Tak Hanya Mekkah dan Madinah, WNI Juga Diimbau Tidak Pergi ke Qatif

Kompas.com - 13/03/2020, 17:11 WIB
Ilustrasi Covid-19 ShutterstockIlustrasi Covid-19
Penulis Dani Prabowo
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga negara Indonesia yang hendak ke Qatif, Arab Saudi diimbau untuk mengurungkan niat.

Pasalnya, Pemerintah Arab Saudi baru saja mengumumkan adanya tiga orang pasien positif Covid-19 di wilayah itu.

"Untuk sementara waktu tidak melakukan perjalanan ke Kota Mekkah, Madinah dan Qatif," demikian imbauan yang dikeluarkan Kedutaan Besar RI di Riyadh, seperti dilansir Kompas.com, Jumat (13/3/2020).

Hingga Kamis (12/3/2020), Kementerian Kesehatan Saudi mengumumkan total ada 45 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Perkembangan terakhir, ada tiga orang yang dinyatakan terjangkit virus corona pada 11 Maret 2020.

Baca juga: Jemaah Umrah yang Masih Berada di Arab Saudi Akan Dipulangkan 15 Maret

Dua di antaranya masing-masing seorang pria dan wanita warga Arab Saudi yang baru saja kembali dari Irak, sedangkan seorang lainnya merupakan anak perempuan berusia 12 tahun warga negara Saudi. Ketiganya dirawat di rumah sakit di Qatif.

Selain itu, ada 21 orang warga negara Mesir yang dirawat di rumah sakit di Mekkah.

Bagi WNI yang kini berada di Arab Saudi dan ingin kembali ke Indonesia, KBRI mengimbau, agar segera menghubungi kantor maskapai Saudi Airlines terdekat atau kantor perwakilan Garuda Indonesia di Arab Saudi untuk mengatur jadwal kepulangan.

Baca juga: KBRI Imbau WNI di Arab Saudi Tak Kunjungi Mekkah dan Madinah

Sementara, bagi WNI yang memiliki iqamah dan visa re-entry yang masih berlaku, serta bermaksud kembali ke Arab Saudi, diharapkan juga segera menghubungi perwakilan Garuda Indonesia dan Saudi Airlines terdekat.

Sebab, Kementerian Dalam Negeri dan Otoritas Penerbangan Sipil (GACA) Saudi hanya memberi waktu 72 jam untuk kembali ke Arab Saudi sejak keluarnya edaran pada 12 Maret 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres Akui Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Lamban

Wapres Akui Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Lamban

Nasional
Resmi Dilantik, Bupati IDP Bertekat Wujudkan Visi Luwu Utara

Resmi Dilantik, Bupati IDP Bertekat Wujudkan Visi Luwu Utara

Nasional
Beri Dukungan ke Anggota Keluarga yang Terpapar Covid-19, Satgas Sarankan 4 Hal Ini

Beri Dukungan ke Anggota Keluarga yang Terpapar Covid-19, Satgas Sarankan 4 Hal Ini

Nasional
Tahanan KPK Bukan Prioritas, Pimpinan DPR Minta Kemenkes Mengevaluasi

Tahanan KPK Bukan Prioritas, Pimpinan DPR Minta Kemenkes Mengevaluasi

Nasional
Biaya Vaksinasi Gotong Royong untuk Buruh dan Karyawan Swasta Ditanggung Perusahaan

Biaya Vaksinasi Gotong Royong untuk Buruh dan Karyawan Swasta Ditanggung Perusahaan

Nasional
Vaksinasi Gotong Royong Tak Pakai Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer

Vaksinasi Gotong Royong Tak Pakai Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer

Nasional
Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong untuk Percepat Kekebalan Komunitas

Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong untuk Percepat Kekebalan Komunitas

Nasional
Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong Gratis untuk Karyawan dan Keluarga

Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong Gratis untuk Karyawan dan Keluarga

Nasional
UPDATE 26 Februari: Sebaran 8.232 Kasus Baru Covid-19 di 34 Provinsi, Jabar Tertinggi

UPDATE 26 Februari: Sebaran 8.232 Kasus Baru Covid-19 di 34 Provinsi, Jabar Tertinggi

Nasional
Jokowi Sebut Transformasi Digital Pintu Masuk UMKM ke 'Marketplace'

Jokowi Sebut Transformasi Digital Pintu Masuk UMKM ke "Marketplace"

Nasional
UPDATE: 1.583.581 Nakes Sudah Divaksinasi, 865.870 di Antaranya Telah Disuntik Dosis Kedua

UPDATE: 1.583.581 Nakes Sudah Divaksinasi, 865.870 di Antaranya Telah Disuntik Dosis Kedua

Nasional
Sekjen DPR Sebut Vaksinasi di DPR Berlakukan Protokol Ketat, Bukan Tertutup

Sekjen DPR Sebut Vaksinasi di DPR Berlakukan Protokol Ketat, Bukan Tertutup

Nasional
UPDATE 26 Februari: Ada 75.822 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 26 Februari: Ada 75.822 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
Bonus Demografi Berpeluang Tingkatkan Perekonomian Nasional, Asal ...

Bonus Demografi Berpeluang Tingkatkan Perekonomian Nasional, Asal ...

BrandzView
Satgas Sebut 80.000 Duta Perubahan Perilaku Akan Bantu PPKM Mikro

Satgas Sebut 80.000 Duta Perubahan Perilaku Akan Bantu PPKM Mikro

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X