Hubungan Indonesia-China, Pilar Stabilitas Kawasan

Kompas.com - 31/12/2020, 16:17 WIB
Ilustrasi bendera Indonesia dan China. SHUTTERSTOCK/Leo AltmanIlustrasi bendera Indonesia dan China.

Diplomat Indonesia dan diplomat China kini terbiasa bekerja sama dengan intensif baik secara bilateral, regional (ASEAN), plurilateral (G-20), maupun multilateral (PBB).

Pos Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing juga menjadi salah satu penempatan terpenting bagi Indonesia.

 

Perubahan besar keempat adalah pesatnya pertumbuhan hubungan bilateral Indonesia-China.

Saya dapat mengatakan bahwa dalam 15 tahun terakhir dan terutama dalam 5 tahun terakhir, negara yang paling melejit hubungannya dengan Indonesia adalah China.

Kalau pada 1987—tahun ketika hubungan diplomatik kembali cair—hubungan ekonomi Indonesia China praktis nol, China kini telah menjadi pasar ekspor terbesar bagi Indonesia dan investor ketiga terbesar.

Turis mancanegara terbesar di Indonesia bukan lagi dari Jepang, Australia atau AS,melainkan China (dan Malaysia).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Produk buatan China, seperti Oppo, Vivo,Xiaomi, dan Huawei, banyak digandrungi konsumen Tanah Air. Mahasiswa Indonesia yang belajar di China juga lebih banyak jumlahnya dibandingkan di AS.

Sementara itu, China sendiri rajin mengirim sinyal bahwa Indonesia menempati posisi penting bagi diplomasi mereka. Presiden Xi Jinping mengumumkan kebijakan “One Belt, One Road” sewaktu berkunjung ke Indonesia pada 2013.

Presiden Xi Jinping juga mengumumkan pembentukan Asia Infrastructure Investment Bank (AIIB) di Indonesia. Ini menandakan bahwa Beijing memandang Indonesia sebagai negara yang berpengaruh di kawasan.

Perubahan kelima adalah timbulnya tingkat kepercayaan Indonesia (trust) yang lebih tinggi terhadap China dibandingkan sebelumnya. Walaupun perbedaan tetap ada, misalnya mengenai konsep Indo-Pasifik, semakin banyak kebijakan, posisi, dan kepentingan Indonesia-China yang menjadi aligned (satutujuan).

Hal itu tercermin dalam isu seperti sentralitas ASEAN, Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), multilateralisme, perubahan iklim, akses yang adil terhadap vaksin Covid-19, dan lain sebagainya.

Memang, masalah trust ini masih belum sempurna dan hubungan Jakarta-Beijing masih diwarnai tarik-menarik dalam sejumlah masalah. Namun, pada hakikatnya, “comfort level” Pemerintah Indonesia terhadap China semakin besar dan sikap ini tumbuh secara otomatis akibat ruang kerja sama yang semakin padat.

Dalam masa kritis Covid-19, misalnya, China menjadi negara pertama yang menawarkan kerja sama vaksin untuk Indonesia. Bagi Indonesia yang sedang dirundung krisis kesehatan dan ekonomi, ini tentu merupakan tawaran yang sangat berarti.

Selain itu, dalam suasana internasional yang semakin marak dengan intervensi politik, Pemerintah Indonesia juga meyakini bahwa Beijing tidak berminat melakukan kebijakan yang intrusif atau intervensionis terhadap politik dalam negeri di Indonesia.

China selama ini juga tidak pernah ikut campur dalam masalah separatisme di Indonesia. Sebaliknya, China selalu menyatakan mendukung NKRI tanpa kondisionalitas.

Tantangan

Hubungan Indonesia-China yang demikian kompleks tentunya sarat dengan berbagai tantangan. Untuk jangka pendek ke depan, tantangan paling utama adalah bagaimana Indonesia dan China dapat bekerja sama untuk menangani pandemi Covid-19, baik dari segi kesehatan publik, terutama produksi vaksin, obat dan peralatan medis, serta riset, maupun dari segi pemulihan ekonomi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wacana Penunjukan TNI-Polri Jadi Pj Gubernur, Kemendagri: Kami Belum Bahas

Wacana Penunjukan TNI-Polri Jadi Pj Gubernur, Kemendagri: Kami Belum Bahas

Nasional
Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis, Mensos: Sudah Kami Bawa ke Balai Dinsos

Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis, Mensos: Sudah Kami Bawa ke Balai Dinsos

Nasional
Jokowi: Sambut Pandemi Ini Sebagai Endemi, karena Covid-19 Takkan Hilang dalam Waktu Lama

Jokowi: Sambut Pandemi Ini Sebagai Endemi, karena Covid-19 Takkan Hilang dalam Waktu Lama

Nasional
Nilai Integritas KPK Dinilai Sudah Hilang, Kepercayaan Publik Jadi Merosot

Nilai Integritas KPK Dinilai Sudah Hilang, Kepercayaan Publik Jadi Merosot

Nasional
Menko PMK Pastikan Pemerintah Beri Beasiswa Siswa dan Mahasiswa Atlet PON Berprestasi

Menko PMK Pastikan Pemerintah Beri Beasiswa Siswa dan Mahasiswa Atlet PON Berprestasi

Nasional
Mahasiswa Demo KPK, Stafsus Mensetneg: Yang Ingin Berkerumun Enggak Sayang Nakes, Keluarga dan Diri Sendiri

Mahasiswa Demo KPK, Stafsus Mensetneg: Yang Ingin Berkerumun Enggak Sayang Nakes, Keluarga dan Diri Sendiri

Nasional
Gedung Merah Putih Didemo Mahasiswa, Ini Tanggapan KPK

Gedung Merah Putih Didemo Mahasiswa, Ini Tanggapan KPK

Nasional
Kepuasan Atas Kinerja Jokowi Turun, Stafsus Mensesneg: Alhamdulillah Masih Mendekati 60 Persen

Kepuasan Atas Kinerja Jokowi Turun, Stafsus Mensesneg: Alhamdulillah Masih Mendekati 60 Persen

Nasional
7 Kader Elite Golkar Terjerat Kasus Korupsi dalam 5 Tahun Terakhir

7 Kader Elite Golkar Terjerat Kasus Korupsi dalam 5 Tahun Terakhir

Nasional
Soal Pengganti Azis Syamsuddin, Golkar: Doakan Selesai Senin Sore, Paling Telat Selasa

Soal Pengganti Azis Syamsuddin, Golkar: Doakan Selesai Senin Sore, Paling Telat Selasa

Nasional
Bareskrim Bongkar Pabrik Obat Keras Ilegal di Yogyakarta, 4 Orang Jadi Tersangka

Bareskrim Bongkar Pabrik Obat Keras Ilegal di Yogyakarta, 4 Orang Jadi Tersangka

Nasional
SBY: Mungkin Hukum Bisa Dibeli, tapi Tidak untuk Keadilan

SBY: Mungkin Hukum Bisa Dibeli, tapi Tidak untuk Keadilan

Nasional
Mahasiswa Gelar Aksi di Gedung KPK, Firli Bahuri Pimpin Rakor di Jambi

Mahasiswa Gelar Aksi di Gedung KPK, Firli Bahuri Pimpin Rakor di Jambi

Nasional
Sekjen Lodewijk F Paulus Dipertimbangkan Golkar Gantikan Azis Syamsuddin

Sekjen Lodewijk F Paulus Dipertimbangkan Golkar Gantikan Azis Syamsuddin

Nasional
Menkes Pastikan Venue PON di Papua Dilakukan 'Fogging' Antisipasi Malaria

Menkes Pastikan Venue PON di Papua Dilakukan "Fogging" Antisipasi Malaria

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.