Menteri PPPA: 6 Juta Perempuan Sudah Diberdayakan Kewirausahaan dengan 37.000 Pendamping

Kompas.com - 15/01/2020, 11:11 WIB
Menteri PPPA I Gusti Bintang Puspayoga saat memberikan sambutan dalam acara Media Gathering di Kantor Kemenko Polhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2019). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariMenteri PPPA I Gusti Bintang Puspayoga saat memberikan sambutan dalam acara Media Gathering di Kantor Kemenko Polhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Bintang Puspayoga menyebutkan, ada 6 juta perempuan yang sudah diberdayakan dalam program kewirausahaan dengan 37.000 pendamping dari SMA dan S1.

Pemberdayaan tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan salah satu BUMN, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang memiliki program Mekaar.

"Di sana ada 6 juta perempuan yang sudah diberdayakan, dengan 37.000 pendamping. 37.000 pendampingnya ini adalah anak SMA dan S1 yang digaji oleh BUMN," kata Bintang dalam acara Media Gathering Kemen PPPA di Kantor Kemen PPPA, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Kementerian PPPA Nilai Orangtua Perlu Perhatikan Tontonan Anak Terkait Dampak LGBT

Lebih jauh, Bintang mengharapkan agar 37.000 orang pendamping ini juga turut diberdayakan sebagai duta Kementerian PPPA.

Sebab, mereka memiliki tugas dan fungsi untuk memberikan pendampingan terhadap 6 juta perempuan di program tersebut yang tersebar di pelosok Tanah Air

"Artinya yang 37.000 ini, ketika kelompok-kelompok program Mekaar ini diberikan pemahaman tentang pengasuhan anak dan melek hukum terhadap perempuan," kata dia.

Baca juga: Kementerian PPPA Nilai Anak Kecanduan Gawai Masalah Parenting Skill

Adapun pemberdayaan kewirausahaan ini merupakan salah satu program yang akan dikerjakan Kementerian PPPA pada tahun 2020.

"Kami sudah klasifikasikan sesuai tugas dan fungsi (pemberdayaan kewirausahaan) yaitu, perempuan yang belum tersentuh (pemberdayaan) di desa dan perempuan korban kekerasan," kata Bintang.

Dilansir dari situs pnm.co.id, PNM telah meluncurkan layanan pinjaman modal untuk perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar).

PNM Mekaar dikuatkan dengan aktivitas pendampingan usaha dan dilakukan secara berkelompok.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG: Gempa Nias Barat Tak Berpotensi Tsunami, Getaran Dirasakan hingga Aceh

BMKG: Gempa Nias Barat Tak Berpotensi Tsunami, Getaran Dirasakan hingga Aceh

Nasional
KM Bandar Nelayan 118 Kecelakaan di Samudera Hindia, 26 Awak Belum Diketahui Nasibnya

KM Bandar Nelayan 118 Kecelakaan di Samudera Hindia, 26 Awak Belum Diketahui Nasibnya

Nasional
Banjir Bandang di Parapat, Pimpinan Komisi II Minta Menteri LHK Evaluasi Izin Pinjam Pakai Hutan

Banjir Bandang di Parapat, Pimpinan Komisi II Minta Menteri LHK Evaluasi Izin Pinjam Pakai Hutan

Nasional
Pesan Ketum PPP Saat Halalbihalal Virtual: Terapkan Prokes agar Tak Terjadi Tsunami Covid-19

Pesan Ketum PPP Saat Halalbihalal Virtual: Terapkan Prokes agar Tak Terjadi Tsunami Covid-19

Nasional
Penyelidik KPK Sebut Ukuran Penilaian Tes Wawasan Kebangsaan Absurd

Penyelidik KPK Sebut Ukuran Penilaian Tes Wawasan Kebangsaan Absurd

Nasional
Kerumunan Masih Terjadi Pasca-Idul Fitri, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

Kerumunan Masih Terjadi Pasca-Idul Fitri, Masyarakat Diminta Tak Abaikan Protokol Kesehatan

Nasional
Cerita Serda Ridwan Payopo Saat Jadi Imam dan Khatib Shalat Id yang Diikuti Jokowi

Cerita Serda Ridwan Payopo Saat Jadi Imam dan Khatib Shalat Id yang Diikuti Jokowi

Nasional
Waspada Gempa Susulan di Nias, Masyarakat Diimbau Hindari Bangunan yang Retak

Waspada Gempa Susulan di Nias, Masyarakat Diimbau Hindari Bangunan yang Retak

Nasional
Terjadi 3 Kali Gempa Susulan di Nias

Terjadi 3 Kali Gempa Susulan di Nias

Nasional
Gempa Bermagnitudo 6,7 di Nias Berlangsung hingga 5 Detik

Gempa Bermagnitudo 6,7 di Nias Berlangsung hingga 5 Detik

Nasional
Update: Sebaran 2.633 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jakarta

Update: Sebaran 2.633 Kasus Baru Covid-19, Terbanyak di Jakarta

Nasional
UPDATE 14 Mei: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 Mencapai 18.540 Sampel

UPDATE 14 Mei: Pemeriksaan Spesimen Terkait Covid-19 Mencapai 18.540 Sampel

Nasional
UPDATE 14 Mei: 8.921.431 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 14 Mei: 8.921.431 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 14 Mei: Ada 93.576 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 14 Mei: Ada 93.576 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 107, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 47.823 Orang

UPDATE: Bertambah 107, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 47.823 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X