KILAS

Bekerja dari Rumah, Kepala LAN Sapa Pegawai Lewat Video Conference

Kompas.com - 23/04/2020, 11:54 WIB
Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Kepala LAN Adi Suryanto memantau kondisi dan kinerja pegawainya melalui video conference. Dok. Humas Lembaga Administrasi NegaraKepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Kepala LAN Adi Suryanto memantau kondisi dan kinerja pegawainya melalui video conference.

Adapun salah satu kebijakan tersebut yakni dengan mengubah metode pelatihan dan pendidikan, melalui pembelajaran jarak jauh (distance learning).

Lebih lanjut Kepala LAN mengatakan, perubahan ini tidak akan mengurangi target dan kualitas pembelajaran.

Baca juga: Sederhanakan Eselonisasi, LAN Kembangkan Kapasitas ASN

Adi meyakini pembelajaran jarak jauh, selain dapat mencegah penyebaran Covid-19 juga sebagai terobosan baru LAN dalam upaya meningkatkan kapasitas ASN di Indonesia.

Sementara itu, terkait lingkup inovasi, LAN saat ini sedang mengkaji alternatif pelaksanaan Laboratorium Inovasi (Labinov) melalui e-Learning.

Program ini sedianya akan diwujudkan dalam bentuk tutorial atau modul-modul serta coaching clinic melalui video conference.

Meski begitu, dalam lingkup kajian, LAN juga terus berkinerja dengan melakukan kajian-kajian yang telah direncanakan dan diskusi-diskusi secara daring.

Disisi lain, meski pada bidang kesekretariatan sedang dihadapkan dengan sejumlah keterbatasan,namun sebagai supporting unit, LAN tetap berkarya dan berkinerja dengan optimal.

Baca juga: Buktikan Kesiapan Layanan Birokrasi, LAN Pamerkan 34 Inovasi

Dalam hal ini, bidang kesekretariatan bertugas memfasilitasi kelancaraan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.

Salah satu tugas tersebut diwujudkan LAN dengan menerbitkan kebijakan strategis terkait pengelolaan keuangan di masa pandemi Covid-19 ini.

Kebijakan pengelolaan ini dinilai urgent dan sangat dibutuhkan oleh unit kerja, sebagai acuan administrasi keuangan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes Sebut Vaksin Pemerintah Ada 4: Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax

Menkes Sebut Vaksin Pemerintah Ada 4: Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax

Nasional
Pengadilan Tinggi DKI Kuatkan Vonis terhadap Heru Hidayat di Kasus Jiwasraya

Pengadilan Tinggi DKI Kuatkan Vonis terhadap Heru Hidayat di Kasus Jiwasraya

Nasional
Sosiolog UI: Pendekatan Komunitas untuk Atasi Covid-19 Lebih Unggul Dibanding Program Pemerintah Selama Ini

Sosiolog UI: Pendekatan Komunitas untuk Atasi Covid-19 Lebih Unggul Dibanding Program Pemerintah Selama Ini

Nasional
Nurdin Abdullah Tersangka, KSP: Kami Kaget, Apalagi Beliau Dikenal Kreatif dan Inovatif

Nurdin Abdullah Tersangka, KSP: Kami Kaget, Apalagi Beliau Dikenal Kreatif dan Inovatif

Nasional
Pemerintah Disarankan Mulai Tanggulangi Pandemi Covid-19 Berbasis Akar Rumput

Pemerintah Disarankan Mulai Tanggulangi Pandemi Covid-19 Berbasis Akar Rumput

Nasional
Menteri PPPA Optimistis Keterwakilan Perempuan di Legislatif Capai 30 Persen pada Pemilu 2024

Menteri PPPA Optimistis Keterwakilan Perempuan di Legislatif Capai 30 Persen pada Pemilu 2024

Nasional
Menko PMK Dorong Masjid Berperan Sosialisasikan Siaga Bencana

Menko PMK Dorong Masjid Berperan Sosialisasikan Siaga Bencana

Nasional
KPK: Gubernur Sulsel Sudah Lama Kenal Baik dengan Tersangka Pemberi Suap

KPK: Gubernur Sulsel Sudah Lama Kenal Baik dengan Tersangka Pemberi Suap

Nasional
Ditangkap KPK, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah: Sama Sekali Tidak Tahu, Demi Allah

Ditangkap KPK, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah: Sama Sekali Tidak Tahu, Demi Allah

Nasional
Kasus Korupsi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, KPK: Ada Tawar-Menawar Fee Proyek

Kasus Korupsi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, KPK: Ada Tawar-Menawar Fee Proyek

Nasional
Capai 1.329.074 Kasus, Pandemi Covid-19 di Tanah Air Belum Menurun

Capai 1.329.074 Kasus, Pandemi Covid-19 di Tanah Air Belum Menurun

Nasional
Nurdin Abdullah Peraih Penghargaan Anti-Korupsi Kena OTT, Ini Komentar Ketua KPK

Nurdin Abdullah Peraih Penghargaan Anti-Korupsi Kena OTT, Ini Komentar Ketua KPK

Nasional
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diduga Terima Rp 5,4 Miliar dari Beberapa Kontraktor

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diduga Terima Rp 5,4 Miliar dari Beberapa Kontraktor

Nasional
Ditetapkan Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Punya Harta Kekayaan Rp 51,35 Miliar

Ditetapkan Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Punya Harta Kekayaan Rp 51,35 Miliar

Nasional
Gubernur Nurdin Abdullah, Peraih Penghargaan Antikorupsi yang Jadi Tersangka Korupsi

Gubernur Nurdin Abdullah, Peraih Penghargaan Antikorupsi yang Jadi Tersangka Korupsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X