Kompas.com - 08/12/2020, 07:38 WIB
Foto aerial suasana Wisma Atlet Pademangan di Jakarta, Minggu (27/9/2020). Pemerintah telah menyiapkan tower 8 Wisma Atlet Pademangan sebagai lokasi isolasi mandiri bagi OTG COVID-19 dengan kapasitas 1.548 pasien. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAFoto aerial suasana Wisma Atlet Pademangan di Jakarta, Minggu (27/9/2020). Pemerintah telah menyiapkan tower 8 Wisma Atlet Pademangan sebagai lokasi isolasi mandiri bagi OTG COVID-19 dengan kapasitas 1.548 pasien.

JAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta kembali mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus virus corona di wilayah ibu kota.

Koordinator RSD Covid-19 Wisma Atlet Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Langkah itu, misalnya menjalin kolaborasi dengan berbagai instansi.

"Kami sekarang ini di Wisma Atlet ini kolaborasi dengan yang di Pademangan yang dikelola oleh KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan), ada satu tower untuk isolasi mandiri," ujar Tugas dalam diskusi di Graha BNPB, Jakarta, Senin (7/12/2020).

Baca juga: 3.366 Pasien Covid-19, Tingkat Hunian di RSD Wisma Atlet 52 Persen

Selain kolaborasi dengan KKP, rumah sakit dadakan tersebut juga terus menjalin koordinasi secara intens dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta.

Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan pembaruan data mengenai ketersediaan hunian bagi pasien yang menjalani isolasi mandiri di luar RSD Covid-19 Wisma Atlet, seperti rumah sakit, hotel, ataupun wisma.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dinkes DKI Jakarta kini juga telah menghadirkan liaison officer (LO) untuk membantu koordinasi keduanya untuk memantau ketersediaan hunian yang ada di wilayah Jakarta.

"Dengan koordinasi ini, kita lihat sangat efektif dan ini membuat semua teratur dari sisi hunian, itu yang kita antisipasi dan koordinasi selalu," ucap Tugas.

Baca juga: UPDATE 7 Desember: Terus Bertambah, Kasus Covid-19 di Tangsel Tembus 3.011

Di samping itu, Tugas menekankan masyarakat supaya terus menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Menurut dia, konsistensi masyarakat dalam menekan laju penularan sangat krusial.

Sebab, masyarakat mempunyai peran sebagai garda terdepan dalam memutus rantai penularan Covid-19.

"Rumah sakit di manapun itu berada di hilir atau benteng terakhir. Pertempuran di depan itu di masyarakat, hulunya di sana," imbuh Tugas.

Baca juga: 3.366 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet, Lebih dari 2.500 Orang Bergejala

Hingga Senin (7/12/2020) pukul 08.00 WIB, RSD Covid-19 Wisma Atlet menangani 3.366 pasien.

Sebanyak 2.541 pasien menjalani rawat inap dengan karena mengidap Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang, sedangkan 825 pasien menjalani isolasi mandiri dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Keberatan JPU Tak Sertakan Keterangan Saksi

Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Keberatan JPU Tak Sertakan Keterangan Saksi

Nasional
Kasus Dugaan Penyebaran Hoaks, Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara

Kasus Dugaan Penyebaran Hoaks, Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara

Nasional
Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART, Demokrat: Cari Pembenaran 'Begal Politik'

Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART, Demokrat: Cari Pembenaran "Begal Politik"

Nasional
KSAU Pimpin Sertijab Danseskoau hingga Pangkoopsau III

KSAU Pimpin Sertijab Danseskoau hingga Pangkoopsau III

Nasional
Yusril Jadi Kuasa Hukum Kubu Moeldoko Ajukan Uji Materi AD/ART Demokrat ke MA

Yusril Jadi Kuasa Hukum Kubu Moeldoko Ajukan Uji Materi AD/ART Demokrat ke MA

Nasional
Panglima TNI, Kapolri, dan Ketua DPR Hadiri Bakti Sosial Alumni Akabri 1996 di Tangerang

Panglima TNI, Kapolri, dan Ketua DPR Hadiri Bakti Sosial Alumni Akabri 1996 di Tangerang

Nasional
Satgas: Jika Ada Kasus Positif Covid-19, Segera Tutup Sekolah

Satgas: Jika Ada Kasus Positif Covid-19, Segera Tutup Sekolah

Nasional
Forum Pemred Sahkan Kepengurusan Baru, Arfin Asydhad Ketua

Forum Pemred Sahkan Kepengurusan Baru, Arfin Asydhad Ketua

Nasional
Prof Sahetapy dan Kisah-kisah Anggota Dewan yang Terhormat

Prof Sahetapy dan Kisah-kisah Anggota Dewan yang Terhormat

Nasional
Cegah Insiden Serupa Penganiayaan Muhammad Kece Terulang, Polri Perketat Pengamanan Rutan

Cegah Insiden Serupa Penganiayaan Muhammad Kece Terulang, Polri Perketat Pengamanan Rutan

Nasional
Mengacu BPOM, Penggunaan Vaksin Pfizer Belum Diperbolehkan untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Mengacu BPOM, Penggunaan Vaksin Pfizer Belum Diperbolehkan untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Nasional
PBB, Berkarya, dan Perindo Ajukan Uji Materi Pasal tentang Verifikasi Parpol UU Pemilu ke MK

PBB, Berkarya, dan Perindo Ajukan Uji Materi Pasal tentang Verifikasi Parpol UU Pemilu ke MK

Nasional
Laporan Luhut terhadap Fatia dan Haris Azhar Dinilai Berkebalikan dengan Pernyataan Jokowi

Laporan Luhut terhadap Fatia dan Haris Azhar Dinilai Berkebalikan dengan Pernyataan Jokowi

Nasional
Polri Dalami Dugaan Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece, 18 Saksi Diperiksa

Polri Dalami Dugaan Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece, 18 Saksi Diperiksa

Nasional
Satgas: Ada 2,77 Persen Sekolah yang Timbulkan Klaster Covid-19 Selama PTM Terbatas

Satgas: Ada 2,77 Persen Sekolah yang Timbulkan Klaster Covid-19 Selama PTM Terbatas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.