Kompas.com - 20/09/2020, 10:05 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy dalam kunjungannya ke Papua dan Papua Barat, Selasa (7/7/2020), Humas Kemenko PMKMenko PMK Muhadjir Effendy dalam kunjungannya ke Papua dan Papua Barat, Selasa (7/7/2020),

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kediri, Jawa Timur,Sabtu (19/9/2020).

Muhadjir mengatakan, kunjungan itu untuk mengecek ketersedian fasilitas penanganan Covid-19 di RSUD Kabupaten Kediri seperti mesin polymerase chain reaction (PCR) dan laboratorium uji spesimen PCR.

"Yang tadi saya lihat di sini adalah fasilitas yang harus dipenuhi oleh RS rujukan. Salah satunya yang harus dipenuhi adalah laboratorium PCR untuk menguji spesimen dari penderita Covid-19," ujar Muhadjir dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu.

Baca juga: Cek Stok Beras di Kediri, Menko PMK Pastikan Kesiapan Penyaluran Bansos

Dalam kesempatan itu, Menko Muhadjir mendapat laporan dari pihak RSUD bahwa ketersediaan alat tes PCR dan perangkat tes sekali pakai yang dikirimkan dari pusat belum cukup memadai. Namun, pihak RSUD menyiasatinya dengan melakukan pengadaan sendiri.

Menurut Muhadjir, yang dilakukan RSUD Kediri tidak masalah asalkan pengadaannya bisa dipertanggungjawabkan.

"Justru itu menurut saya suatu terobosan. Saya kira daerah harus inisiatif kalau memang fasilitas yang turun dari pemerintah pusat belum memadai, sebaiknya ada upaya-upaya sendiri dari pihak daerah," ucap Muhadjir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya sangat mendukung, terutama pembelian peralatan baru, PCR baru yang kapasitasnya lebih besar, dan bahan habis pakai yang diperlukan agar lebih tersedia," lanjut dia.

Meskipun belum cukup memadai, menurut dia adanya alat tes PCR di RSUD Kediri sudah sangat membantu dalam pengetesan.

"Dengan adanya PCR yang sekarang itu, Kabupaten Kediri tidak perlu mengirim sample ke Surabaya, tapi cukup di sini. Tapi kapasitasnya di sini itu belum memadai," ujarnya.

Muhadjir mengatakan, laporan yang dia terima berupa kekurangan alat-alat pendukung penanganan Covid-19, serta mesin PCR akan dibawa ke Jakarta dan menjadi bahan masukkan bagi pemerintah pusat dalam penanganan Covid-19.

Sebelumnya, Menko PMK juga berkunjung RSU Muhammadiyah Surya Melati, Kecamatan Kandat, Jawa Timur. Kunjungannya dilakukan untuk mengecek fasilitas kesehatan yang ada.

Muhadjir mendapat laporan, masih banyak kekurangan fasilitas di sana dan dia juga akan membawa laporan tersebut ke pusat untuk segera ditindaklanjuti dan dibantu pengadaannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrakan LRT Jabodetabek, Dirut PT INKA: Masinis Alami Luka Ringan

Tabrakan LRT Jabodetabek, Dirut PT INKA: Masinis Alami Luka Ringan

Nasional
Dirut PT INKA Ungkap Kronologi Tabrakan LRT di Cibubur, Duga Disebabkan 'Human Error'

Dirut PT INKA Ungkap Kronologi Tabrakan LRT di Cibubur, Duga Disebabkan "Human Error"

Nasional
Hakim Pertanyakan Alasan Azis Syamsuddin Pinjamkan Rp 200 Juta ke Eks Penyidik KPK

Hakim Pertanyakan Alasan Azis Syamsuddin Pinjamkan Rp 200 Juta ke Eks Penyidik KPK

Nasional
Tes PCR Akan Diberlakukan di Seluruh Moda Transportasi

Tes PCR Akan Diberlakukan di Seluruh Moda Transportasi

Nasional
Luhut Minta Semua Pihak Disiplin Terapkan Prokes meski Kasus Covid-19 Menurun

Luhut Minta Semua Pihak Disiplin Terapkan Prokes meski Kasus Covid-19 Menurun

Nasional
Waketum: Kader Nasdem Tak Ada yang Genit di Kabinet, apalagi Ingin Maju Capres

Waketum: Kader Nasdem Tak Ada yang Genit di Kabinet, apalagi Ingin Maju Capres

Nasional
Nasdem Anggap Wajar Menteri-menteri Jokowi Masuk Bursa Capres

Nasdem Anggap Wajar Menteri-menteri Jokowi Masuk Bursa Capres

Nasional
Presiden Jokowi Akan Hadiri Sejumlah KTT ASEAN, G-20, hingga COP26

Presiden Jokowi Akan Hadiri Sejumlah KTT ASEAN, G-20, hingga COP26

Nasional
RI Terima 684.400 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru

RI Terima 684.400 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru

Nasional
Pengawasan Prokes di Lapangan Lemah, Luhut: Kita Jangan Membohongi Diri Sendiri

Pengawasan Prokes di Lapangan Lemah, Luhut: Kita Jangan Membohongi Diri Sendiri

Nasional
Geledah 4 Lokasi di Kuansing, KPK Amankan Dokumen Persetujuan Andi Putra untuk Perpanjangan HGU

Geledah 4 Lokasi di Kuansing, KPK Amankan Dokumen Persetujuan Andi Putra untuk Perpanjangan HGU

Nasional
Libur Natal dan Tahun Baru Sebentar Lagi, Luhut Minta Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes

Libur Natal dan Tahun Baru Sebentar Lagi, Luhut Minta Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes

Nasional
Usai Diperiksa KPK Selama 7 Jam, Istri Dodi Alex Noerdin Bungkam

Usai Diperiksa KPK Selama 7 Jam, Istri Dodi Alex Noerdin Bungkam

Nasional
Azis Mengaku Cari Tahu Latar Belakang Robin Patuju lewat LO di KPK

Azis Mengaku Cari Tahu Latar Belakang Robin Patuju lewat LO di KPK

Nasional
Selain Bali, Pemerintah Akan Buka Pariwisata untuk Turis Mancanegara di Daerah Lain secara Bertahap

Selain Bali, Pemerintah Akan Buka Pariwisata untuk Turis Mancanegara di Daerah Lain secara Bertahap

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.