Ungkap 3 Skenario, Mentan Pastikan Stok Beras Aman hingga Idul Fitri

Kompas.com - 26/04/2020, 19:52 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Jakarta, Rabu (25/12/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Jakarta, Rabu (25/12/2019).
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memastikan stok beras aman hingga hari raya Idul Fitri nanti. 

“Bulan puasa dan Idul Fitri semua dalam kendali yang cukup aman,” kata Syahrul melalui siaran langsung pada akun YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu.

Perhitungan tersebut didasari pada tiga skenario atau pendekatan, yaitu optimistis, moderat, dan pesimistis.

Baca juga: Stok Beras Jatim Aman Hadapi Pandemi Corona dan Ramadhan

Berdasarkan neraca pangan nasional, Syahrul menuturkan, carry over stok beras sebanyak 3,5 juta ton pada Februari 2020.

Dengan pendekatan optimistis, pihaknya memperkirakan produksi beras selama Februari-Mei 2020 sebanyak 12,4 juta ton. Sementara, prediksi kebutuhan beras selama periode tersebut 7,6 juta ton.

“Maka tersedia 8 juta ton lebih sisanya, jadi kita masih punya over stock 8 juta ton. Itu kalau kita lihat optimisnya,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam skenario moderat, perkiraan produksi diturunkan sebesar empat persen menjadi sekitar 11 juta ton. Pasokan beras ditambah carry over sebanyak 3,5 juta ton.

Sementara, prediksi konsumsi beras di periode yang sama menjadi 8 juta ton. Dengan begitu, stok beras pada Mei 2020 diprediksi masih tersisa 7 juta ton.

Selanjutnya, stok beras nasional pun masih tersisa 6 juta ton jika dihitung dengan skenario pesimis.

Baca juga: Buwas: Stok Beras di Bulog Capai 1,41 Juta Ton

“Kalau kita mau pesimis, kita punya stok 3,5 juta ton, ada produksi 11,2 juta ton, perkiraan kita naikkan kebutuhan kita menjadi 8,3 juta ton, maka masih tersedia 6 juta ton sampai dengan akhir Mei 2020,” ucap dia.

Menurut Syahrul, data tersebut sudah dibandingkan dengan data dari satelit, sistem pusat data Agriculture War Room (AWR), serta laporan 400 kabupaten melalui video conference.

Ia mengatakan, hasilnya kurang lebih sama dengan prediksi tersebut. Maka dari itu, Kementan meyakini stok beras nasional mencukupi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pencapaian Program Prioritas, Kementerian KP Gelar Pelatihan Akbar Kelautan dan Perikanan

Dukung Pencapaian Program Prioritas, Kementerian KP Gelar Pelatihan Akbar Kelautan dan Perikanan

Nasional
Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Tak Setuju Kemenag Disebut Hadiah Negara untuk NU, Pimpinan MPR: Hasil Perjuangan Tokoh Islam Era Kemerdekaan

Nasional
Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

Nasional
UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

Nasional
Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Nasional
Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Nasional
Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.