Kisah Pilot Batik Air Penjemput WNI dari Wuhan, Sudah 3 Kali Jalani Misi Kemanusiaan

Kompas.com - 18/02/2020, 18:35 WIB
Captain Destyo Usodo ketika di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (18/2/2020). KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYACaptain Destyo Usodo ketika di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 237 WNI dan 1 WNA telah selesai menjalani observasi selama 14 hari di Natuna setelah sebelumnya berhasil dipulangkan dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Kepulangan WNI dari daerah pusat penyebaran virus corona itu tak lepas dari sosok Captain Destyo Usodo.

Ia merupakan salah satu dari 18 awak pesawat Batik Air yang berhasil membawa pulang para WNI ke Indonesia.

Baca juga: Pemerintah Beri Penghargaan ke Awak Kabin yang Bantu Evakuasi WNI Dari Wuhan

Pria kelahiran Jayapura, 24 Desember 1974 itu mengaku kaget ketika pimpinan di perusahaannya memberikan tugas pemulangan WNI dari Wuhan.

Ia menyadari bahwa pemulangan WNI itu bukanlah tugas biasa. Saat namanya masuk dalam tim penjemputan, sontak dirinya langsung dibayangi rasa takut terpapar virus corona.

"Saya pikir misi normal, ternyata misi kemanusiaan, ini misi khusus membawa pulang WNI yang ada di Wuhan," ujar Destyo kepada Kompas.com di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: Menderita Flu saat Dijemput Pemerintah, Mahasiswa asal Lamongan Masih Bertahan di Wuhan

Ketakutan Destyo berlahan pudar setelah manajemen meyakinkan bahwa tugas tersebut merupakan misi kemanusiaan. Terlebih, ia juga dibekali dengan mitigasi apabila kondisi terburuk terjadi.

Dengan kondisi mental penuh rasa bangga, Destyo lalu menerbangkan pesawat Batik Air A330-300 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta pukul 13.00 WIB, Sabtu (1/2/2020) menuju Bandara Internasional Tianhe, Wuhan.

Selama dalam penerbangan menuju Negeri Tirai Bambu, Destyo terus intens berkoordinasi dengan TNI AU dan pihak manajemen perusahaannya.

Baca juga: Sempat Dibantah, Direktur Rumah Sakit di Wuhan Meninggal karena Virus Corona

Awak kabin mengenakan baju steril saat melakukan persiapan di dalam pesawat tipe A-330 milik Batik Air yang akan digunakan untuk menjemput Warga Negara Indonesia (WNI) di Wuhan, China, di Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, Sabtu (1/2/2020).ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL Awak kabin mengenakan baju steril saat melakukan persiapan di dalam pesawat tipe A-330 milik Batik Air yang akan digunakan untuk menjemput Warga Negara Indonesia (WNI) di Wuhan, China, di Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang, Sabtu (1/2/2020).

Selama di perjalanan, ia mendapat kontrol ketat demi misi kemanusiaan berjalan sukses.

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X