Wapres Sebut Tiap Daerah Telah Siapkan Penanganan Pasien Covid-19

Kompas.com - 13/03/2020, 17:50 WIB
Jas hujan plastik dan sepatu bot digunakan tim medis corona karena persediaan APD khusus habis saat akan mengantar 3 OPD Corona di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, Sabtu (7/3/2020) lalu. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAJas hujan plastik dan sepatu bot digunakan tim medis corona karena persediaan APD khusus habis saat akan mengantar 3 OPD Corona di RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya, Sabtu (7/3/2020) lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, setiap daerah telah menyiapkan penanganan untuk pasien Covid-19.

Menurut Ma'ruf, pihak rumah sakit atau puskesmas di tiap daerah menyediakan ruang isolasi untuk penanganan pasien.

"Saya kira pemerintah daerah (pemda) juga sudah menyiapkan ruang isolasi di berbagai rumah sakit di daerah dan puskesmas dan akan terus ditambah," ujar Ma'ruf di Kantor Wapres, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Baca juga: Jokowi Belum Berpikir Lockdown Wilayah Corona, Puji Edukasi oleh Daerah

Ma'ruf menuturkan, seluruh persiapan untuk penanganan kesehatan itu menggunakan standar WHO.

Kemudian, penanganannya pun akan dilakukan lebih intensif lagi karena setiap hari ada banyak penambahan pasien di beberapa daerah.

"Tapi penanganannya itu kami arahkan agar tak menimbulkan kepanikan," kata dia.

Baca juga: Jokowi Akui Pemerintah Rahasiakan Sejumlah Informasi soal Corona

Sebelumnya diberitakan KOMPAS TV, dua petugas medis di Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi sorotan karena hanya menggunakan jas hujan saat memindahkan pasien terkait corona.

Wali Kota Tasikmalaya mengaku sudah mengajukan permintaan pengadaan pakaian dekontaminasi namun belum mendapat jawaban.

Baca juga: Tangani Suspect Corona, Petugas Pakai Jas Hujan Plastik dan Sepatu Bot

Pemandangan tak biasa terlihat saat dua tenaga medis menggunakan jas hujan saat menangani tiga orang dalam pemantauan corona, di Rumah Sakit Dokter Soekardjo Tasikmalaya Jawa Barat.

Padahal wabah virus corona tengah menjadi perhatian dunia dan hingga kini belum ditemukan obatnya.

Alasan pihak rumah sakit mengenai penggunaan jas hujan ini, karena pakaian dekontaminasi yang biasa digunakan sebagai pelindung diri sulit ditemukan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tentang Virus Corona B.1.1.7 dari Inggris yang Terdeteksi di Karawang

Tentang Virus Corona B.1.1.7 dari Inggris yang Terdeteksi di Karawang

Nasional
Presiden Jokowi Ajak Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Presiden Jokowi Ajak Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Nasional
KPK Usut Kasus Suap Pajak Senilai Puluhan Miliar Rupiah dan Respons Sri Mulyani

KPK Usut Kasus Suap Pajak Senilai Puluhan Miliar Rupiah dan Respons Sri Mulyani

Nasional
Ketujuh Eks Kader Demokrat Bakal Ajukan Gugatan Pemecatan Bersamaan

Ketujuh Eks Kader Demokrat Bakal Ajukan Gugatan Pemecatan Bersamaan

Nasional
Kepala BKPM Sebut Investasi Miras Usulan dari Pemda dan Masyarakat

Kepala BKPM Sebut Investasi Miras Usulan dari Pemda dan Masyarakat

Nasional
Kejagung Sita Tambang Nikel Seluas 23.000 Hektare Milik Heru Hidayat

Kejagung Sita Tambang Nikel Seluas 23.000 Hektare Milik Heru Hidayat

Nasional
Ini Kasus yang Dipertimbangkan KPK untuk Diterbitkan SP3

Ini Kasus yang Dipertimbangkan KPK untuk Diterbitkan SP3

Nasional
KPK Sita Rumah Milik Staf Khusus Edhy Prabowo di Jakarta Selatan

KPK Sita Rumah Milik Staf Khusus Edhy Prabowo di Jakarta Selatan

Nasional
Menristek: Mutasi Virus Corona Berpengaruh pada Efikasi Vaksin

Menristek: Mutasi Virus Corona Berpengaruh pada Efikasi Vaksin

Nasional
Geledah Rumah Penyuap Nurdin Abdullah, KPK Sita Berbagai Dokumen

Geledah Rumah Penyuap Nurdin Abdullah, KPK Sita Berbagai Dokumen

Nasional
Polri Mulai Selidiki Dugaan Unlawful Killing terhadap 4 Anggota Laskar FPI

Polri Mulai Selidiki Dugaan Unlawful Killing terhadap 4 Anggota Laskar FPI

Nasional
Tanggapi Isu KLB, Demokrat: Demi Selamatkan Partai atau Kepentingan Pribadi?

Tanggapi Isu KLB, Demokrat: Demi Selamatkan Partai atau Kepentingan Pribadi?

Nasional
Hakim Pertanyakan Kualifikasi Effendi Gazali Jadi Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan

Hakim Pertanyakan Kualifikasi Effendi Gazali Jadi Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan

Nasional
Ditargetkan 447.000 Prajurit dan PNS TNI Selesai Divaksin April

Ditargetkan 447.000 Prajurit dan PNS TNI Selesai Divaksin April

Nasional
Jokowi: Pajak Sangat Diperlukan untuk Dukung Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan Saat Pandemi

Jokowi: Pajak Sangat Diperlukan untuk Dukung Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan Saat Pandemi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X