Cek Stok Beras di Kediri, Menko PMK Pastikan Kesiapan Penyaluran Bansos

Kompas.com - 20/09/2020, 09:16 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy saat memimpin Rapat Tingkat Menteri Penetapan dan Penandatanganan SKB Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021 secara virtual, Kamis (10/9/2020). Dok. Humas Kemenko PMKMenko PMK Muhadjir Effendy saat memimpin Rapat Tingkat Menteri Penetapan dan Penandatanganan SKB Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021 secara virtual, Kamis (10/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi gudang Bulog di Desa Paron, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2020) kemarin.

Kunjungan itu untuk memastikan bahwa stok beras di wilayah tersebut mencukupi untuk disalurkan ke Keluarga Penerima Manfaat - Program Keluarga Harapan ( KPM- PKH).

"Di sini sudah kami cek insya Allah berasnya tersedia di gudang, jadi tidak cari-cari lagi," kata Muhadjir melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu.

Muhadjir mengatakan, stok beras di gudang Bulog tersebut seluruhnya merupakan beras lokal.

Hal itu mengindikasikan bahwa pemberdayaan petani di Kediri melalui mekanisme pembelian oleh Bulog berjalan dengan baik.

Baca juga: Muhadjir Effendy: Kita Ingin Membangun Herd Immunity...

"Kualitas beras juga bagus. Kami jamin berasnya medium. Bobot juga sudah sesuai 15 kilogram," ujarnya.

Menurut Muhadjir, bantuan sosial (bansos) beras akan diantar ke rumah masing-masing KPM PKH guna mencegah kerumunan masyarakat.

Penyaluran bansos, kata dia, dilakukan sampai ke rumah KPM melalui transporter, pihak ketiga dari transporter, dan pendamping PKH.

"Sesuai dengan kesepakatan, beras ini akan di antar ke rumah KPM. Karena itu, nanti mohon dipantau di lapangan. Jadi tidak boleh hanya ditaruh di satu tempat kemudian penerima manfaatnya dipanggil, disuruh ngambil," ujar dia.

Usai mengecek gudang Bulog, Muhadjir mengunjungi e-Warong Wiji Utami di Paron. Di sana Muhadjir menyaksikan masyarakat penerima Program Kartu Sembako dan PKH melakukan transaksi pemanfaatan bantuan Kartu Sembako dan PKH.

Muhadjir menyebutkan, pelayanan dan pengadaan barang di e-Warong tersebut sudah sangat baik.

Ia juga menemukan KPM PKH yang dengan kesadarannya sendiri tidak meneruskan menjadi penerima PKH karena sudah memiliki usaha sendiri.

"Sudah naik kelas jadi pengusaha kecil ultra mikro. Nanti kami bantu melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULAM) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR)," ucap Muhadjir.

"Jadi jangan terus-terusan, nanti nggak naik-naik kelas. Karena tujuan PKH untuk menaikkan kesejahteraan mereka," kata dia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenang Angkatan '45: Sayidiman Suryohadiprojo...

Mengenang Angkatan '45: Sayidiman Suryohadiprojo...

Nasional
Mahfud MD Kenang Saat Belajar Kemiliteran dari Almarhum Sayidiman Suryohadiprodjo

Mahfud MD Kenang Saat Belajar Kemiliteran dari Almarhum Sayidiman Suryohadiprodjo

Nasional
Gubernur Lemhanas: Gagasan dan Pemikiran Sayidiman Suryohadiprojo Patut Dicontoh

Gubernur Lemhanas: Gagasan dan Pemikiran Sayidiman Suryohadiprojo Patut Dicontoh

Nasional
UPDATE 16 Januari: Tambah 370, Kasus Covid-19 di Depok Kini 21.453

UPDATE 16 Januari: Tambah 370, Kasus Covid-19 di Depok Kini 21.453

Nasional
Selamat Jalan Pak Sayidiman...

Selamat Jalan Pak Sayidiman...

Nasional
BNPB: Jalur Darat dari Majene ke Mamuju Kembali Pulih

BNPB: Jalur Darat dari Majene ke Mamuju Kembali Pulih

Nasional
BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp 3,5 Miliar untuk Banjir Kalsel

BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp 3,5 Miliar untuk Banjir Kalsel

Nasional
Mantan Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo Meninggal Dunia

Mantan Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo Meninggal Dunia

Nasional
Ketua IDI: Menkes Cepat soal Vaksinasi, tetapi Belum Maksimal Tekan Penularan Covid-19

Ketua IDI: Menkes Cepat soal Vaksinasi, tetapi Belum Maksimal Tekan Penularan Covid-19

Nasional
UPDATE Banjir Kalsel: 5 Orang Meninggal, 27.111 Rumah Terendam, 112.709 Warga Mengungsi

UPDATE Banjir Kalsel: 5 Orang Meninggal, 27.111 Rumah Terendam, 112.709 Warga Mengungsi

Nasional
Kasus Covid-19 Catat Rekor 4 Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Tak Antisipasi Prediksi

Kasus Covid-19 Catat Rekor 4 Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Tak Antisipasi Prediksi

Nasional
Gempa Majene, BNPB: Sulawesi Barat Tanggap Darurat Bencana

Gempa Majene, BNPB: Sulawesi Barat Tanggap Darurat Bencana

Nasional
UPDATE Gempa Majene-Mamuju: 46 Meninggal, 826 Luka-luka

UPDATE Gempa Majene-Mamuju: 46 Meninggal, 826 Luka-luka

Nasional
Ibu Negara Iriana Jarang Tampak Dampingi Jokowi, Ini Penjelasan Istana

Ibu Negara Iriana Jarang Tampak Dampingi Jokowi, Ini Penjelasan Istana

Nasional
UPDATE: 13.224 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 33 Provinsi, DKI Terbanyak

UPDATE: 13.224 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 33 Provinsi, DKI Terbanyak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X