Kompas.com - 18/01/2021, 14:55 WIB
Presiden Joko Widodo bertolak menuju Kalimantan Selatan untuk tinjau banjir, Senin (18/1/2021). Sumber: Instagram Sekretariat Kabinet. Kompas.com/Fitria Chusna FarisaPresiden Joko Widodo bertolak menuju Kalimantan Selatan untuk tinjau banjir, Senin (18/1/2021). Sumber: Instagram Sekretariat Kabinet.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo tiba di lokasi terdampak banjir di Kalimantan Selatan, Senin (18/1/2020). Begitu tiba, Jokowi langsung meninjau Sungai Martapura dari Jembatan Pekauman.

"Hujan masih turun di Kabupaten Banjar ketika saya tiba di Jembatan Pekauman. Di bawahnya, Sungai Martapura terlihat masih meluap," ujar Jokowi, dikutip dari unggahan di akun Twitter-nya, @jokowi, Senin.

Baca juga: Bertolak ke Kalsel, Jokowi Tinjau Lokasi Banjir hingga Warga Terdampak

Dari lokasi tersebut, Jokowi bertolak ke beberapa lokasi yang terdampak banjir.

Kepala Negara juga dijadwalkan bertemu pengungsi dan mengecek kesiapan bantuan untuk warga yang terdampak banjir.

"Dari sini, saya akan meninjau lokasi lainnya di Kalimantan Selatan ini, bertemu pengungsi, juga hendak melihat langsung kesiapan bantuan untuk warga," tambah Jokowi.

Jokowi dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma menuju Kota Banjarbaru, Senin (18/1/2021), sekitar pukul 10.05 WIB.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kepala Negara langsung menuju lokasi terdampak bencana banjir di Kelurahan Pekauman, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, menggunakan perahu karet.

Baca juga: Gubernur Kalsel Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir


Banjir melanda hampir seluruh wilayah Kalimantan Selatan akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.

Gubernur Kalimantan Selatan pun telah menaikkan status siaga darurat menjadi tanggap darurat.

"Sehubungan hal tersebut, saya atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel dengan ini menyatakan bahwa kejadian yang dimaksud bencana alam menerapkan status siaga," ujar Sahbirin Noor dalam keterangan tertulis, Jumat (15/1/2021).

"Untuk darurat bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan gelombang pasang menjadi status tanggap darurat," tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.