Program Kewirausahaan, Pemerintah Prioritaskan Perempuan Desa dan Korban Kekerasan

Kompas.com - 15/01/2020, 11:25 WIB
Menteri PPPA I Gusti Bintang Puspayoga saat memberikan sambutan dalam acara Media Gathering di Kantor Kemenko Polhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2019). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariMenteri PPPA I Gusti Bintang Puspayoga saat memberikan sambutan dalam acara Media Gathering di Kantor Kemenko Polhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Bintang Ayu menyebutkan, pihaknya memprioritaskan perempuan di desa dan perempuan korban kekerasan atau survivor untuk diberdayakan dari segi kewirausahaan.

Pemberdayaan kewirausahaan ini merupakan salah satu program yang akan dikerjakan Kementerian PPPA pada tahun 2020.

"Kami sudah klasifikasikan sesuai tugas dan fungsi (pemberdayaan kewirausahaan) yaitu, perempuan yang belum tersentuh (pemberdayaan) di desa dan perempuan korban kekerasan," kata Bintang di Kantor Kementeriam PPPA, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Menteri PPPA: 6 Juta Perempuan Sudah Diberdayakan Kewirausahaan dengan 37.000 Pendamping

Ia mengatakan, sasaran Kementerian PPPA terhadap pemberdayaan kewirausahaan ini sudah jelas.

Namun, Kementerian PPPA masih melakukan sinkronisasi data dan mencari data yang akurat terkait hal tersebut.

"Datanya kami masih sinkronkan di tingkat desa, berapa perempuan yang diberdayakan melalui program dan yang belum disentuh untuk menopang ekonomi dan keluarga," kata dia.

Ia pun berharap pada tahun 2021 akan bekerja sama dengan pihak lainnya untuk melakukan pemberdayaan tersebut.

Sementara untuk mendapatkan data akurat, pihaknya juga akan meminta bantuan melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BBKBN) guna mendapat data akurat agar sasarannya tepat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKN Akui Antiradikalisme Jadi Salah Satu Aspek TWK Pegawai KPK

BKN Akui Antiradikalisme Jadi Salah Satu Aspek TWK Pegawai KPK

Nasional
Kemenag Pelajari Implikasi Putusan MA Terkait Pembatalan SKB 3 Menteri soal Seragam Sekolah

Kemenag Pelajari Implikasi Putusan MA Terkait Pembatalan SKB 3 Menteri soal Seragam Sekolah

Nasional
ICW Nilai Jokowi Perlu Turun Tangan Terkait Polemik Alih Status Pegawai KPK

ICW Nilai Jokowi Perlu Turun Tangan Terkait Polemik Alih Status Pegawai KPK

Nasional
BKN: Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK Berbeda dengan TWK CPNS

BKN: Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK Berbeda dengan TWK CPNS

Nasional
UPDATE 8 Mei: 8,58 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13,28 Juta Dosis Pertama

UPDATE 8 Mei: 8,58 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13,28 Juta Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 8 Mei: 6.130 Kasus Baru Tersebar di 31 Provinsi, Jabar Tertinggi Capai 2.209

UPDATE 8 Mei: 6.130 Kasus Baru Tersebar di 31 Provinsi, Jabar Tertinggi Capai 2.209

Nasional
UPDATE 8 Mei: Ada 99.003 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 8 Mei: Ada 99.003 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 8 Mei: 74.547 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 8 Mei: 74.547 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE 8 Mei: Tambah 179, Total Pasien Covid-19 Meninggal Capai 46.842

UPDATE 8 Mei: Tambah 179, Total Pasien Covid-19 Meninggal Capai 46.842

Nasional
UPDATE 8 Mei: Tambah 5.494, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.563.917

UPDATE 8 Mei: Tambah 5.494, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.563.917

Nasional
UPDATE 8 Mei: Ada 86.552 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 8 Mei: Ada 86.552 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Buka Peluang Usung Kader pada Pilpres 2024, PAN Tetap Akan Realistis

Buka Peluang Usung Kader pada Pilpres 2024, PAN Tetap Akan Realistis

Nasional
UPDATE 8 Mei: Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.709.762, Bertambah 6.130

UPDATE 8 Mei: Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.709.762, Bertambah 6.130

Nasional
Bamsoet: Apakah Diskusi Bisa Hentikan Kebrutalan KKB di Papua?

Bamsoet: Apakah Diskusi Bisa Hentikan Kebrutalan KKB di Papua?

Nasional
Abraham Samad Duga TWK Bertujuan Singkirkan 75 Pegawai KPK

Abraham Samad Duga TWK Bertujuan Singkirkan 75 Pegawai KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X