Cari Dukungan soal RUU Cipta Kerja, Koalisi Pemerintah Dekati Partai Oposisi

Kompas.com - 26/02/2020, 21:35 WIB
Presiden PKS Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kantor DPP Partai Golkar, Selasa (25/2/2020) malam. Dok. PKSPresiden PKS Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto di kantor DPP Partai Golkar, Selasa (25/2/2020) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan, saat ini partai koalisi pemerintah tengah menggalang dukungan politik dari partai oposisi terkait omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja.

Airlangga mengatakan PKS telah menyatakan dukungan untuk RUU Cipta Kerja meski dengan sejumlah catatan.

"Proses politik sedang berjalan. Salah satunya kemarin sudah ketemu PKS. PKS setuju transformasi struktural dan secara prinsip mendukung omnibus law, baik RUU Perpajakan maupun Cipta Kerja," kata Airlangga di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: PKS Serahkan 3 Catatan Terkait RUU Cipta Kerja kepada Ketum Golkar

Airlangga mengatakan, komposisi partai koalisi pendukung pemerintah di DPR sudah 75 persen.

Oleh karena itu, koalisi pendukung pemerintah fokus mendekati partai oposisi agar mendapat tambahan dukungan.

"Yang lain sudah. Kan catatan juga pemerintah didukung 75 persen kursi di DPR dan 75 persen sudah," tutur Airlangga.

Baca juga: Bertemu Perwakilan Buruh, Mahfud Ungkap 3 Persoalan RUU Cipta Kerja

 

Saat ditanya apakah artinya seluruh partai koalisi pemerintah mendukung RUU Cipta Kerja, Airlangga pun tak menjamin.

"Tidak ada satu undang-undang yang belum dibahas sudah dijamin," kata Airlangga.

Selanjutnya, dia menyatakan pemerintah akan segera melakukan sosialisasi RUU Cipta Kerja.

Baca juga: RUU Cipta Kerja Belum Dibahas di DPR agar Tak Bikin Gaduh Masyarakat

Menurut Airlangga, pemerintah telah menyusun jadwal sosialisasi RUU Cipta Kerja ke masyarakat.

"Kami akan mulai dalam waktu ini sudah harus dijadwalkan dan mulai, di beberapa tempat sudah mulai berjalan. Secara pararel dengan proses politik di DPR," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X