KILAS

SDM Pekerja Sosial Jadi Kunci Kesuksesan Program Kesejahteraan Sosial

Kompas.com - 07/02/2020, 17:28 WIB
Kepala BBPKS yogyakarta Pada saat memberikan Cinderamata kepada ketua Tim kunker Komisi VIII disaksikan Kepala BP3S dan Kepala B2P3KS. Dok. Humas BP3SKepala BBPKS yogyakarta Pada saat memberikan Cinderamata kepada ketua Tim kunker Komisi VIII disaksikan Kepala BP3S dan Kepala B2P3KS.

KOMPAS.com – Kunci kesuksesan program-program kesejahteraan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) ada pada sumber daya manusia (SDM) kesejahteraan sosial di bawah Badan Pendidikan Penelitian dan Penyuluhan Sosial (BP3S).

“Semua program Kemensos harus didukung SDM yang memadai. Tanpa SDM yang kuat, program-program itu akan gagal,” kata Ketua Tim Kunjungan Kerja (kunker) Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily dalam keterangan tertulis.

Ia menyampaikan pernyataan itu saat melakukan sambutan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta, Jumat (7/2/2020).

Acara kunker yang beranggotakan 23 orang tersebut bertujuan untuk memantau pengembangan SDM kesejahteraan sosial di bawah BP3S.

Baca juga: Cegah Stunting, Kemensos Salurkan Program Sembako Melalui e-Warong

“Kami ingin tahu sejauh mana BP3S melalui Balai Besar Diklat di bawahnya mengembangkan SDM kesejahteraan sosial Kemensos,” ujar Ace.

Sebelumnya, lanjut Ace, pihaknya juga meninjau langsung sarana prasarana pengembangan SDM kesejahteraan sosial untuk mendukung pendidikan dan pelatihan di BBPPKS Yogyakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Komisi VIII sudah banyak memberi dukungan, misal Program Keluarga Harapan yang setiap tahun mengalami kenaikan anggaran, termasuk Bantuan Pangan Non Tunai,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala BP3S Syahabuddin didampingi Kepala BBPPKS Yogyakarta yang menyambut rombongan kunker menyampaikan tugas dan fungsi BP3S.

Baca juga: Memasuki 2020, BP3S Kemensos Perkuat Sinergi Kelembagaan dan SDM

“Kami dapat arahan dari Menteri Sosial Juliari P Batubara terkait kebijakan dan program di Kemensos, termasuk Bantuan Sosial ke depannya, semuanya berbasis riset,” ujar dia.

Selain terkait social protection, imbuh Syahabuddin, Menteri Juliari juga meminta Badan Litbang Kemensos memperkuat riset terkait pemberdayaan sosial.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkominfo: Penanganan Covid-19 Butuh Waktu karena Jumlah Penduduk yang Besar

Menkominfo: Penanganan Covid-19 Butuh Waktu karena Jumlah Penduduk yang Besar

Nasional
Mahfud Minta Masyarakat Sampaikan Aspirasi Tertulis atau via Telepon agar Situasi Kondusif

Mahfud Minta Masyarakat Sampaikan Aspirasi Tertulis atau via Telepon agar Situasi Kondusif

Nasional
Anggota DPR: Vaksinasi Tidak Boleh Birokratis, apalagi Dipersulit

Anggota DPR: Vaksinasi Tidak Boleh Birokratis, apalagi Dipersulit

Nasional
Tingginya Angka Kematian dan Kegagalan Deteksi Dini Kasus Covid-19

Tingginya Angka Kematian dan Kegagalan Deteksi Dini Kasus Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut Pemerintah Hadapi Dilema Penanganan Pandemi Covid-19

Mahfud Sebut Pemerintah Hadapi Dilema Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Ketika Presiden Jokowi Tahu Stok Obat untuk Pasien Covid-19 Kosong...

Ketika Presiden Jokowi Tahu Stok Obat untuk Pasien Covid-19 Kosong...

Nasional
[POPULER NASIONAL] Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait Ivermectin | Vaksin Covid-19 Turunkan Angka Kematian

[POPULER NASIONAL] Dugaan ICW dan Bantahan Moeldoko Terkait Ivermectin | Vaksin Covid-19 Turunkan Angka Kematian

Nasional
Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada

Nasional
Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Jubir Pemerintah: Cara Kerja Vaksin Covid-19 pada Dewasa dan Anak Sama Saja

Nasional
Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Eks Pejabat Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo Dieksekusi ke Lapas Kelas I Surabaya

Nasional
Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Komnas HAM Minta Penegakan Aturan PPKM Gunakan Pendekatan Humanis

Nasional
Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Kemenkes: Bukan Hanya Vaksin Kita Berkompetisi, Obat-obatan Covid-19 Juga

Nasional
Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Ketum PBNU Kritik Penanganan Pandemi yang Tak Libatkan Masyarakat

Nasional
Pegawai Pertanyakan Putusan Dewas soal Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK

Pegawai Pertanyakan Putusan Dewas soal Dugaan Pelanggaran Etik Pimpinan KPK

Nasional
Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Muhaimin Nilai Sistem Demokrasi Mesti Dievaluasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X