Kompas.com - 10/12/2020, 12:39 WIB
Calon walikota Tangerang Selatan nomor urut dua Siti Nur Azizah usai mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 08 Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Rabu (9/12/2020). Kompas.com/Sonya Teresa Calon walikota Tangerang Selatan nomor urut dua Siti Nur Azizah usai mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 08 Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Rabu (9/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan, partainya menerima dan berlapang dada atas hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei di Pilkada Kota Tangerang Selatan dan Pilkada Sumatra Barat.

Kamhar mengatakan, hasil hitung cepat adalah cerminan yang paling memadai dan tak akan berbeda jauh dengan hasil real count.

"Kami bisa menerima dan berlapang dada. Kontestasi politik memang memiliki dinamika dan volatilitas yang tinggi," kata Kamhar saat dihubungi, Kamis (10/12/2020).

Baca juga: Target Menang Pilkada 50 Persen, Partai Demokrat Yakin Unggul di Medan dan Surabaya

Seperti diketahui, dua kader Partai Demokrat yakni Siti Nur Azizah dan Mulyadi tidak unggul dalam hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei di Pilkada Tangsel dan Sumbar.

Kamhar mengutip pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yaitu "sometimes we win, some times we learn".

Ia mengatakan, konsekuensi dari kontestasi politik ini ada yang menang atau kalah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karenanya kami meyakini Ibu Azizah dan Pak Mulyadi adalah politisi-politisi yang berjiwa kesatria yang akan berjiwa besar dan berlapang dada serta menjadikan ini sebagai pembelajaran," ujarnya.

Baca juga: Hitung Suara Sementara, PKS Klaim Menang di 120 Daerah pada Pilkada 2020

Sebagaimana diketahui, hasil akhir hitung cepat atau quick count lembaga survei Voxpol Center Research and Consulting di Pilkada Tangsel 2020, Rabu (9/12/2020), menunjukkan pasangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan unggul dengan 41,95 persen suara.

Sementara dua pasangan lain, yakni Muhamad-Saraswati Rahayu Djojohadikusumo (Sara) meraih 33,88 persen suara dan Siti Nur Azizah-Ruhamaben 24,16 persen.

Data lembaga tersebut sudah 100 persen seperti ditayangkan Kompas TV.

Sementara itu, hasil penghitungan real count KPU dalam situs pilkada2020.kpu.go.id di Pilkada Sumbar, Kamis (10/12/2020) pukul 12.30 WIB menunjukkan, Mahyeldi-Audy unggul 34,9 persen atau 274.434 suara.

Baca juga: Politisi Gerindra Sebut Target Partainya Menang 70 Persen, Optimistis Unggul di Tangsel dan Medan

Sementara pasangan Nasrul Abit-Indra Catri menempel dengan 29,7 persen dengan 233.996. Mulyadi-Ali Mukhni dengan 25,7 persen atau 202.688 suara.

Adaun, Fakhrizal-Genius Umar mendapatkan 9,7 persen atau 76.089 suara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Covid-19 di Sumatera-Kalimantan Naik, Satgas: Pemda dan Warga Lengah

Covid-19 di Sumatera-Kalimantan Naik, Satgas: Pemda dan Warga Lengah

Nasional
Satgas: Menurut WHO, Vaksinasi Covid-19 Tak Sebabkan Mutasi Varian Baru Virus Corona

Satgas: Menurut WHO, Vaksinasi Covid-19 Tak Sebabkan Mutasi Varian Baru Virus Corona

Nasional
3,4 Juta Kasus Covid-19 di RI, Lonjakan Masih Terjadi di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi

3,4 Juta Kasus Covid-19 di RI, Lonjakan Masih Terjadi di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi

Nasional
Satgas: Pernyataan Vaksin-Covid-19 Picu Varian Baru Corona Tidak Benar

Satgas: Pernyataan Vaksin-Covid-19 Picu Varian Baru Corona Tidak Benar

Nasional
Kepala PPATK Sebut Belum Ada Transaksi Rp 2 Triliun dari Keluarga Akidi Tio

Kepala PPATK Sebut Belum Ada Transaksi Rp 2 Triliun dari Keluarga Akidi Tio

Nasional
[POPULER NASIONAL] Wilayah PPKM Level 4 di Jawa-Bali | Aturan PPKM Level 4 di Jawa-Bali

[POPULER NASIONAL] Wilayah PPKM Level 4 di Jawa-Bali | Aturan PPKM Level 4 di Jawa-Bali

Nasional
Eks Pejabat Kementerian Agama Dituntut 2 Tahun Penjara dalam Kasus Pengadaan Laboratorium Komputer

Eks Pejabat Kementerian Agama Dituntut 2 Tahun Penjara dalam Kasus Pengadaan Laboratorium Komputer

Nasional
KPK Awasi Proyek Pengadaan Laptop untuk Pelajar

KPK Awasi Proyek Pengadaan Laptop untuk Pelajar

Nasional
Dua Eks Pejabat BPN Segera Diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya

Dua Eks Pejabat BPN Segera Diadili di Pengadilan Tipikor Surabaya

Nasional
Satgas: Tingkat Keterisian Tempat Tidur Nasional Turun Jadi 61,95 Persen, 16 Provinsi Masih Tinggi

Satgas: Tingkat Keterisian Tempat Tidur Nasional Turun Jadi 61,95 Persen, 16 Provinsi Masih Tinggi

Nasional
Ini Potensi Maladministrasi Menurut Ombudsman Terkait Seleksi CASN

Ini Potensi Maladministrasi Menurut Ombudsman Terkait Seleksi CASN

Nasional
Jupriyadi yang Turut Tangani Perkara Ahok Kini Bersaing untuk Jadi Hakim Agung

Jupriyadi yang Turut Tangani Perkara Ahok Kini Bersaing untuk Jadi Hakim Agung

Nasional
KPK: Berkas Perkara Bupati Nonaktif Bandung Barat Aa Umbara Dinyatakan Lengkap

KPK: Berkas Perkara Bupati Nonaktif Bandung Barat Aa Umbara Dinyatakan Lengkap

Nasional
Survei Indostrategic: Responden Pendukung PDI-P dan Golkar Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Survei Indostrategic: Responden Pendukung PDI-P dan Golkar Setuju Wacana Presiden Tiga Periode

Nasional
PPKM di Jawa-Bali, Satgas: Hanya Kabupaten Tasikmalaya yang Turun ke Level 2

PPKM di Jawa-Bali, Satgas: Hanya Kabupaten Tasikmalaya yang Turun ke Level 2

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X