.com - 27/02/2021, 21:33 WIB
Dian Erika Nugraheny,
Krisiandi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam puncak peringatan harlah ke-98 Nahdatul Ulama (NU) pada Sabtu (27/2/2021) malam.

Dalam sambutan yang disampaikan secara virtual itu, Jokowi mengingatkan bahwa keberadaan NU di Indonesia telah mendekati satu abad atau 100 tahun.

"Puncak harlah ke-98 NU hari ini, sekaligus mengingatkan kita bahwa dua tahun lagi, kita akan menyongsong satu abad NU. NU hampir satu abad telah tumbuh kokoh di negara kita dengan komitmen kokoh dan kebangsaan yang kuat," ujar Jokowi dalam tayangan yang dipantau dari NU Channel, Sabtu malam.

Baca juga: Dalam Sidang, Refly Harun Ungkap Alasannya Bertanya soal NU ke Gus Nur

Presiden Jokowi mengucapkan selamat hari lahir kepada NU. Dia berharap harlah NU akan menjadi wasilah (medium) untuk mengukuhkan tali persaudaraan.

"Yang merupakan modal utama ketangguhan bangsa Indonesia," lanjutnya.

Jokowi kemudian menyebut salah satu slogan NU yakni "Hubbul wathon minal iman" (cinta tanah air adalah bagian dari iman).

Baca juga: Cucu Pendiri NU Dikukuhkan Jadi Waketum Partai Gerindra

Dia menyebut slogan itu sebagai benteng terdepan dalam membela Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

"Yang selalu konsisten menebarkan toleransi , kesejukan dan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia yang semakin majemuk," tambahnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pemerintah dan Komisi I Sepakat Bentuk Panja Bahas Ratifikasi Kerjasama Pertahanan Indonesia dengan 5 Negara

Pemerintah dan Komisi I Sepakat Bentuk Panja Bahas Ratifikasi Kerjasama Pertahanan Indonesia dengan 5 Negara

Nasional
Menkominfo: Elaelo Akan Gantikan X Itu Tidak Benar

Menkominfo: Elaelo Akan Gantikan X Itu Tidak Benar

Nasional
PAN Senang Jika PKS Gabung Koalisi Prabowo pada Pilkada Jakarta 2024

PAN Senang Jika PKS Gabung Koalisi Prabowo pada Pilkada Jakarta 2024

Nasional
Jokowi Harap Pompanisasi Tingkatkan Produksi Padi Hingga 1,3 Juta Ton di Jateng

Jokowi Harap Pompanisasi Tingkatkan Produksi Padi Hingga 1,3 Juta Ton di Jateng

Nasional
Pejabat Kementan Patungan Rp 800 Juta untuk Firli Bahuri

Pejabat Kementan Patungan Rp 800 Juta untuk Firli Bahuri

Nasional
Lagi, Caleg Terpilih Lepas Kursi Dewan, Kali Ini Mirati Dewaningsih dari DPD

Lagi, Caleg Terpilih Lepas Kursi Dewan, Kali Ini Mirati Dewaningsih dari DPD

Nasional
15.120 Bungkus Minyak Goreng Murah Bakal Disebar ke Sejumlah Kelurahan di Jakarta

15.120 Bungkus Minyak Goreng Murah Bakal Disebar ke Sejumlah Kelurahan di Jakarta

Nasional
PKS Klaim Ditawari Posisi Cawagub DKI oleh KIM, Gerindra: Belum Ada Tawaran Resmi

PKS Klaim Ditawari Posisi Cawagub DKI oleh KIM, Gerindra: Belum Ada Tawaran Resmi

Nasional
Jokowi Sebut Kekeringan Panjang Diprediksi Terjadi Juli-Oktober 2024

Jokowi Sebut Kekeringan Panjang Diprediksi Terjadi Juli-Oktober 2024

Nasional
KPU Tunggu Irman Gusman Umumkan Diri sebagai Eks Napi Korupsi hingga 21 Juni

KPU Tunggu Irman Gusman Umumkan Diri sebagai Eks Napi Korupsi hingga 21 Juni

Nasional
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata Disebut Minta SYL Bantu Kampungnya

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata Disebut Minta SYL Bantu Kampungnya

Nasional
Ditanya Soal Pilkada Jateng, Jokowi: Tanyakan ke Partai Politik

Ditanya Soal Pilkada Jateng, Jokowi: Tanyakan ke Partai Politik

Nasional
Demokrat Tak Tahu Koalisi Prabowo Tawarkan Kursi Cawagub DKI ke PKS

Demokrat Tak Tahu Koalisi Prabowo Tawarkan Kursi Cawagub DKI ke PKS

Nasional
Koalisi Prabowo Tawarkan Cawagub Jakarta ke PKS, Pengamat: Upaya Memecah Koalisi Anies

Koalisi Prabowo Tawarkan Cawagub Jakarta ke PKS, Pengamat: Upaya Memecah Koalisi Anies

Nasional
Jokowi Siapkan Pompanisasi, Bagi-bagi Pompa Air untuk Tekan Impor Beras

Jokowi Siapkan Pompanisasi, Bagi-bagi Pompa Air untuk Tekan Impor Beras

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com