Kompas.com - 14/08/2020, 16:21 WIB
Presiden Joko Widodo mengenakan baju adat dari Pulau Sabu Nusa Tenggara Timur saat memberikan pidato dalam rangka penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan pidato dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI pada acara sidang Tahunan MPR dan Sidang bersama DPR-DPD di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2020). ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTOPresiden Joko Widodo mengenakan baju adat dari Pulau Sabu Nusa Tenggara Timur saat memberikan pidato dalam rangka penyampaian laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan pidato dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI pada acara sidang Tahunan MPR dan Sidang bersama DPR-DPD di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2020).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksanaan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang dinilai sederhana dan menerapkan protokol kesehatan ketat mendapat apresiasi.

DPR RI selaku tuan rumah pelaksanaan sidang tersebut dinilai telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik serta menunjukkan rasa empati dan keprihatinan pada masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

"Saya kira perlu diapresiasi penyelenggaraan sidang tahunan MPR kali ini yang didesain sederhana sebagai bentuk kepedulian lembaga-lembaga tinggi negara atas situasi krisis yang disebabkan Covid-19," kata Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, Jumat (14/8/2020).

Baca juga: Di Sidang Tahunan MPR, Jokowi Laporkan Kinerja MK, KY, dan MA

Gelaran sidang tahunan hari ini digelar secara terbatas akibat pandemi Covid-19.

Jumlah anggota DPR dan DPD yang hadir secara fisik ke ruang sidang dibatasi agar bisa menerapkan jaga jarak. Begitu juga tamu undangan yang hadir tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.

Durasi sidang juga dipersingkat sehingga Presiden Jokowi hanya menyampaikan dua kali pidato. Pada tahun-tahun sebelumnya Presiden menyampaikan pidato sampai tiga kali.

Menurut Lucius, tantangan bagi DPR RI selanjutnya adalah menguatkan fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintah

Baca juga: Lewat Pantun, Ketua MPR Sebut Pandemi adalah Ujian dan Ajak Rapatkan Barisan

Khususnya, pengawasan dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

"Setelah bisa memperlihatkan kepedulian dengan penyelenggaraan sidang yang sederhana, pimpinan lembaga harus bisa memastikan kekompakan untuk mencari solusi bersama atas pandemi ini," ucap Lucius.

Dalam pidatonya di sidang tahunan tersebut, Presiden Jokowi mengajak seluruh komponen berupaya agar krisis dunia akibat pandemi Covid-19 tidak membawa Indonesia menuju kemunduran.

Jokowi justru menilai momentum ini harus dibajak untuk melakukan lompatan kemajuan.

Sementara, Ketua DPR Puan Maharani, mendorong pemerintah untuk meningkatkan cara penanggulangan pandemi Covid-19 serta dampak yang ditimbulkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X