Relawan Jokowi Ulin Yusron Jadi Komisaris ITDC, Anggota Komisi VI: Kompetensinya Harus Mendukung

Kompas.com - 26/10/2020, 20:40 WIB
Screenshot Instagram Ulin Yusron Komisaris BUMN ITDC Sceenshot Instagram Ulin YusronScreenshot Instagram Ulin Yusron Komisaris BUMN ITDC

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKS Amin AK mengaku sudah mengetahui bahwa Ulin Yusron yang ditunjuk Kementerian BUMN sebagai komisaris independen di PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC merupakan relawan Presiden Jokowi pada Pilpres 2019.

Namun, Amin mengaku belum mengetahui latar belakang maupun kompetensi yang dimiliki Ulin Yusron sehingga ditunjuk menjadi komisaris.

"Saya belum mendalami Ulin Yusron itu siapa, selain sebagai timses ya. Kalau timses iya, tapi background-nya apa, kompetensinya apa, apakah nyambung dengan ini. Saya belum mendalami," kata Amin saat dihubungi, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Ulin Yusron Jadi Komisaris BUMN Dinilai sebagai Imbal Jasa Jokowi

Amin tak mempermasalahkan apabila relawan Jokowi ditunjuk sebagai komisaris PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC.

Namun, ia meminta Menteri BUMN Erick Thohir mempertimbangkan profesionalitas dan kompetensinya.

"Kenapa timses kan sudah berkeringat? Ya boleh saja (ditunjuk), tetapi kompetensinya harus mendukung," ujar dia. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Amin juga mengatakan, BUMN memiliki aset senilai Rp 8.000 triliun dan mempunyai hutang yang harus terus dibayar.

Oleh karena itu, menurut Amin, pengelolaan BUMN harus mempertimbangkan profesionalitas, bukan pertimbangan politik.

"Kita harus bayar utang itu. Sementara (BUMN) di kelola dengan tidak profesional, dengan pendekatan politik. Saya termasuk yang berharap di periode kedua ini pak Jokowi termasuk komposisi BUMN itu ya yang background-nya meski timses tapi profesional," ucap dia.

Lebih lanjut, Amin mengatakan, pertimbangan profesional penunjukan komisaris harus mengacu pada prinsip-prinsip seperti transparansi, akuntabilitas, bertanggung jawab independensi dan keadilan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gonjang-ganjing di KPK, Kemerosotan Kepercayaan Publik, dan Ketidaktegasan Sikap Jokowi

Gonjang-ganjing di KPK, Kemerosotan Kepercayaan Publik, dan Ketidaktegasan Sikap Jokowi

Nasional
Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Pegawai Nonaktif KPK Konsolidasikan Rencana Perekrutan Jadi ASN Polri

Nasional
Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Jelang Diberhentikan, 14 Pegawai Nonaktif KPK Diduga Alami Peretasan

Nasional
Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Panglima TNI Berharap PON XX Papua Berjalan Lancar

Nasional
Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Bakal Rekrut 56 Pegawai Nonaktif KPK, Kapolri Sebut untuk Tangani Tipikor

Nasional
Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Satgas: Penyelenggaraan Konser Bergantung pada Kebijakan Pemda

Nasional
Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Komnas HAM Belum Terima Konfirmasi Istana soal Pertemuan dengan Jokowi Terkait Polemik TWK

Nasional
Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Kapolri Sebut Presiden Jokowi Setuju 56 Pegawai Nonaktif KPK Direkrut Jadi ASN Polri

Nasional
BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

BKKBN Tunggu Proses Hukum Kasus Dugaan Penipuan Terkait Jabatan yang Dialami Mantan Kolonel TNI AU

Nasional
Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Kapolri Bakal Rekrut 56 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Nasional
Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Pilih Nyemplung Menanam Mangrove, Jokowi: Masak Saya Sendiri di Darat, Kan Nggak Lucu...

Nasional
Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Jokowi: Indonesia Punya Hutan Mangrove Terluas di Dunia, Wajib Kita Pelihara

Nasional
Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Temui Menkopolhukam, Nasdem Usulkan Ulama Syaikhoni Kholil Jadi Pahlawan Nasional

Nasional
Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Deputi KSP Khawatir Revisi UU ASN Buka Celah Jual Beli Jabatan

Nasional
Ini 10 Desa Terbaik di Indonesia dalam Keterbukaan Informasi Publik

Ini 10 Desa Terbaik di Indonesia dalam Keterbukaan Informasi Publik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.