Kompas.com - 25/07/2020, 12:46 WIB
Komisioner KPU Ilham Saputra KOMPAS.com/Fitria Chusna FarisaKomisioner KPU Ilham Saputra

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengatakan, seluruh calon petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) Pilkada 2020 wajib mengikuti rapid test (tes cepat) Covid-19 sebelum melaksanakan tugasnya.

Ia menegaskan, jika ditemukan ada calon PPDP yang reaktif, maka akan dilanjutkan dengan swab test (tes usap) dan akan diganti jika dinyatakan positif Covid-19. PPDP ialah petugas yang direkrut KPU untuk mendatangi rumah-rumah warga terkait pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

"PPDP kami juga sebelum terjun ke lapangan sudah dilakukan rapid test. Kalau ada orang yang terkena (Covid-19), karena masa kerja PPDP hanya satu bulan itu langsung kita ganti," kata Ilham dalam diskusi Polemik Trijaya bertema Menghitung Kualitas Pilkada saat Pandemi, Sabtu (25/7/2020).

Baca juga: KPU Mulai Gelar Coklit Pilkada 2020 dengan Protokol Kesehatan Covid-19

Ilham pun membantah ada "Klaster KPU" setelah ditemukannya 12 calon petugas coklit di Blora, Jawa Tengah, yang positif Covid-19.

Dia menegaskan seluruh calon petugas coklit sudah melalui tahap screening sejak awal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau ada berita seperti di Blora mengatakan bahwa ada klaster KPU, menurut saya tidak benar. Karena sekali lagi, KPU sudah memastikan dalam sebelum bekerja mereka tidak terjangkit Covid-19," ujarnya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa petugas coklit wajib menerapkan protokol kesehatan ketika bertemu dengan warga.

Ilham menyebut, petugas mengenakan masker, face shield, dan sarung tangan. Dia meminta warga tidak khawatir.

"Kemarin kami sudah keliling melaksanakan apel kesiapan petugas kami melakukan coklit untuk dapatkan data DPT yang akurat. Itu pengadaannya sudah selesai semua," tutur dia.

"Saya lihat mereka sudah pakai sarung tangan, face shield, masker, dan juga seluruhnya sudah siap semua. Ini sudah berjalan," kata Ilham.

Baca juga: KPU Akui Proses Coklit Data Pemilih Tak Berjalan Seratus Persen

Dilansir Kompas.id, Kamis (16/7/2020), sebanyak 12 calon PPDP pada Pilkada Kabupaten Blora, Jawa Tengah, positif Covid-19. Temuan itu diawali dari screening (penapisan) tes cepat. Adapun PPDP yang bertugas pada Pilkada Blora 2020 dipastikan sehat.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Blora Lilik Hernanto, Kamis (16/7/2020), mengatakan, 12 calon PPDP itu turut menyumbang penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Blora. Dalam dua hari terakhir, total ada 33 penambahan kasus positif.

”Itu tindak lanjut dari rapid test dahulu dari semua (calon) petugas coklit KPU. Dari 3.400-an, ketemu 136 yang reaktif. Kemudian kami swab dan yang hasilnya sudah keluar sebanyak 12 orang terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Lilik.

Baca juga: Petugas PPDP di Tangsel Wajib Pakai APD dan Ikut Rapid Test Sebelum Coklit

Lilik menuturkan, kedua belas pasien positif tersebut berasal dari sejumlah kecamatan, yakni Jepon, Todanan, Jati, dan Cepu. Tracing dan tracking pada keluarga dan kontak erat pasien telah dilakukan mulai Rabu (15/7/2020) guna membendung dan memutus penularan.

Ketua KPU Blora M Khamdun menuturkan, penapisan awal pada para calon PPDP merupakan upaya untuk melindungi semua pihak, termasuk pemilih. Pelaksanaan coklit, pada 15 Juli-13 Agustus 2020, dilakukan oleh petugas dengan hasil tes cepat nonreaktif.

”Total ada 2.198 PPDP sesuai jumlah TPS di Blora. Sejak awal kami tes cepat. Yang lolos dan terpilih hanya yang hasilnya nonreaktif. Jadi, saat ditemukan ada yang reaktif, kami langsung cari pengganti. Lalu dites cepat. Jika reaktif, kami cari yang lain lagi,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terima 1,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac dari China, Pemerintah Jamin Ketersediaan Vaksin Covid-19

Terima 1,2 Juta Dosis Vaksin Sinovac dari China, Pemerintah Jamin Ketersediaan Vaksin Covid-19

Nasional
Geledah Sejumlah Lokasi di Probolinggo, KPK Amankan Dokumen dan Alat Elektronik

Geledah Sejumlah Lokasi di Probolinggo, KPK Amankan Dokumen dan Alat Elektronik

Nasional
TNI AL akan Fokuskan Pengadaan Tahun 2022 untuk Alutsista hingga Kemampuan Siber

TNI AL akan Fokuskan Pengadaan Tahun 2022 untuk Alutsista hingga Kemampuan Siber

Nasional
Bertemu Mahfud, Serikat Karyawan Minta Garuda Tak Dimatikan

Bertemu Mahfud, Serikat Karyawan Minta Garuda Tak Dimatikan

Nasional
Menpora Laporkan Sanksi dari WADA kepada Indonesia ke Wapres

Menpora Laporkan Sanksi dari WADA kepada Indonesia ke Wapres

Nasional
Kemenkes Temukan Banyak Kasus Covid-19 Terjadi di SMP dan SMA

Kemenkes Temukan Banyak Kasus Covid-19 Terjadi di SMP dan SMA

Nasional
Bung Hatta dan Asal-usul Nama Indonesia

Bung Hatta dan Asal-usul Nama Indonesia

Nasional
AHY Menang, PT DKI Jakarta Tolak Banding yang Diajukan Jhoni Allen

AHY Menang, PT DKI Jakarta Tolak Banding yang Diajukan Jhoni Allen

Nasional
Saat MK Tolak Gugatan UU ITE dan Nyatakan Pemblokiran Internet Papua Konstitusional...

Saat MK Tolak Gugatan UU ITE dan Nyatakan Pemblokiran Internet Papua Konstitusional...

Nasional
Satgas: Capaian Vaksinasi Covid-19 pada Lansia Masih Jauh dari Harapan

Satgas: Capaian Vaksinasi Covid-19 pada Lansia Masih Jauh dari Harapan

Nasional
Gerindra: Sudah Tepat Kami Dorong Prabowo Maju Pilpres karena Disukai Milenial

Gerindra: Sudah Tepat Kami Dorong Prabowo Maju Pilpres karena Disukai Milenial

Nasional
Saat 3 Hakim MK Sebut UU Minerba Cacat Formil, tapi Gugatannya Tetap Ditolak...

Saat 3 Hakim MK Sebut UU Minerba Cacat Formil, tapi Gugatannya Tetap Ditolak...

Nasional
4.241.809 Kasus Covid-19 di Tanah Air dan Keputusan Pemerintah Turunkan Harga PCR

4.241.809 Kasus Covid-19 di Tanah Air dan Keputusan Pemerintah Turunkan Harga PCR

Nasional
14 Cabang Olahraga Nasional Difokuskan untuk Ditata Ulang

14 Cabang Olahraga Nasional Difokuskan untuk Ditata Ulang

Nasional
Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Lagi Kasus Korupsi Perum Perindo

Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Lagi Kasus Korupsi Perum Perindo

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.