KILAS

Peringati HPN 2021, DPR Sebut Pers sebagai Pilar Demokrasi di Era Reformasi

Kompas.com - 08/02/2021, 14:09 WIB

KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) M Azis Syamsuddin menyebut, pers di era reformasi sebagai salah satu pilar demokrasi setelah lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Pasalnya, pers merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan berdemokrasi di Indonesia, terutama dalam melakukan fungsi kontrol terhadap pemerintah.

“Kami harapkan pers dapat menciptakan kualitas demokrasi yang lebih baik dan terus memperhatikan prinsip etika jurnalistik,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Senin (8/2/2021).

Baca juga: Revisi UU Pemilu Hanya Ramai di Parlemen, DPR Diminta Dengar Aspirasi Penyelenggara

Pernyataan tersebut disampaikan Azis dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dan milad Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-75.

Adapun tema HPN yang diangkat pada 2021, yaitu “Bangkit dari Pandemi, Pers sebagai Akselerator Perubahan dan Pemulihan Ekonomi”.

Azis berharap, di tengah pandemi Covid-19, pers bisa terus berkontribusi mengawal demokrasi. Tak hanya itu, demi kemajuan bangsa, pers diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi melalui informasi yang membangun.

Baca juga: Wakil Ketua DPR RI Korpolkam Ingin Aturan Seragam Sekolah Baru Segera Dijalankan

“Oleh karenanya, pers harus selalu menyampaikan informasi secara objektif, membangun, dan mengedukasi masyarakat,” katanya.

Selain itu, lanjut Azis, pers harus dapat membantu program pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui pemberitaan edukatif di tengah masyarakat.

Azis yakin, dengan adanya dukungan dari pers, maka kesehatan masyarakat Indonesia dan percepatan ekonomi nasional (PEN) akan segera terwujud.

Baca juga: Anggota Komisi III DPR Minta Kejati Kalsel Hukum Berat Perkara Narkoba

“Soal Covid-19, saya minta pers dapat menangkal informasi hoaks (berita bohong) yang marak terjadi di sosial media (sosmed). Misalnya, soal vaksin dan sebagainya,” imbuh Azis.

Aziz menekankan, pers harus bisa meluruskan berita-berita tidak benar yang sedang marak saat ini. Dengan demikian, maka akan tercipta kondisi kondusif di tengah masyarakat.

"Terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang dialami oleh negara-negara di seluruh dunia, pers harus dapat menjadi penyambung informasi yang baik kepada masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Hari Kanker Sedunia, DPR Minta Pelayanan Kesehatan terhadap Pasien Tak Terganggu

Lebih lanjut, Aziz mengimbau insan pers untuk selalu menjaga kesehatan dan imun tubuh melalui penerapan protokol kesehatan (prokes).

"Kita harus selalu ingat bahwa ada keluarga atau orang-orang dekat yang sedang menanti di rumah," kata Azis.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.