Kepala Sekretariat Jelaskan Alokasi Anggaran KSP, Termasuk untuk Influencer

Kompas.com - 03/09/2020, 19:49 WIB
Ilustrasi Buzzer. ShutterstockIlustrasi Buzzer.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Sekretariat Kantor Staf Presiden ( KSP) Yan Adikusuma mengatakan, pihaknya tidak memiliki anggaran untuk biaya perekrutan pendengung atau biasa dikenal dengan sebutan buzzer.

Adikusuma menjelaskan, dari anggaran KSP sebesar Rp 86,8 miliar, senilai Rp 4,39 miliar di antaranya untuk pelaksanaan fungsi-fungsi yang dimiliki lima Deputi di KSP.

"Jadi alokasi anggaran yang kami terima untuk melaksanakan itu sekitar Rp 4 Miliar, itu kami alokasikan untuk semua itu. Jadi ada untuk pengelolaan program prioritas nasional, ada untuk isu strategis, serta ada untuk komunikasi politik, dan diseminasi informasi kepada lima deputi," kata Adikusuma di Kompleks Parlemen RI, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2020), dilansir Antara.

Baca juga: KSP Sebut Fenomena Influencer Wajar Sepanjang Tak Langgar Hukum

Adikusuma mengatakan, jika anggaran sebesar Rp 4 miliar itu dibagi dengan lima Deputi di KSP, masing-masing kurang lebih dapat mengelola anggaran sebesar Rp 800 juta.

"Mungkin bisa diilustrasikan, dari Rp 4 Miliar kalau kami bagi berlima deputi, masing-masing (deputi) Rp 800 juta kurang lebih ya, seperti itu. Nah, tentunya dari (anggaran) itu lah kami memanfaatkan dana untuk pelaksanaan fungsi yang ada di KSP," ujarnya.

Menurut Adikusuma, salah satu pemanfaatan anggaran yang dilakukan KSP adalah kegiatan mengundang narasumber yang berpengaruh atau influencer untuk berdiskusi terkait fungsi yang dimiliki KSP.

Fungsi tersebut, lanjut Adikusuma, adalah terkait pengelolaan 32 program strategis nasional dari 100 program strategis nasional dalam RPJMN 2020-2024, serta pengelolaan 66 isu strategis dari total 320 isu strategis per 31 Agustus 2020 yang terbagi habis dalam lima Deputi yang ada.

Sementara itu, sisa anggaran Rp 82,3 miliar digunakan untuk kegiatan dukungan manajemen dan dukungan teknis di KSP.

Seperti layanan sarana dan prasarana internal, pengadaan kendaraan bermotor, pengadaan perangkat pengolah data dan informasi.

Kemudian, layanan dukungan manajemen satuan kerja mencakup penyusunan program, pelaksanaan kinerja dan anggaran, serta pelayanan umum sekretariat KSP.

Baca juga: KSP: Kami Tak Gunakan Buzzer, tetapi Influencer

Adikusuma mengatakan, untuk keperluan gaji dan tunjangan serta operasional dan pemeliharaan kantor, alokasi paling besar adalah gaji dan tunjangan Sumber Daya Manusia yakni sebesar Rp 39,7 miliar.

Lebih lanjut, Adikusuma menambahkan, KSP memiliki 124 orang SDM dengan komposisi terdiri dari 10 orang Deputi dan Staf Khusus, 29 orang Tenaga Ahli Utama, 31 orang Tenaga Ahli Madya, 34 orang Tenaga Ahli Muda, dan 20 orang Tenaga Ahli Terampil.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Ancam Beri Sanksi Terberat pada Paslon Peanggar Protokol Kesehatan Saat Kampanye

Bawaslu Ancam Beri Sanksi Terberat pada Paslon Peanggar Protokol Kesehatan Saat Kampanye

Nasional
KPK Akan Periksa Wali Kota Tasikmalaya sebagai Tersangka Kasus Suap

KPK Akan Periksa Wali Kota Tasikmalaya sebagai Tersangka Kasus Suap

Nasional
Penjelasan DPR soal Penghapusan Pasal dalam Draf UU Cipta Kerja Terbaru

Penjelasan DPR soal Penghapusan Pasal dalam Draf UU Cipta Kerja Terbaru

Nasional
Pekan Depan Menlu AS Akan Kunjungi Indonesia, Ini Agendanya

Pekan Depan Menlu AS Akan Kunjungi Indonesia, Ini Agendanya

Nasional
Ketua MPR Minta Prioritas Vaksinasi Covid-19 di Pulau Jawa

Ketua MPR Minta Prioritas Vaksinasi Covid-19 di Pulau Jawa

Nasional
Kali Kedua Prabowo Sambangi Perancis, Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

Kali Kedua Prabowo Sambangi Perancis, Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

Nasional
Draf UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ada Penghapusan Pasal

Draf UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ada Penghapusan Pasal

Nasional
Benny Tjokro Mengaku Jadi Korban Konspirasi di Kasus Jiwasraya

Benny Tjokro Mengaku Jadi Korban Konspirasi di Kasus Jiwasraya

Nasional
Jangka Waktu Pembahasan Aturan Turunan UU Cipta Kerja Dinilai Tak Realistis

Jangka Waktu Pembahasan Aturan Turunan UU Cipta Kerja Dinilai Tak Realistis

Nasional
Harun Masiku Belum Tertangkap, ICW: KPK Bukan Tidak Mampu, tetapi Tidak Mau

Harun Masiku Belum Tertangkap, ICW: KPK Bukan Tidak Mampu, tetapi Tidak Mau

Nasional
Jokowi Ingin Batu Bara Tak Lagi Diekspor, tetapi Diolah di Dalam Negeri

Jokowi Ingin Batu Bara Tak Lagi Diekspor, tetapi Diolah di Dalam Negeri

Nasional
Tujuh Bulan Pandemi, Pemerintah Belum Capai Target Tes Usap dari WHO

Tujuh Bulan Pandemi, Pemerintah Belum Capai Target Tes Usap dari WHO

Nasional
Banyak Penolakan, Pemerintah Diminta Tunda Pemberlakuan UU Cipta Kerja

Banyak Penolakan, Pemerintah Diminta Tunda Pemberlakuan UU Cipta Kerja

Nasional
Doni Monardo Bantah Anggapan Pemeriksaan Spesimen Indonesia Terendah di Dunia

Doni Monardo Bantah Anggapan Pemeriksaan Spesimen Indonesia Terendah di Dunia

Nasional
Soal Kebakaran Gedung, Kejagung Duga Karena Unsur Kealpaan

Soal Kebakaran Gedung, Kejagung Duga Karena Unsur Kealpaan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X