Kompas.com - 26/10/2020, 14:40 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Ede Surya Darmawan mengatakan pemerintah harus gencar mengingatkan risiko penularan Covid-19.

Hal ini ia katakan terkait adanya masa libur panjang yang dimulai pada 28 Oktober hingga 1 November 2020.

"Pemerintah ya memang mesti gencar mengingatkan sekali lagi bahwa ini ada risiko. Menyampaikan risiko itu penting jangan kemudian membiarkan," kata Ede kepada Kompas.com, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Pandemi Covid-19, Pemerintah Klaim Lakukan Lompatan Besar di Sektor Kesehatan

Kemudian, Ede juga mengingatkan pemerintah untuk menggencarkan solusi dari potensi risiko penularan tersebut.

Salah satu solusinya adalah, dengan selalu menerapkan protokol kesehatan seperti, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M).

"Nah solusinya itu ya 3M kepada masyarakat ketika dia melakukan mudik," ujarnya.

Ia melanjutkan, jelang liburan panjang ini juga ada baiknya semua kendaraan umum ataupun pribadi melakukan disinfeksi.

Tidak perlu keseluruhan mobil, kata Ede, cukup memberikan disinfektan pada area yang sering disentuh orang banyak saja.

Baca juga: Jokowi: Vaksin Covid-19 Harus Lewati Uji Klinis yang Benar

"Apalagi kendaraan pribadi ini yang kadang-kadang sebaiknya tetap dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan bahwa kita masih pandemi," ucap dia.

Untuk diketahui, pemerintah menetapkan 28 dan 30 Oktober 2020 sebagai cuti bersama peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sesuai Surat Keputusan Presiden nomor 17 tahun 2020.

Sementara tanggal 31 Oktober dan 1 November 2020 jatuh pada hari Sabtu dan Ahad yang merupakan libur akhir pekan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X