Indonesia dan UEA Bahas Kerja Sama Terkait Covid-19 hingga Energi dan Pangan

Kompas.com - 23/08/2020, 06:20 WIB
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi saat memberikan keterangan di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (9/4/2020). Kemlu RIMenteri Luar Negeri Retno LP Marsudi saat memberikan keterangan di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (9/4/2020).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Menteri BUMN Erick Thohir bertemu Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab ( UEA) Abdullah bin Zayed dan Menteri Energi dan Infrastruktur UAE Suhail Al Mazroui di Abu Dhabi, UAE.

"Dua isu yang kami berdua bahas yaitu kerja sama dalam konteks Covid-19 dan kerja sama kesehatan, serta kerja sama ekonomi lainnya," kata Retno dalam konferensi pers virtual, Sabtu (22/8/2020) malam.

Retno menuturkan, dalam hal kerja sama kesehatan, Indonesia dan UEA menjajaki kerja sama distribusi produk farmasi Indonesia ke Timur Tengah serta kerja sama penyediaan vaksin Covid-19.

"Saat ini kita tengah memfokuskan kerja sama pada penyediaan vaksin dan alat deteksi atau screening Covid-19 dengan menggunakan teknologi laser dan artificial intelligence," kata Retno.

Baca juga: Bertemu Menlu China, Menteri Retno Minta Investigasi Kasus Kapal Xin Long Transparan

Dalam kerja sama terkait Covid-19, UAE sebelumnya telah mengirimkan 20 ton peralatan kesehatan. Peralatan itu antara lain berupa masker, sarung tangan, dan hand sanitizer pada 28 April 2020 sebagai tanda solidaritas.

Pada waktu yang sama, kata Retno, UEA juga mengimpor hampir 30 ton produk UMKM Indonesia berupa buah-buahan, sayuran segar, dan makanan kering.

Retno melanjutkan, isu kedua yang dibahas adalah peningkatan kerja sama di bidang ekonomi, terutama di bidang energi dan pangan.

Salah satu yang dibahas adalah terkait proyek pembangkit listrik tenaga surya terapung di Waduk Cirata Jawa Barat yang akan mulai dibangun pada Juni 2021 dan akan berporeasi pada semester 2 2022.

Baca juga: Menlu Sebut Tahun 2021 Akan Jadi Titik Kritis Terkait Vaksin

Selanjutnya, Indonesia juga meminta dukungan Pemerintah UAE terkait pembicaraan bisnis di bidang energi yaitu antara Pertamina dan ADNOC serta rencana investasi agrobisnis di wilayah Subang, Jawa Barat.

"Kita berdua melihat betapa kuatnya komitmen pemerintah UAE untukk mendukung kerja sama dengan Indonesia baik untuk kali ini kerja sama di bidang kesehatan maupun kerja sama ekonomi lainnya," kata Retno.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X